Ternyata Istriku Anak Bos Perusahaanku

Ternyata Istriku Anak Bos Perusahaanku
Bosku dibuat Bingung: Sejak Kapan Aku Senang Badut?


__ADS_3

"Bos Andika memanggil saya??...."tanyaku sambil duduk usai aku diperintahkan masuk Bosku.


"Ya, Aku sengaja memanggil kamu, kira-kira tahu apa yang jadi masalahnya...?"laki-laki yang kira-kira berusia 45 tahun itu menatap tajam terhadapku. ia meminta aku mengira-gara apa sebenarnya kepentinganku sampai dipanggil Bos.


" oke jangan kaget aku membangunkan aku. Ada beberapa hal yang harus dibicarakan dengan kamu, pertama menyangkut masa depan kamu, di perusahaan ini. Yang kedua jika pertanyaan yang pertama bisa diselesaikan dengan baik dan memuaskan hati saya maka kita bicarakan tentang hal yang kedua.


Dan yang ketiga adalah pertanian sangat pribadi dan ini juga menyangkut dengan perusahaan sendiri. Karena efek dari kepribadian kamu dari privat kamu berakibat imbas pada perusahaan!!...."laki-laki yang sedikit gemuk itu memandangiku dengan cermat.


Sebenarnya aku sudah dapat jawabannya, jawabannya adalah tiada lain dan tidak bukan mempertanyakan komitmenku kembali setelah aku mendapatkan dua surat peringatan.


Paling tidak apabila pertanyaan yang aku jawab tidak memuaskan Bos bisa saja hari ini aku gantung bolpoin alias aku berhenti dari kantor ini.


Dan dipastikan besok tidak akan mengantar lagi di tempat ini.


Namun bila aku bisa menjawab pertanyaan Bos sudah pasti aku kembali melanjutkan pekerjaan ini dan juga memikirkan hal-hal tentang nasib perusahaan ke depan.


Oke siap yang pertama, pertanyaan sederhana Apakah kamu masih memiliki komitmen untuk mengajukan perusahaan yang aku kelola ini??..."


"Oke siap bos, Aku siap melanjutkan pekerjaan yang aku bantu saat ini, dan aku siap menyelesaikan pekerjaan rumah yang sempat aku tinggalkan... "Aku menghela nafas.


Aku sedikit terganggu dengan orang lain badut yang tengah berputar-putar di halaman perusahaan tersebut. Dan sedang diusir-usir oleh security perusahaan.


Aku sempat terpengaruh dengan kondisi itu aku ingin sang satpam itu jangan sekejam itu mengusir-musir pengamen badut yang berputar-putar di halaman kantor.


"Kenapa anda berhenti, Kenapa Anda menghentikan komentarmu, Apakah Anda keberatan dengan beberapa potensi gaji yang aku berikan padamu sehingga masih tanpa ada keraguan??..."tanya Andika sambil mengarahkan pandangannya dengan lekat padaku.


Aku yang masih terganggu dengan pemandangan badut yang berputar-putar di halaman dan sedang kejar-kejar satpam kemarin mengarahkan perhatian kepada bos.


"Sayang aku tahu engkau adalah badut cintaku, Jika bos tahu siapa penghuni topeng yang berputar disana niscaya dia kayak gini juga jatuh cinta,"gumamku.

__ADS_1


Tidak Bos, gajiku cukup, semua fasilitas yang perusahaan telah berikan bahkan justru aku minta untuk dikurangi. Aku sudah tidak butuh lagi mobil operasional yang sehari mengantar aku jemputan Aku senang menggunakan umum saja. Saat aku berangkat dan aku pulang kantor: Aku tidak mau diperlakukan istimewa, semua manusia sama di muka bumi ini."jawabku tandas, membuat terperangah.


Laporan pertanggungjawabanku terkait dengan beberapa project yang sempat tertunda karena aku ada beberapa kepentingan akan aku selesaikan dan dua minggu ini, kita berikanlah kerja dengan PT Bukit Harapan, kerja bekerja dengan PT Anugerah Jaya Pertiwi. Dan beberapa PT yang lainnya yang berekanan dengan kita, saya akan selesaikan dengan tepat waktu 2 minggu.


Jika dalam waktu 2 minggu tidak selesai aku akan memohon resign dari kantor ini!!..."


Andhika terbaru untuk yang kedua kalinya ketika melihat kesungguhanku dalam memproyeksikan kegiatan-kegiatan perusahaan.


