Terpaksa Menikahi Pembantu

Terpaksa Menikahi Pembantu
Bergerak


__ADS_3

"Ini apa Maksudnya Nu? Mana mungkin kedua orang ini suami istri? Mereka ini ibu dan anak loh.." ucap Thomas menegur Keanu yang kini hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Thomas padanya.


"Percaya atau tidak, itu urusan mu! Aku tidak peduli! Yang jelas, mereka berdua suami istri yang sah di mata hukum dan agama! Sedang dengan ayah Erlangga baru bu Ratna tidak sah! Mereka tidak pernah menikah sekalipun! Ayah Erlangga dan Bu Ratna tidur terpisah selama bertahun-tahun!"


"Apa?!" seru Thomas begitu terkejut


Keanu masih saja menatap keduanya kini semakin pias wajahnya. Keduanya menutupi itu dihadapan Keanu. Tetapi Keanu tahu. Ia bukanlah orang bodoh yang tidak bisa melihat wajah keduanya itu seperti apa.


Jangan lupakan dirinya itu siapa. Walau ia seorang dokter, ia juga pernah sekolah dan juga di ajarkan tentang mimik wajah manusia seperti apa.


Thomas menatap terkejut pada kedua orang itu. Fakta yang baru saja ia tahu langsung dari temannya.


Ia tahu siapa Keanu. Ia tidak mungkin berbohong. "Ja-jadi.. Kedua orang ini sudah menipu Tuan Erlangga hingga bertahun-tahun lamanya?" tanya Thomas lagi pada Keanu yang dijawab dengan anggukan pasti.

__ADS_1


Kedua orang itu segera bangkit, "Maaf. Kami permisi dulu. Ada pekerjaan yang harus kami urus. Terimakasih jamuannya Tuan Thomas! Saya pamit!" ucapnya dengan segera berlalu dan menggandeng wanita tua dari hadapan ketiganya.


Keanu tertawa melihat wajah pias mereka saat pergi baru saja. Apalagi Lutfi. Wajah itu begitu terkejut dan begitu pucat terlihat.


Thomas menatap kepergian keduanya dengan banyak pertanyaan di benaknya.


"Sudahlah Bro! Biarkan keduanya pergi. Mereka harus bersiap. Karena penerus asli dari perusahan Erlangga Group akan segera kembali! Iyakan sayang?" ucap Keanu pada Thomas dan Tyas yang kini mengangguk padanya.


"Abang benar! Hari ini juga kita harus masuk ke dalam rumah besar. Maka siap dan tidak siap kita berdua harus masuk kesana. Aku hubungi bang Hamis dan Kak Manda dulu ya bang?"


Thomas menatap Keanu dengan bulu halusnya meremang. Ia sangat tahu seperti apa sosok teman seperjuangan saat kuliah dulu ini.


Tyas segera menghubungi Hamis dan Manda. Keduanya pun setuju untuk bergerak masuk kerumah besar dan juga perusahana milik ayah mereka.

__ADS_1


Keanu juga menghubungi papa Reza dan mengatakan apa yang baru saja terjadi dan akan segera bertindak.


Papa Reza mengiyakan. Beliau hanya berpesan, berhati-hati saat di dalam rumah besar. Walau banyak cctv tetapi dinding dirumah itu punya telinga.


Keanu mengerti akan hal itu. Ia sudah berpikir tentang hal itu. Akan ia lakukan saat mereka masuk kerumah besar nantinya.


Keanu dan Tyas melanjutkan makan siang mereka yang tertunda di temani oleh Thomas dan istrnya yang kebetulan datang kesana bersama kedua anaknya.


Mereka sempat berbicara dan bercanda disana. Sebelum keduanya pulang untuk bersiap masuk ke dalam rumah besar itu.


Sedangkan di kediaman Erlangga, kini kedua orang itu sedang ketar ketir. Kedua nya jalan hilir mudik. Maju mundur cantik. