
Di kamar keduanya.
"Mau lagi?" tanya Keanu pada Tyas.
Tyas menggeleng, "Udah. Kenyang. Aku mau tidur aja Bang."
Keanu yang sedang membereskan pring bekas buah yang ia kupas, menoleh padanya.
"Bentar lagi ya? Udah adzan isya kok. Setelahnya kamu boleh tidur. Ayo, Abang bantu kamu untuk berwudhu."
"Hem," jawab Tyas.
Ia pun segera bangkit dan berjalan perlahan menuju Ke kamar mandi di tuntun Keanu memegangi lengannya.
Keduanya pun mulai berwudhu. Setelah selesai, keduanya langsung saja melaksanakan sholat isya.
Keduanya sholat dengan khusyuk. Keanu mengangkat Tyas kembali ke ranjang setelah selesai melaksanakan sholat isya.
Keduanya tidur dengan saling berhadapan. Tetapi tetap dekat.
Pak Wandi yang melihat itu pun tersenyum. Ia segera mengabarkan kepada Bang Hamis dan juga Papa Reza yang kini sedang berbicara di ruang kerja Bang Hamis.
Karena kebetulan sekali ia datang untuk mengatakan hal serius kepada Hamis. Niat hati ingin bertemu Keanu dan Tyas, malah keduanya sudah tidur.
Beliau terkekeh saat Bang Hamis mengqtakan jika keduanya baru saja bersatu setelah sekian lama.
Mereka berdua sibuk membicarakan tentang kemunculan Tyas dan Keanu dikantor besok pagi.
__ADS_1
Keduanya sebagai CEO disana. Sedang Bang Hamis menjadi Direktur utama. Pemimpin dibawah Tyas dan Keanu.
Karena itulah amanah Ayah Erlangga kepada papa Reza yang disetujui oleh kedua saudara itu. Masing-masing mereka mendapatkan bagiannya.
Jik Tyas mendapatkan posisi direktur di perusahaan utama, maka Bang Hamis mendapatkan posisi Direktur di perusahaan cabang yang selama ini ia tempati.
Beliau tidak marah. Karena itulah wasiat kedua orang tuanya. Untuk Manda sendiri, dimulai hari itu ia sudah resmi menjadi kepala sekolah di salah satu anak cabang yang dibangun oleh perusahaan Erlangga.
Suaminya yang juga berprofesi seorang guru menjadi wakilnya. Bukan supir taksi seperti yang terlihat selama ini.
Keduanya sengaja menutupi identitasnya. Pihak sekolah pun begitu saat tahu jika Manda dan suami nya lah yang menjadi pemilik itu.
Sekolah itu dibangun dibawah kekuasaan perusahaan Ayah Erlangga. Jadi segala sesuatunya Tyas dan Keanu lah akan bertanggung jawab.
Kini ketiga anak ayah Erlangga sudah mendapatkan bagianya masing-masing.
Besok pagi,ke empat orang itu harus tampil di perusahaan Erlangga untuk serah terima jabatan.
Tyas sudah bangun sedari pukul empat pagi. Keanu pun begitu. Karena itulah kebiasaan keduanya.
Karena hari ini hari senin, maka keduanya berpuasa sunnah bersama.
"Udah siap? Semuanya sedang nunggu kita dibawah." Ucap Keabu sambik mengambil jas putih serta tas hitamnya yang berisi peralatan khusus dokter.
Tyas yang sedang menyiapkan barang kuliahnya pun menoleh pada Keanu. "Kenapa mereka menunggu kita? Bukankah Pak Wandi tahu jika tadi pagi kita sahur ditemani olehnya yang juga ikut berpuasa?"
Keanu menghela nafasnya. "Datang aja dulu. Kumpul disana. Mungkin ada hal penting mereka bicarakan sama kita?"
__ADS_1
Tyas mengangguk, "Oke. Aku udah siapa!"
"Nggak sakit lagi? Beneran nih bisa jalan?" tanya Keanu memastikan sesutu dibalik gamis panjang itu dengan mata tertuju pada pusat tubuh Tyas.
Tyas menutupnya cepat. Keanu tergelak. "Abang jangan macam-macam!" peringatnya dengan mata menyipit tajam.
Keanu terkekeh. "Mana ada banyak macam sayang. Cukup satu macam saja kalau sama kamu mah.." jawabnya sambil berlalu dan menggoda Tyas dengan cara mata dan Bibir tersenyum nakal.
Tyas tersipu malu. Ia pun mengikuti langkah Keanu yang sudah lebih dulu masuk ke Lift yang terletak disisi kamar keduanya.
Karena ia tahu jika Tyas tidak mungkin bisa turun dalam keadaan pusat tubuh yang masih ngilu ngiung itu.
Keduanya tiba di bawah, dimana ada papaReza dan Kenta serta Kezia. Keanu keheranan. "Loh papa sama yang lain kok disini? Ada apa pa? Ada yang penting kah?" tanya Keanu pada papa Reza yang kini tersenyum kecil dan mengangguk.
"Sehat Nak??" tanya nya pada Tyas yang terkejut dnegan pertanyaan ayah mertuanya itu.
"Alhamdulillah sehat Pah." jawabnya masih bingung. Ia melirik kedua saudaranya yang kini sednag mengulum senyum msambil memmainkan alisanya terutama kak Manda.
Tyas tetap tidak paham. "Ini kenapa pada api begini? Kalian mau kemana?" tanya nya sambil mendekati Keanu dan berpegangan pada lengan Keanu.
Manda terkekeh, "Kita semua harus kekantor Ayah, Dek. Hari ini serah terima jabatan. Kamu dan Keanu harus ikut serta! Kuliah dn kerja kalian berdua udah kami urus." Ucapnya pada Tyas dan Keanu yang mengangguk patuh.
"Baiklah, Tyas ganti baju saat di mobil saja bersama Keanu. Bajunya sudah disiapkan oleh papa Mertua kamu."
"Hah? Kenapa dihganti? Ini tidak cocokkah?" jawab Tyas sambil mengikuti mereka berjalan menuju mobil.
"Itu pun bagus. Tapi papa udah nyiapain yang spesial untukmu dan Keanu! Dari mama kamu berdua!" Ujar Papa Reza yang diangguki keduanya.
__ADS_1
Mereka pun menaiki mobil untuk menuju ke kantor ayah Erlangga. Tempat dimana Tyas dan Keanu akan bekerja setelah ini.
Satu hal yang akan menjadi kejutan untuk keduanya.