Terpaksa Menikahi Pembantu

Terpaksa Menikahi Pembantu
Di kembalikan


__ADS_3

Tyas dan Keanu tersenyum saat mendapat pesan dari papa Reza jika semua uang yang Lutfi ambil sudah ia kembalikan pada Papa Reza.


"Alhamduliilah Bang, Kak. Untuk uang perusahaan sudah Lutfi kembalikan. Dan juga.. Dia sudah ditangkap oleh Polisi saat ia dirumah sakit tadi." Ucap Keanu pada mereka bertiga.


Tyas mengangguk dan tersenyum lega.


"Alhamdulillah kalau begitu. Berarti satu masalah sudah selesaikan kan ya?" jawab bang Hamis.


"Tapi bang?"


"Apa lagi?"


"Lutfi meminta agar ia bisa bertemu bunda Ratna sebelum besok dipindah ke rutan pohon pinang." Ucap Keanu yang membuat Tyas mengangguk setuju.


"Abang tenang saja. Besok aku yang ngomong sama bunda. Bunda Ratna pasti mau." Jawab Tyas mengangguk mantap.


"Oke. Sudah diputuskan jika Kamu dan Tyas yang akan membawa Bunda ratna menemui Lutfi ke kantor polisi sebelum ia di pindahkan ke rutan pohon pinang." Ucap Bang Hamis memutuskan apa yang seharusnya ia lakukan sejak tadi.


"Baik. Kami berdua yang akan mengantarnya besok. Ayo sayang. Kita istirahat dulu. Kayaknya kamar yang kamu mau sudah siap deh. Lihat tuh pelayan yang dibawa Pak Wandi sudah menurunkan semua barang-barang yang ada disana." Ucap Keanu yang diangguki oleh Tyas.

__ADS_1


Tyas segera bangkit dan emnju lantai dua dimana kamar utama berada. Bang Hamis dan Manda tersenyum melihat keduanya.


"Kita tidak salah kan ya menikahkan adik kita dengannya??" tanya kak Manda pada bang Hamis.


"Tentu tidak dek. Keanu lelaki yang tepat untuk permata ayah kita itu. Kamu tahu sendiriakn seperti apa ayah Erlagga dan Bunda qomariah dulu mencari dan mengusahakan segalamacam cara untuk hamil lagi setelah beliau di vonis tidak bisa hamil lagi?"


Kak Manda menghela nafasnya. "Iya sih. Tapi aku senang melihat mereka berdua sudah saling mencintai. Berarti kita tidak salah menikahkan keduanya. Bahkan keduanya itu begitu mirip loh!"


Bang Hamis terkekeh, "Kamu benar. Mereka memnag mirip. Kata orang jika keduanya mirip pasti jodoh. Terbuktikan saat ini?"


Kak Mand amengangguk. Mereka tersenyum melihat kebersamaan Tyas yang masih di tangga sana saling melempar canda dengan Tyas yang kesal dan Keanu yang tertawa.


"Sayang.."


"Diem ih!" balas Tyas yang membuat Keanu lagi dan lagi tertawa.


Tyas yang sudah sangat malu segera berlari menuju ke kamarnya di ikuti oleh Keanu di belakangnya.


Keduanya bercanda bersama sebelum keduanya terlelap karena kelelahan.

__ADS_1


Ke esokan paginya.


"Bunda."


"Ya, kamu butuh sesuatu Nak?"


Tyas menggeleng, "Kita pagi ini ke kantor polisi dan juga langsung kerumah kami. Bunda harus bersiap."


Bunda Ratna menghentikan gerakan tangannya dari mengolesi selai di roti tawar yang menurutnya sangat enak itu.


"Ke kantor polisi? Untuk apa?" tanya nya.


Tyas tersenyum, "Untuk menjenguk Lutfi yang kini berada di penjara. Karena tadi malam ia sudah ditahan dan dia mengakui semua kesalahannya tanpa melibatkan bunda di dalamnya. Dan pagi ini ia akan dibawa ke rutan pohon pinang. Sebelum itu, ia ingin bertemu dengan Bunda terlebih dahulu." Jawab Tyas yang membuat Bunda Ratna tercenung lama.


Tyas menatapnya dengan rasa tidak enak. "Bunda.." panggilnya lagi yang membuat Bunda Ratna terkejut.


Ia mengukir senyum paksa pada Tyas. Tyas tahu itu.


"Baik. Kita kesana. Bunda bersiap dulu." jawabnya dengan segera bangkit dan juga berjalan menuju ke kamarnya dengan langkah gontai.

__ADS_1


__ADS_2