Ternyata Istriku Anak Bos Perusahaanku

Ternyata Istriku Anak Bos Perusahaanku
Teteh Putrinya Pa Andika, Aa!


__ADS_3

"Sekarang, Aku minta kejujuranmu, kau apakan anakku...hah...!"Andika terlihat sangat emosi, dia berapa kali melakukan penamparan tepat di muka aku.


Aku hanya mengaduh, dan memberi respon.


"Masih juga nggak ngomong, kau apakan anakku, Athalia?? ayo Bang


sat, keparat ngomong!!..."


"Bos boleh siksa aku seperti ini, Tapi bos perlu perhatikan, bahwa tidak mungkin anak itu lari kalau tanpa ada masalah di rumah Bos!"aku balik nuding laki-laki itu.


Perlu bos ketahui, Apa yang aku lakukan adalah untuk memberikan sebuah healing bahwa dia ada yang memperhatikan. Dan aku adalah laki-laki yang memperhatikannya, dan perlu Bos ketahui aku kekasihnya!!..."


"Tunggu dulu, dia mencintaimu, apa nggak salah! Pilihanku saja pria yang Bule Australia dia campakkan apalagi kamu, pasti kamu lakukan perundungan!! anakku tidak serendah itu!!


Aku diam, jika pendirian ayahnya seperti itu aku tidak bisa berkata apa-apa. Meski aku berkali-kali menyatakan bahwa aku tidak memperkosanya.


Salah satu bukti yang cukup telak adalah video call ya yang merekam oleh adegan-adegan di gang sempit itu.


Ternyata saat Video Call aku merekam semua adegan yang telah aku lakukan.


Dan Atalia mengatakan sesuatu semuanya terekam hp-nya Pa Andika.


Athalia, mengatakan bahwa Apakah kamu tidak takut, aku anaknya Pa Andika, dan ada pertanyaan juga yang mengatakan bahwa, Apakah kamu tidak takut dipecat sama papaku?? kata-kata itu menyiratkan bahwa ia telah melakukan pertahanan terhadap dirinya dari serangan aku.


Demikianlah semua curahan Atalia terdengar jelas dengan suara yang dikenalnya Andika sendiri.


Sekarang tunjukkan di mana anakku! kalau tidak tidak segan-segan aku akan memberhentikan kamu dari perusahaanku, Bahkan lebih dari itu aku akan membuat laporan ke polisi dengan agenda penculikan.


"Bayangkan Anakku masih dibawah umur Bagaimana beratnya pasal melarikan anak orang..."ancaman Andika, tembak serius karena aku tidak juga menunjukkan di mana keberadaan Athalia.


Aku yang masih merasa ngilu karena berapa kali tamparan didapatkan di kedua belah pipiku.


"Aku sempat menemukan dia tapi dia lari lagi entah ke mana Pak! Jadi tolong jangan paksakan aku untuk mencari dia dan menemukan dia aku tidak tahu dia di mana sekarang,"aku mencoba berterus terang.


"Kalau kamu masih menyangkal Apakah prosedur kepolisian nanti untuk untuk memaksamu."


Andika benar-benar marah ia berapa kali menendangku sehingga aku terasa mual.


Aku memang kurang hati-hati ternyata semua adegan itu terekam sama handphonenya Andika saat video call-an.


"Tolong kasih waktu aku untuk menjelaskan bahwa saat aku dengan dia dan aku akan segera membawanya dia kembali lagi entah kemana justru Ini yang aku sekarang sedang pikirkan kemarin dia pergi...."aku terus menjawab sebisa aku.


Tapi apakah hari ini adalah hari terakhir bersama dengan sang nenek aku juga nggak faham walaupun berapa kali, sejujur dilayangkan kepadaku aku belum satu kata pun menjelaskan di mana keberadaan Athalia


Udah habis kesabaran akhirnya Andika menelpon polisi.


Dan dengan alat bukti Video Call minta kepolisian untuk gelandang aku.

__ADS_1


Aku hanya pasrah saja.


Aku masih merasakan betapa belum sampainya rengkuhan itu pada perempuan itu, justru kata-kata terakhir material yang membuat aku kuat.


Athalia sebelum ia melarikan diri, pernah mengucapkan dalam bahasa daerah,


Aa dengan keberanian akhirnya membuat atap sadar bahwasanya adalah anak Andika yang saat ini tengah berlari dari kenyataan.


Ada terpaksa teteh buka semuanta karena ada tidak tahu apakah kita akan selalu bersama atau tidak-- jurang yang memisahkan kita---.


Aa kalayan ngawani nyalira akhirna Atha sadar yén teteh teh anak Bapak Andika anu janten CEO di pausahaan Aa.


kenapa aku katakan, karena Teteh khawatir, suatu ketika Papa Andika akan menemukan teteh, maka ijinkan tidak akan pergi lagi, dan sebelum Teteh pergi perlu tahu, Bahwa Teteh adalah anak Pa Andika.


