Terpaksa Menikahi,Adik Ipar

Terpaksa Menikahi,Adik Ipar
Tiga belas


__ADS_3

" Woah...Aku akan buatkan sop daging untukmu,ini bagus untuk nutrisi tubuh supaya kamu sehat,subur dan cepat hamil..." seru jendra sambil membuka panci yang asapnya langsung mengepul.dan mengeluarkan aroma daging sapi yang khas.


Sedangkan ratu tak menghiraukan ucapan jendra.mungkin telinganya pun tak mendengarkan dengan baik.karena dia sibuk memotong wortel dengan melamun.pikirannya melayang jauh dan terus terbayang wajah robi.mantan suami yang sudah tega membiarkan dia menikah dengan pria lain.


" Bi,aku tau kamu terlalu santai menjalani hubungan kita,apa kamu sebenarnya udah nggak cinta sama aku?aku benar benar nyesel udah membiarkanmu masuk kedalam kehidupanku waktu itu,kenapa nggak aku tolang aja?mungkin,nasibku nggak akan seperti ini.disaat aku udah cinta banget sama kamu.kamu malah tega nyuruh aku nikah sama adikmu sendiri." Batin Ratu dalam hati


Ratu menghela napasnya perlahan." bi,sekarang kita makin jauh. hati kamu dimana? nggak kangen sama aku?kita pernah menjadi sepasang suami istri selama lima tahun.aku rindu saat saat ketika aku masih jadi istrimu.jendra terlalu berbahaya untukku,bi.aku takut nggak bisa kembali lagi ke kamu..."Dia sibuk berdialog dengan dirinya sendiri.hingga tanpa sadar jarinya tiba tiba teriris sama pisau yang sedang dia gunakan,bukannya memotong wortel dengan baik,malah memotong jarinya sendiri.


" aww sakit.!" pekiknya


" Kamu kenapa.?" tanya jendra dengan cemas,


ketika melihat ratu memegang tanganya sendiri.


" Kena pisau." jawab ratu sambil beringsut ke wastafel dan membasuh luka itu menggunakan air mengalir.


" Kamu melamun?" tanya jendra sambil menarik lengan ratu.dan memperhatikan luka dalam dijari wanita itu." lukanya dalem banget,kita kerumah sakit ya.?"


" ini cuma kena pisau sedikit jen,kenapa harus kerumah sakit,jangan lebay deh." sahut ratu."aku sudah menjadi ibu rumah tangga selama lima tahun.hal kayak gini sudah biasa buatku." sambungnya lagi


" sedikit atau banyak tetap saja namanya luka." sahut jendra sambil melangkahkan kakinya,mencari kotak obat dan kembali menghampiri ratu.


" darahnya masih ngalir terus."ucap jendra sambil memperhatikan jemari ratu


" He'em nanti juga bakal berhenti sendir----" Tiba tiba saja mulut ratu membungka ketika jendra memasukan jarinya yang terluka kedalam mulut pria itu.kini dia bisa merasakan kalau jendra tengah menghisap darah yang keluar dari luka itu.kemudian membuangnya kedalam wastafel.dia melakukannya beberapa kali,hingga darah yang mengalir dijari ratu berhenti.


" Jen,emangnya ngaruh ya ngisap darah kayak gini?" tanya ratu


Jendra pun mengangguk.sambil membuka plester dan memasangkannya di jemari ratu."ini namanya pertolongan pertama."


" Kamu hisap darahku jen,nanti kalau darahku habis gimana?" Dengus ratu


Jendra hanya tertawa kecil melihat sikap polos dan menggemaskan istrinya itu."memangnya aku hampir yang bisa hisap darahmu sampai habis?luka sayatan pisau itu memang harus dihisap.takutnya ada virus tetanus yang masuk bercampur darah.bahaya kalau nggak bersih.rat."


" Halah..paling itu cuma alasan kamu aja yang pinginnya deket deket terus sama aku.gimana kalau virus tetanusnya malah masuk ke mulutmu?" sahut ratu sambil membalikan tubuhnya.


" Aku rela mati demi kamu,asal kamu baik baik saja." jawab jendra sambil tersenyum menatap punggung istrinya.


Ratu langsung memutar kepalanya kembali menatap jendra." kamu ini memang nggak ada habisnya buat baperin aku ya."


