Terpaksa Menikahi,Adik Ipar

Terpaksa Menikahi,Adik Ipar
Dua puluh tiga


__ADS_3

" Jendra yang memintaku kerja di rumah supaya bisa beristirahat dengan baik dan segera cepat hamil Bi,dia juga mengajarkanku untuk bisa menerima kenyataan,dan menikmati takdirku yang kacau ini.seenggaknya aku bisa segera cepat hamil dan kami bisa segera bercerai kan?" Jawab ratu sambip tersenyum menaatap Robi.


Robi manggut manggut mendengar ucapan ratu."Cuma di butik Sasa kita bisa ketemu rat,aku rasa jendra semakin hari akan membuatmu semakin jauh dariku."


" Dia ngelakuin itu supaya aku merasa tenang bisa selalu happy dan bisa segera mendapat momongan bi "


" Ini sudah menginjak bulan ketiga,tapi kenapa kamu belum juga hamil?" ujar robi balik tanya.


Hal itu membuat Ratu menggeleng tak bersemangat." Hmm lalu aku harus giman dong?"


Robi menghela napas berat." Entahlah Rat,aku juga nggak tau kenapa malah semua jadi rumit kayak gini.mm aku boleh nggak nanyak satu hal sama kamu.?"


Ratu menganggukan kepala nya.

__ADS_1


" Apa dihatimu masih tersimpan namaku.?" tanya robi sambil menatap lekat manik mata ratu.


DEG


Jantung ratu seakan terhenti seketika mendengar pertanyaan robi.dia tidak menyangka jika robi akan melayangkan pertanyaan itu.jika saja pria ini tahu betapa terombang ambingnya hatinya saat ini.yang harus mengikis kisahnya bersama robi yang sudah terjalin bertahun tahun.


Robi tersenyum sambil menatap martabak mini yang ada didepannya." selama kita pacaran,lalu kemudian kita menikah...aku tidak pernah memperlakukanmu dengan baik kan?selama itu kan kisah kita terjalin.aku yakin tidak akan mudah terhapus hanya karena seorang jendra yang berlaku manis padamu.?" tanya robi lirih sambil menahan peri di ulu hatinya.


Ratu hanya terdiam menatap wajah robi.dia sendiri bahkan tidak tahu bagaimana hatinya saat sangat bingung.saat dia memutuskan untuk berbakti pada suaminya saat ini.kini Robi malah datang mempertanyakan perihal yang membuatnya untuk terus melangkah maju.dan enggan untuk kembali.


Ratu membalas menatap wajah robi,lalu menitikan air matanya,namun dia segera menyerkanya,dan beralih menatap salah satu sudut bibir robi yang terlihat membiru." bibirmu kenapa bi?kamu habis berantem?"tanya ratu dengan menyelidik


Robi langsung menyentuh sudut bibirnya." namanya laki laki udah biasa hal yang kayak gini."

__ADS_1


" Kamu berantem sama siapa?sama jendra?" tanya ratu memastikan sambil beringsut mengambil salep dikotak obat lalu duduk disamping robi.dia menghadap ke pria itu lalu mengoleskan salep pada sudut bibir Robi yang terluka.


" Ingat ya bi,kamu yang udah nyodorin aku buat nikah sama jendra.bisa nggak kamu menghargai pernikahan yang sudah terjadi ini karenamu?aku nggak mau kamu dan jendra berantem terus." Ujar Ratu." Ku rasa memang ada baiknya jika kita tidak perlu saling bertemu sebelum kontrak pernikahan ini berakhir." sambungnya lagi namun sedikit penekanan.


Robi menangkap pergelangan tangan ratu dengan erat." Tapi aku nggak bisa menahan diri untuk tidak bertemu denganmu rat,aku juga sudah berusaha untuk ikhlas tapi rasanya sangat sulit.Kamu....adalah wanita yang pernah ku perjuangkan dengan gigih di masa lalu.wanita yang aku pertahankan sekuat hati sampai akhirnya kini aku yang harus memilih melepasmu dengan berat hati juga.." Ujar Robi dengan nafas naik turun menahan rasa sesak didada." Aku usah coba berusaha untuk membencimu,membenci semua hal tentangmu,tapi semuanya sia sia rat,aku tetap gagal melakukannya.!"


Tanpa diduga Air mata ratu lolos jatuh dipipinya " Iya aku tau aku udah salah.You feel it?"


Robi mengangguk lalu merengkuh tubuh ratu ke dalam dekapannya."Aku tahu ini juga sulit untukmu,untuk jendra,untuk ku dan semuanya sudah terlanjur.kini aku menyesal karena sudah mengambil keputusan yang justru malah menyakitimu.aku tidak ingin kehilanganmu,tepatnya tidak ingin melihatmu menderita." ujarnya sambil terus mendekap erat tubuh ratu." mulai saat ini jadilah wanita yang berbakti pada suamimu.aku akan menunggumu kembali,kapanpun itu rat kapan pun itu !." Dia membenamkan bibirnya di ujung kepala ratu.


Semua kerinduan yang kini terkikis oleh jarak dan waktu..kini telah terbayarkan dan terobati.Robi tidak akan bisa membiarkan ratu menjalani harinya penuh dengan penderitaan.namun disisi lain tak bisa juga berhenti merindukan wanita ini.


banyak hari yang sudah mereka lalui bersama dulu.meski tidak bergelimang kemewahan tapi semua berharga bagi mereka.sesederhana itu cinta yang pernah bersemi dihati mereka berdua.dan kini sudah mulai tertelan layu oleh waktu.bersahabat dengan benalu yang mungkin saja membuat keindahannya sirna secara perlahan.

__ADS_1


Bersambung


Happy reading


__ADS_2