Namun ketika, sang baru tidak juga belanja bahkan dikejar-kejar oleh security tetap tidak mau beranjak dari kantor tersebut akhirnya aku mohon izin kepada pimpinan untuk menegur sang satpam.


"Izin Bos aku ingin perintahkan satpam untuk tidak mengejar-ngejar badut tersebut...."ucapku.


Sejak kapan kamu menjadi pekerja sosial itu menjadi tugas satuan kita nggak usah kamu terlalu care dengan orang-orang yang bisa mengotori tempat kita.


Aku tersinggung dengan kata-kata bos yang mengatakan mengotori, kata-kata itu tidak pantas diletakkan seorang bos pada seorang pejuang yang sedang memperjuangkan harkat dan harganya terjadi seseorang demi pertahanan hidup.


Ucapku benar-benar tersinggung. Tapi aku sekali lagi mohon maaf kepada bosku dengan kelancangan ini.


Maksud saya begini Pak Austin. Kita kan sudah ngobrol serius tentang perusahaan hal yang menyangkut masalah terjadi di luar itu kan baru sudah ada bagiannya. Itu kan tanahnya security kita. Jadi jangan terlalu over akting dengan perhatian-perhatian terhadap hal-hal yang menyangkut pekerjaan orang. Yang terpenting Pak Husin berpikir bagaimana agar perusahaan kita menjadi maju merupakan sekarang. Dia suka lagi jangan diusir dengan hal-hal yang bersifat tidak penting...!!"


Lagi lagi bos nyebut, orang yang perjuangkan pertahanan hidup mati semata-mata untuk menyambung hidup dengan mengambil Baduy sebutkan hal yang tidak penting aku sangat sedikit tersinggung tapi apalah daya karena mungkin itu cara pandang Bos sendiri.


Aku kemudian menelepon satpam yang sudah mengejar-ngejar badut itu.


Nomor pijat pager-nya adalah 142.


Assalamualaikum Om, met pagi,


Aku masuk di pager satpam.

__ADS_1


"iya pak! Apa yang saya bantu...?"tanya petugas satpam yang tampak masih mendorong tubuh badut ke luar gerbang.


"Tolong, Pengamen badut kasih makan...nasi bungkus atau apa? Jangan dikejar-kejar seperti itu, kasihan, dia juga cari makan sama sepertimu!!..."


"Iya nggak tahu pak! Ini badut kurang ajar banget, menghalangi pemandangan saja, orang tamu-tamu bos mau merapat keganggu sama kehadiran badut gila ini!!.."sang Sekutity tetap pendiriannya ingin mengusir badut yang sedikit mengganggu pemandangan.


"Aku perintahkan kamu sekali lagi jangan usir-usir badut itu kasih makan deh atau kasih uang sekedarnya atau aku nanti yang ke bawah. Ngasih makan ngasih uang itu kan pekerjaan kamu. Masa aku mengerjakan segala hal?!..."


"Oh iya pak! Nanti saya kasih makan. Namun dia juga harus jauh-jauh dari tempat ini, izin saya usir pa yah!!..."


"Kamu nya bandel banget biar nanti saya ke bawah saya selesaikan sendiri..."biar ku sambil mohon izin kepada bos untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di bawah sana. Aku paham yang namanya security memang tidak bisa lepas dari perintah dan kewenangannya.


Ya rupanya Sudah terdoktrin sama aturan bahwa tugas satpam Mengamankan suatu aset, instansi, proyek, bangunan, properti atau tempat dan melakukan pemantauan peralatan, pengawasan, pemeriksaan dan jalur akses, untuk memastikan keamanan dan mencegah kerugian atau kerusakan yang disengaja.


Jadi agak sedikit ngeyel.


Andika geleng-geleng, Pak Austin sampai meninggalkan rapat hanya karena persoalan remeh-temeh yaitu badut.


Aku turun ke lantai dasar, dan segera menghampiri satpam dan badut. Yang masing-masing tampak bersikukuh dengan argumennya masing-masing.


Saat melihat kedatangan aku, sang badut langsung loncat keluar...


Aku sempat mengejarnya tapi dijaga oleh satpam


Melihat peristiwa itu Pak Andika dari atas terkekeh-kekeh, sejak kapan Pak Andika memiliki mania terhadap badut, demikian pikir mereka.


Bersambung****


.

__ADS_1


__ADS_2