Jendra tersenyum miring menatap wajah ratu." aku kan hanya berusaha,kalau kamu baper itu bukan salahku lagi,salahkan saja hatimu yang mudah berubah."ucapnya lalu beringsut mengurus masakannya kembali.


" Huh dasar.!" dengus ratu kesak sambil menghentakan kaki dan pergi melangkah meninggalkan jendra

__ADS_1


" Hei,mau kemana? bantu aku masak " pinta jendra setengah teriak


" Males.!" Seru ratu sambil melangkahkan kaki menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Jendra tertawa kecil sambil menggeleng gelengkan kepalanya.dia semakin senang menggoda istrinya itu setiap hari.perasaanya pun semakin tidak karuan.bukan lagi perasaan ingin bertanggung jawab sebagai seorang suami perasaan yang tidak seharusnya tumbuh didalam hatinya.


 


Sedangkan ditempat lain.robi melangkah masuk ke salah satu club yang ada dipusat kota.dia langsung menghampiri salah satu sahabatnya yang sedang duduk disalah satu bar tender.


" Udah lama ren?" sapa robi


" baru sampek,kenapa mukamu kayak gini rob.jelek amat.!" Cetus Daren salah satu sahabat robi.dia memperhatika robi rambutnya terlihat dibiarkan liar acak acakan,dan bulu bulu wajahnya tak dicukur hingga membuatnya terkesan lebih tua dari usianya.


" nggak ada istri,nggak ada yang ngurusin aku ren." ucap bima dan langsung duduk lalu memesan vodka.


" Ratu kan nikah sama adikmu,harusnya satu rumah sama kamu kan,kenapa nggak urus kamu,kenapa?takut khilaf dan napsu ya.? hahahaha...."


" sialan kamu !.nggak usah ketawa kamu ren.kamu seneng lihat aku payah kayak gini hah?!" sembur robi


Daren terkekeh sambil menghisap vodka ditangannya perlahan." gue masih ingat kayaknya dulu ada yang pernah bilang kalau bakal punya belasan anak karena udah tidur banyak cewek.kenapa sekarang malah nggak punya anak?ditinggalin pula sama istri gara gara mandul.hihihihi.kenak karma itu kamu rob.!"


" Bangsadt! kamu ren,bahagia sekali lihat temen susah." Robi mendengus kesal kearah Sahabatnya itu.


" Cari cewek lain aja Rob!.apa susahnya sih." sahut Soni yang muncul barusan dan langsung merangkul pundak jerobi


Roni menatap Soni sesaat."memangnya bisa semudah itu?"


" Sudah berapa lama kamu puasa rob !.barangmu nanti karatan kalau nggak dikasih pelumas." sahut Soni sambil bersender di bar bertender." Tuh lihat banyak cewek cantik disana,Lo tingga pilih.pakai aja." ujar soni sambil menunjuk kearah kerumunan para ladies yang sedang asyik berkumpul dilongue.


Robi memutar kepalanya kearah yang ditunjuk soni lalu memperhatikan satu persatu wanita disama.dia hanya tersenyum sinis dan tidak minat sedikit bermain main bersama wanita yang ada." kamu kalau mau carikan cewek BO,jangan yang dibawah standart istriku dong!. lihat aja aku nggak napsu."cetusnya


" ada sih artis artis BO yang harganya miring Rob.masih bisa dinego pula.mau kamu?" tanya soni


" Astaga..kamu mau bisnis prostitusi son.!"seru darren


" Anjir !...nggak lah ren.kemarin aku habis nangkap sindikat prostitusi online.cewek cewek yang dia manage lumayan juga.lah ini aku coba rekomendasikan untuk jerobi.biar nggak galau terus dia hahahaha...."


" Halah bilang aja kalau kamu makek tu cewek BO." sahut robi tersenyum mengejek."sok sokan nangkep sindikat prostitusi,padahal dia seneng juga dapet begituan gratis."sambungnya lagi


" Hahaha aku nggak gitu rob!.aku masih ingat bini dirumah.entar aku ketuluran kayak kamu kena karma!...dih serem...."ucap soni bergidik ngeri sambil melangkah pergi meninggalkan robi dan darren.


Robi mendengus kesal sambil menatap punggung soni.sahabatnya itu memang kerab berkunjung ke club malam,meski siang harusnya memakai seragam polisi.selain untuk bersenang senang,pria itu juga mencari banyak informasi.sindikat kejahatan yang sering terjadi di club malam itu.

