
Bunda Ratna tidak bisa berbicara lagi. Ia pasrah pada keputusan Tyas.
"Bunda.. Bunda itu wanita yang baik. Tetapi kenapa mau dikibulin oleh kadal jantan begitu?"
Manda dan Keanu tertawa mendengar ucapan Tyas untuk Lutfi.
Bang Hamis terkekeh. Bunda Ratna cemberut. "Udah, Bunda tidak usah mengingatnya lagi. Besok pagi Tyas dan Bang Keanu yang akan membawa Bunda kesana. Untuk malam ini, Bunda istirahat dulu ya?"
Bunda Ratna mengangguk. Ia pasrah pada keputusan Tyas. Dimaafkan saja sudah cukup untuknya.
Bunda Ratna bangkit dan segera bangkit menuju ke kamarnya. Tetapi baru selangkah ia berjalan, kepalanya pusing tujuh keliling.
"Bunda!" seru Tyas memegangi lengan Bunda Ratna yang kini sedang memijit pelipisnya.
"Bunda kenapa?" tanya Tyas yang dijawab gelengan dan desisan Bunda Ratna.
"Nggak tahu Nak. Bunda pusing." Jawabnya sambil terus berjalan melangkah menuju ke kamarnya yang di tuntun oleh Tyas.
__ADS_1
Ia merasa khawatir melihat Bunda Ratna seperti itu. "Beneran bunda nggak pa pa??"
Bunda Ratna mengangguk. "Iya nak. Bunda nggak pa pa kok. Sudah, kamu istirahat saja sana. Kasihan suami kamu Nak. Kamu kan masih pengantin baru?"
"Hehehe.. Bunda tau aja sih?"
"Ya tahulah. Kan bunda yang lebih dulu? Ya walau harus bersama si kadal buntung itu sih."
Tyas tertawa.
"Ya udah haha.. Bunda istirahat saja. Tyas pun harus menemui Bang Keanu untuk menyelesaikan masalah ini sebelum kami kembali ke perusahaan. Bunda tenang saja. Bunda tidak usah khawatir. Kami sudah memiliki jalan penyelesaiannya kok."
Tyas tersenyum, "sudah Bunda. Bunda itu Bundaku. Pengganti bunda Qomariah. Jadi jangan lagi bunda bilang kalau bunda itu orang lain. Ya?"
"Terimakasih sayang.."
"Sama-sama bunda.. Ya sudah. Istirahatlah. Tyas keluar dulu."
__ADS_1
Bunda Ratna mengangguk. Tyas berlalu setelah menyelimuti Bunda Ratna yang kini langsung saja memejamkan matanya.
Dalam mata terpejam itu, bunda Ratna menangis lagi mengingat Lutfi yang kini sedang bersama Bunga.
Hal yang tidak Bunda Ratna dan Tyas tahu ialah bahwa Lutfi saat ini sedang ribut dengan Bunga perihal uang lima milyar yang sudah Lutfi kembalikan ke perusahaan melalui Papa Reza yang Lutfi sendiri tidak tahu karena papa Reza menggunakan orang dalam.
Bunga dan Lutfi bertengkar hebat hingga Bunga mengalami kram diperut dan segera ia bawa kerumah sakit.
Disinilah ia sekarang dengan wajah sendunya. Berita yang baru saja ia dapatkan ialah bahwa Bunga keguguran karena tertekan.
Lutfi merosot ke lantai saat dokter memberitahukan hal itu. Sedangkan Bunga biasa saja. Bahkan itulah yang dia inginkan.
Bunga tidak sudi menerima Lutfi yang sudah kere lantaran semua harta rampasan milik ayah Erlangga ia kembalikan.
Terkecuali tabungan Bunda Ratna. Tabungan Bunda Ratna sudah ia pindahkan dalam bentuk deposito. Hanya dirinya dan bunda Ratna saja yang bisa mengambilnya jika dibutuhkan.
Lutfi akan mengakui kesalahannya pada Tyas. Tetapi belum sempat ia mengakui hal itu, sudah ada dua orang polisi yang ingin menangkapnya dan membawanya ke kantor polisi.
__ADS_1
Lutfi pasrah. Ia menerima surat penangkapan untuk dirinya itu karena memang ia bersalah. Ia menerima setiap tuduhan polisi padanya dan dia mengakuinya.
Tyas dan Keanu bernafas lega saat pihak kepolisian sudah menangkap Lutfi.