
Kenta yang baru tiba dan membuka pintu itu dibuat terkejut sekaligus menganga dengan ucapan abangnya itu.
"Beneran nih kakak ipar kecil hamil?" tanya Kenta dengan senyum semringahnya.
Tyas masih tertegun dengan mata membulat sempurna. Mama Rani yang melihat itu menyentuh tangannya yang membuat Tyas terkejut sampai terlonjak.
"Sudah dua bulan lebih euuy!" celutuknya karena terkejut tangannya yang disentuh oleh mama Rani.
Buhahahaha..
Semua yang ada di ruangan itu tertawa bersama mendengar ucapan Tyas baru saja. Termasuk Keanu.
Saking gemasnya ia mengecup seluruh wajah Tyas yang membuat istrinya itu menepuk lengan Keanu karena malu kepada ipar dan juga mertuanya.
"Yaa Allah.. Aku udah jadi seorah Ayah, Ma, pa! Kenta! Abang jadi seorang ayah! Ya Allah.. Panggilkan Kenan agar bisa memeriksa Tyas!" katanya begitu senang dengan kabar gembira itu.
Kenta mengangguk dan segera menghubungi Kenan serta Bella untuk datang ke kantor Erlangga Group yang tidak jauh berada dari rumah sakit mereka semua bekerja saat ini.
Keanu tidak henti-hentinya mengelus perut Tyas dihadapan mereka semua. Sungguh, kabar yang mengembirakan untuk mereka semua.
Kenan yang tidak bisa datang karena pasiennya sedang banyak, meminta Keanu untuk datang kerumah sakit tempat ia bekerja.
__ADS_1
Agar Tyas segera diperiksa.
Mereka semua pun mengangguk. Ke lima orang itu segera beranjak dari kantor Erlangga Group setelah mmeneritahukan kepada salah satu sekretaris keduanya untuk keluar sebentar.
Mereka berdua mengiyakan. Sepanjang jalan, Keanu memegang Tyas dengan erat. Tidak sedikit pun terlepas.
Cukup lima belas menit perjalanan, kini mereka berlima sudah tiba dirumah sakit itu. Dimana calon Kenta dan kakak ipar mereka sudah menunggu disana.
"Ayo, ayo. Abang udah menunggu kalian sedari tadi. Udah lama Yas?" tanya Bella pada Tyas yang diangguki olehnya.
"Udah sekitar dua bulan lebih sih Mbak. Kalau akunya nggak lupa. Hehehe.."
Bella pun ikut terkekeh. "Kita periksa dulu. Biar tahu sudah berapa bulan usia kehamilan kamu. Sudah pernah diperiksa dengan tesspekk??"
Keduanya pun tertawa bersama. Bella masih teringat tentang kehamilannya yang juga sama seperti Tyas.
Yang mana Kenan muntah-muntah hingga jatuh pingsan. Setelah jatuh pingsan itu, ia baru menyuruh Bella berbaring dan memeriksanya.
Dan saat ia tahu tentang kabar gembira itu, Kenan tertawa sambil menangis dan memeluk Bella dengan erat.
Ini juga yang saat ini terjadi pada Tyas dan Keanu. Tiba di dalam ruangan Kenan, ke enam orang itu langsung duduk di sofa yang sudah ia tentukan.
__ADS_1
Kenan menyuruh Tyas untuk berbaring di bangkar. Dengan Keanu berdiri di sisi nya. Seorang suster membantunya untuk mengoleskan gel diperut Tyas dan Keanu mulai meletakkan alat kursor itu di perut Tyas dengan mata menatap serius pada Layar berwarna hitam keabuan itu.
Deg!
Deg!
Deg!
Seakan bumi berhenti berputar kala kursor yang Kenan gerakkan berhenti tepat dihadapan tiga kantung janin yang kini begitu telihat jelas disana.
Tyas membulatkan matanya. Keanu menganga dengan mata berkaca-kaca. Kenan terkekeh melihat raut wajah saudara kembarnya itu.
"Kamu kenapa begitu bang? Nggak senang kamunya? Istri kamu, kakak ipar kecil kami semua sedang hamil loh.. Saat ini? Kembar tiga malahan!"
"Apa?!" pekik Tyas begitu terkejut.
Bella tertawa. "Iya Mbakku. Kakak ipar kecilku. Kamu itu sedang hamil anak kembar tiga! Yang sudah berusia delapan Minggu sejak hari terakhir kamu kedatangan tamu bulanan kamu."
"Hah? beneran ini bang? Aku hamil?"
Keanu mengangguk. "Kembar tiga?"
__ADS_1
"Ya, sayang. Kembar tiga! Masyaallah sayangku.. Kamu hamil kembar tiga sayang! Subhanallah walhamdulillah walailahaillallah.." ucap Keanu begitu bersyukur dengan berita gembira yang baru saja mereka dapatkan.