Terpaksa Menikahi Pembantu

Terpaksa Menikahi Pembantu
Di ledek saudara ipar


__ADS_3

Selesai sholat maghrib, Keanu keluar untuk mengambil air hangat yang dipesan olehnya tetapi Pak Wandi lupa membawanya.


Karena Tyas yang sedang kesakitan akibat ulahnya, Keanu rela turun ke bawah. Tiba di bawah terlihat keluarga nya sendang makan malam.


Ada Bang hamis, istri dan juga ketiga anaknya. Kak Manda dan suaminya. Juga kedua anaknya yang kini terheran melihatnya.


"Loh.. Om kok sendiri? Onti Tyas mana? Sedari tadi kok nggak kelihatan ya?" celutuk Imah keponakan Tyas putri kedua kak Manda yang sangat dekat ddengan Tyas itu.


Keanu terkekeh, "Onti ada. Tapi kurang sehat."


"Iyakah?"


"Hem,"


"Tapi.. Tadi siang kami lihat baik-baik aja kok Om?"


Deg!


Keanu terkekeh lagi. Dasar bocah! Batin Keanu sedikit kesal.


Tetapi bibir itu menyunggingkan senyum manis. "Baru malam ini aja Has.. Imah.. Kalau nggak percaya, kalian boleh jenguk kok. Onti sedang istirahat saat ini." jawab Keanu masih bersabar.

__ADS_1


Kak Manda melihat gerakan Keanu. Begitu pun dnegan Bang Hamis. Kedua orang itu mengulum senyum saat melihat sedikit bekas kuku Tyas ada di leher Keanu yang putih itu.


Terlihat jelas disana. Kak Manda terkekeh, "Sampai berapa ronde kamu bercocok tanamnya Keanu??"


Blusshh..


Seketika wajah itu memanas karena malu. Sekuat tenaga menutupinya ketahuan juga akhirnya.


Mampus! Tahu dari mana ini kaka ipar? Perasaan nggak ada bekas yang terlihat deh kecuali..


Mata Keanu membulat saat menyadari lehernya yang sedikit terbuka dan perih. Manda tertawa. Begitu pun Bang Hamis.


Kelima anak itu tidak paham kenapa orang tua itu tertawa. Mereka cukup melihatnya saja.


"Baru pertama kali ya NU?" tanya Bang Hamis yang diangguki pelan oleh Keanu.


Buhahahahaha..


Mereka berempat tertawa bersama. Keanu semakin malu saja saat ini. Tetapi ia tahan. Ia mencoba bersikap cool dihadapan ke empat iparnya itu.


Tebalkan muka Nu! Inilah akibatnya jika melakukan hal itu untuk pertama kali dirumah keluarga besar. Ya begini. Apes dah! Sayang.. Tolongin Abang, Dek! Batin Keanu sedikit nelangsa karena merasa malu di goda oleh iparnya.

__ADS_1


"Sudahlah Nu. Tidak boleh malu. Kami pun pernah muda kok. Kamu tenang saja ya?"


Keanu hanya menunduk dan tersenyum tipis saja.


"Berikan vitamn ini pada Tyas. Dia butuh ini saat ini. Untuk malam ini stop dulu. Besok, Tyas harus kuliah loh.. Masa iya mau kamu gempur lagi sih?" ucap Manda menggoda Keanu lagi yang segera pergi setelah mengambil vitamin, air panas di dalam termos dan juga buah untuk keduanya makan malam ini.


Manda dan Hamis tertawa saat melihat Keanu yang malu kepada mereka semua.


"Lakukan secepat mungkin bang. Mereka sudah bersatu. Perusahaan sudah selesai kan ya?"


"Sudah, tinggal tanda tangan keduanya saja yang belum."


"Oke, besok aku yang ngomong sama mereka berdua."


"Ya, tapi kamu jangan menggoda keduanya lagi. Kasihan Keanu. Ia begitu malu tadi." Timpal suami Manda.


Bang Hamis terkekeh. "Ya sudah. Lanjutkan makan. Setelah ini sholat isya. Abang harus ngomong tentang acara resepsi keduanya dengan tuan Reza sebentar lagi."


"Tentu bang." jawab Manda.


Mereka pun segera menyelesaikan makan malamnya.

__ADS_1


Sementara Keanu yang sudah tiba di kamarnya kini sedang mengupas buah jeruk untuk Tyas. Ia terlihat begitu pucat saat ini.


__ADS_2