Terpaksa Menikahi Pembantu

Terpaksa Menikahi Pembantu
Debat


__ADS_3

Melihat ada keributan diluar sawungnya, pemuda tampan blasteran itu keluar dan menuju tempat dimana semua pengunjung di sawungnya itu berkumpul.


Ia melihat seorang lelaki dan juga seorang wanita yang kini saling berpelukan. Ia bisa mengenali siapa lelaki itu dan juga dua orang yang baru saja makan di sawung miliknya.


"Ada apa ini?!" ucapnya yang membuat semua pengunjung sawung itu terkejut. Begitu juga dengan kedua orang tamunya itu.


Keanu tidak menjawabnya, karena tatapan membunuhnya masih tertuju pada kedua orang yang kini berdiri di hadapannya saat ini.


Kedua orang itu sangat takut melihat tatapan menghunus itu. Seakan tubuh keduanya terkoyak saat itu juga saking ngerinya tatapan Keanu untuk keduanya saat ini.


Pemilik sawung itu mendekati Keanu. "Nu? Kenapa nggak masuk?" tanya nya pada Keanu yang kini sedang melihat pada kedua orang itu.


"Tanyakan pada mereka berdua! Kenapa aku berdiri disini!" jawabnya begitu datar dan dingin.


Pemilik sawung itu mengernyitkan dahinya, "Maksudmu kedua orang ini? Bu Ratna dan Pak Lutfi??"


Deg!

__ADS_1


Keanu menoleh pada pemilik sawung itu, ia mengangguk. Keanu terkekeh sinis. Baru ia tahu jika kedua orang yang kini dihadapannya ini merupakan musuh Tyas yang baru saja dua minggu yang lalu papa Reza ceritakan padanya.


"Hoo.. Jadi mereka ini ibu dan juga calon tunangan Tyas, istri saya??"


Deg!


Deg!


Kedua orang itu terkejut. "Istri? Maksudmu, Tyas putrinya Pak Erlangga ini istri kamu Nu? Sejak kapan? Setahuku, calon suaminya itu Pak Lutfi ini!" tunjuk pemilik sawung itu pada Ibu tiri dan juga calon suami Tyas itu.


Keanu terkekeh, tetapi tatapan menghunus itu tidak putus melihat kedua orang yang kini terkesiap mendengar ucapan pemilik sawung itu.


Pemilik sawung itu semakin bingung. "Ini ada apa sih Nu? Bisa dijelaskan tidak?"


"Jangan tanya padaku! Tanyakan kepada mereka berdua yang sudah berani menampar istriku! Siapa mereka berani memukulnya sedang aku saja tidak pernah sekalipun memukulnya! Jangankan memukul, menyentaknya pun aku tidak pernah!" jawab Keanu yang membuat kedua orang itu menatap datar padanya.


"Asal anda tahu saja tuan! Tyas itu calon istri saya! Dia kabur dari rumah! Sudah tiga minggu ini kami mencarinya, dan saat melihatnya wajar dong kami ingin membawanya pulang?"

__ADS_1


Keanu terkekeh, "Membawa pulang untuk menyiksanya begitu??"


"Apa salahnya kami menghukumnya sedikit. Tyas ini gadis pembangkang! Jadi kami wajar kan ingin mengajarinya cara sopan santun?" jawab lelaki sialan itu.


"Tetapi tidak dengan memukulnya sialan!" geram Keanu dengan suara rendahnya


"Kami lebih berhak atasnya dibandingkan orang asing, Tuan!" timpal wanita tua itu yang membuat Keanu tertawa.


"Lelaki asing katamu? Apakah ada lelaki asing yang ingin memeluk gadis bukan mahram nya?! Lelaki asing ini SUAMI SAH NYA! Kalian itu tuli atau bagaimana?? Masa iya tidak bisa membedakannya? Saya bukan kalian! Yang tega memeluk dan meniduri lelaki dan perempuan yang bukan mahramnya! Jijik saya!"


Deg!


Kedua orang itu terkesiap mendengar ucapan Keanu untuk keduanya.


Keanu tetawa lagi melihat wajah terkesiap keduanya. "Kenapa? Terkejut kalau saya tahu tentang kalian berdua? Jangan lupa kalian siapa saya! Saya Keanu Putra Ar Reza! Dalam sekejab, saya bisa membongkar keburukan kalian berdua disini! Jangan mencoba untuk mendebat saya! Karena saya punya kartu As kalian berdua!"


Lagi, wajah keduanya semakin pias saat ini. Tyas yang saat ini sudah tidak lagi menangis mendongak melihat Keanu yang kini berwajah sangar pada kedua orang itu.

__ADS_1


Tyas tersenyum. Ia malah semakin mengeratkan pelukannya di tubuh sang suami yang kini juga sedang membalas pelukannya tak kalah erat darinya.


Yang mmebuat kedua orang itu semakin geram padanya karena tidak bisa berbuat apapun saat ini.


__ADS_2