__ADS_1


" Dia datangin aku cuma ngejek aku doang." dengus robi sambil menatap wajah darren


Darren tertawa kecil." kan biasanya kamu sendiri yang suka ngejek.sekarang giliranmu terkena ejek...hahahaha."


" Heh! apa bedanya sama Lo hah?!kamu juga suka bully orang..terus kenapa gue doang yang dapet karma...sedangkan kamu?bisa enak enak setiap hari sama istri cantik dan anak anak yang menggemaskan.kenaoa karma nggak berlaku buat Lo ya..."sahut robi


" Hahaha Amalanku banyak rob.


karena buruk mikir dulu kalau mau dateng ke aku,karena aku banyak nolong orang." Kelakar darren.


" ****! songong banget Lo.gue juga udah banyak nolong orang kali.udah banyak sedekah buat janda janda." sahut robi


" hahaha lain cerita kalau itu,rob.mana ada istilah sedekah kalau kamu minta balasan diranjang." cetus darren diiringi gelak tawanya.


Jerobi langsung menyikut Darren." Astaga mulut Lo nggak pakek filter ren." gerutu robi


" sama kan kayak Lo,mulutnya udah pecah semenjak beristri...dijebol mulu tiap malam sih." ejek darren


" Anjir !..parah kamu ren,oiya Lo masih latihan nembak nggak.?"


" Masih.Mau iku?"


Robi mengangguk."Aku suntuk banget.nyari cewek tapi nggak ada yang bikin napsu."


" Hahaha..weekend ini kita kesana,aku mau ajak Keenan latihan nembak,dia lagi senang senangnya belajar kuda.memanah dan menembak.jadi tiap minggu pasti kesana.merengek terus kalau nggak diajak."


Robi menghela napas." enak banget kali ya kalau punya anak.bisa main tiap weekend sama anak." gumam Robi


" Sudahlah kamu cari istri baru aja,rob.! cari janda yang sudah punya anak.tapi nyarinya jangan di club malamlah.wanita baik baik nggak akan pergi ke tempat ini.diluar banyak sana masih ada janda baik baik yang di sia siain laki laki brengsek.coba deh buka hatimu biar nggak hancur terus.istrimu sudah jelas jelas ditelan sama adikmu sendiri.dia paling udah ngerasain goyangannya ratu enak kali makanya ngelunjak hahaha..." cerocos darren


Jerobi menggaruk kepalanya yang tak gatal dan tersenyum kecut." aih entahlah kesel aku sama si jendra kalau inget anak itu.mau ku hajar,tapi adik sendiri.salahku juga sih nyuruh istriku nikah sama orang lain.ku pikir bakal aman aman aja kalau nikah sama adikku sendiri.dia nggak akan pergi kemana mana,statusnya juga masih bagian keluarga mahardhika.nggak tahunya....brengsek banget lah dia itu.kalau bukan adikku,udah habis anak itu." Ujar Robi setengah marah


" Sabar, Rob sabar !." Darren menepuk nepuk bahu jerobi." semua keputusan ada konsekuensinya,kamu sudah memutuskan itu artinya sudah harus siap dengan konsekuensinya.serta merelakan Ratu untuk adikmu sendiri." sambung darren lagi


Robi manggut manggut." kalau jendra memang bisa bahagiain ratu..its okay aku nggak akan mengusik mereka.tapi aku masih berharap hati ratu tidak akan mudah lulus sama jendra.meski anak itu melakukan berbagai macam cara untuk merebut hatinya.aku masih sayang banget sama ratu ren,kamu tahu kan.gimana perjuanganku dulu buat ngedapatin dia dulu.tapi kenapa hubungan kami semakin hari semakin mendapat ujian.apa ini yang namanya salah jodoh?" cerocosnya dengan perasaan tak karuam dan menenggak vodka dijadapannya


Kini jerobi benar benar hancur oleh keputusannya sendiri.hanya satu yang masih dia pertahankan sampai saat ini.apapun yang akan terjadi dimasa depan,hati ratu tidak akan pernah berubah dan tetap mencintainy..


sebab dia pun tidak bisa meminta waktu untuk memutar.dan takdirlah yang akan terus menerus mempermainkan hidup manusi hingga selesai masa hidupnya nanti.


Bersambung


Happy reading

__ADS_1


__ADS_2