
Tyas yanng pura-pura kesal pada Keanu segera berlalu dengan cepat. Ia bukannya marah. Hanya saja malu.
Untuk pertama kalinya ia merasakan putik ranumya di kecup seperti itu. Dan yang melakukan itu untuk pertama kalinya ialah suaminya sendiri.
Pipi Tyas merona lagi. Ia terus berjalan tanpa melihat dua orang kini sedang berjalan menuju ke arahnya.
Bruk.
"Astaghfirullah! Maaf!" serunya dengan segera menoleh pada kedua orang itu.
Deg!
Deg!
Tyas terkesiap saat melihat siapa dua orang dihadapannya ini. Kedua orang itu menatap nyalang padanya.
"Laki-laki penipu!" serunya keceplosan.
Lelaki itu melototkan matanya. "Sialan! Kau bilang apa baru saja, huh? Penipu?? Ja lang!"
Deg!
Lagi, Tyas terkesiap mendengar umpatan lelaki itu untuknya. Wanita tua disampingnya dan lelaki penipu itu segera maju dan melayangkan tangan kasarnya di pipi halus Tyas.
Plak.
Yang membuat Tyas terhuyung kesamping dan jatuh tersungkur. Tyas terisak. Untuk yang kesekian kalinya, ia merasakan pipinya terasa panas akibat gamparan wanita tua itu.
__ADS_1
Lelaki yang berdiri disampingnya tersenyum sinis melihatnya.
Lelaki itu segera menarik Tyas hingga Tyas terhuyung lagi karena tidak siap dengan tarikan paksa darinya.
"Lepas! Kalian mau apa! Huh!" sentak Tyas memberanikan dirinya walau kakinya gemetaran berhadapan dengan kedua orang itu.
Ia harus melakukan hal itu karena Tyas sudah tahu jika kedua orang itu merupakan lintah dan juga penipu yang telah berani masuk ke dalam kehidupan ayah dan bundanya hingga keduanya salah paham dan berakhir kecelakan tragis sampai-sampai keduanya meninggal dunia.
"Apa katamu? Lepas? Heh, mimpi kamu! Selama tiga minggu ini kami pusing mencarimu! Dan sekarang, kamu ingin pergi lagi?! Jangan harap!" tegasnya sambil menarik paksa lagi tangan Tyas.
Tyas memberontak lagi. Tapi tarikan keduanya begitu kuat hingga Tyas ikut terhuyung dan menabrak tiang penyangga taman sawung itu yang membuat Tyas pusing dan jatuh terduduk.
Keanu yang baru saja selesai mengunci mobilnya terkejut melihat sang istri ditarik paksa oleh dua orang yang tidak ia kenal.
Plak!
Keanu yang melihat itu berlari mendekati Tyas yang saat ini ingin di tendang oleh lelaki sialan itu.
Plak!
Plak!
Plak!
Dugh.
"Aarrgghhtt.... Sialan!!! Siapa kau huh?!" seru keduanya begitu kompak pada Keanu yang baru saja datang dan memukul balik kedua orang itu.
__ADS_1
Dua kali tamparan di wajah lelaki itu, satu kali pada wanita tua itu hingga terhuyung kesamping sama seperti Tyas tadi dan satu kali tendangan maut di perut si lelaki sialan yang sudah berani menggampar istrinya.
Darah Keanu mendidih melihat istrinya menangis sambil memeluk satu kakinya. Nafasnya memburu.
"Sialan!!" geramnya ingin menghajar lagi kedua orang itu tetapi tertahan oleh Tyas yang kini semakin erat memeluk kakinya.
Keanu yang sadar segera menunduk dan mengangkat Tyas serta memeluknya. Tyas sesegukan di dada Keanu.
Keanu mengurai pelukan itu dan melihat kedua pipi sang istri kini memerah dan terlihat bekas telapak tangan lelaki dan wanita tua itu disana.
Lelaki itu tidak terima di gampar dan di tendang begitu saja oleh lelaki yang tidak ia kenal, ia kembali ingin melayangkan tinju nya pada Keanu yang kini sedang melihat wajah Tyas yang terus menangis sesegukan dihadapnnya.
Plak!
Dughh..
"Arrggtt.. Se tan!!! Siapa kau huh?!" teriaknya hingga membuat penghuni sawung itu berlari keluar dan melihat pertengkaran itu.
Lelaki itu sangat geram melihat Tyas memeluk erat pinggang Keanu. Ia kembali ingin melayang kan tinju pada Keanu.
Tetapi belum lagi tangan itu menyentuh pip Keanu, ia terpaku dan mematung di tempat saat melihat wajah Keanu yang kini menatap datar, dingin, marah dan sangat tajam hingga menghunus jantungnya.
"Tu-tuan Reza?!" serunya dengan kedua tungkai sialannya itu mundur kebelakang dan menubruk tubuh wanita tua yang kini pun terkejut melihat wajah Keanu yang sangat menyeramkan jika sedang marah.
"Hiks.. Pulang Bang.. Hiks.. Kita pu-pulang hiks.." isak Tyas masih dengan memeluk erat tubuh Keanu.
Keanu tidak menjawab. Darahnya mendidih saat melihat wajah terkesiap keduanya yang memanggilnya dengan Papa Reza. Papa Keanu.
__ADS_1