"Benarkah engkau Atalia anaknya Pak Andika??tanyaku ingin meyakinkan.


"Ya, A, terus sampai kapan teteh akan melakukan hal yang seperti ini? menjadi pengamen badut.


sampai ketemu menemukan pelabuhan cinta teteh yang terakhir!!


aku terperanjat, bukankah aku cinta kasihnya, Kenapa gadis itu berbicara seperti itu? Aku segera mau klarifikasi. pertanyaan pertama apa buktinya anda sebagai anaknya Pak Andika?! dan yang kedua adalah, Kenapa Teteh menyatakan bahwa kepergian Teteh untuk terakhir kalinya ini adalah sampai menemukan cinta teteh yang terakhir??


Perempuan itu mengembalikkan badan, Apakah harus aku bersumpah teteh anaknya Pak Andika, cukup Teteh katakan 'Yah' terserah anda membuktikan seperti apa?, kemudian yang dimaksud adalah cinta terakhir Teteh adalah manakala dalam mempersunting teteh suatu ketika orangnya harus teteh.


Aku mencoba untuk menarik nafas.


Demikian hari-hari terakhir aku bertemu dengan Athalia dan selanjutnya dia berlari aku pun tidak sanggup mengejarnya karena ia sudah pandai sekali masuk ke gang dan ketika aku kehujanan lagi dan ketika aku mengejar ke rumah nenek.


.


.


.


.


Diperiksa Petugas


Dengan bukti handphone aku diwawancarai oleh pihak Kepolisian.


kurang lebih 6 jam aku diperiksa petugas Kepolisian. materinya adalah seputar pertemuan dengan perempuan itu.


aku jelaskan pada mereka bahwa sebenarnya tidak ada terjadi perundungan, kepolisian bisa melihat dan mempelajari hasil dari digital.


semuanya adalah percakapan biasa yang tidak mengarah kepada suatu yang bersifat perunsungan atau udah rudapaksa.


Dan saat aku merengkuh, sebenarnya hanya sebuah upaya untuk agar perempuan itu lebih soft dan tidak binal, karena ia ingin lari dari cengkraman aku.

__ADS_1


Tapi karena bukti handphone tidak tidak efektif, dan perempuan yang terlihat juga hanya sebagian sebagian saja sepotong-sepotong saja.


Akhirnya pihak kepolisian melepaskan aku kembali dan keputusan akan terus melakukan penyelidikan terkait hal ini.


Namun yang aku sedihkan aku diberhentikan dari karyawan.


saat aku pulang dari kepolisian aku harus kehilangan pekerjaan.


"Aku terpaksa memberhentikan kamu dari pekerjaan sampai batas waktu yang tidak ditentukan memudahkan pihak Kepolisian untuk melakukan pemeriksaan.


Beruntung pihak kepolisian tidak langsung menangkap kamu padahal


barang buktinya cukup jelas, kamu hendak me- rudapaksa anakku.


.


.


.


.


.


Cafe Kelapak-kelepek 3445


"Lu akan kuat menghadapi permasalahan ini bro! soalnya lu udah biasa ngadepin macam-macam yang kayak gini!"Boim ngobatin hati kawan yang lagi gundah.


"Kuat sih kuat Bro, tapi aku sesalkan adalah, gua harus kehilangan pekerjaan, tapi nggak apalah yang penting ini kan proses hidup yang aku jalani...!!"


"Emang bener lu nemuin anaknya Pak Andika, atau itu merupakan halu lu, karena kelamaan jomblo!!


Boim seperti tidak percaya dengan peristiwa yang melatarbelakangi, sehingga akhirnya aku dapat musibah dalam pekerjaan dan diperiksa petugas Kepolisian.


Aku menarik nafas panjang, Aku sudah cukup kuat menghadapi persoalan yang aku hadapi.


Terutama aku harus kehilangan perempuan yang selama ini aku cari.


Namun aku berusaha sabar sambil aku terus melakukan upaya-upaya pencarian di mana saja perempuan itu berada.


"Athalia, kau adalah perempuan yang benar-benar bisa membuatku luluh, Kenapa kau hadir lantas kemudian menghilang.


Dan yang aku tidak pahami adalah saat itu kau hendak serahkan properti yang paling kau berharga, dalam curahan hatimu dari mulut manismu terucap,


"Aa, Teteh sebenarnya Athalia putri Pa Andika, dan selama ini aku hilangkan identitas aku sebagai Pak Andika, dan sebenarnya menguji Aa Apakah Aa mau sama pengamen badut, ternyata Aa juga mau dekat mau merengkuh teteh, Oleh karena itu teteh yakin bahwa Aa adalah pilihan teteh!!..."


Demikianlah kata terakhir yang membuat sampai hari ini aku benar-benar terngiang.

__ADS_1


Boim mangut manggut.


Bersambung****


__ADS_2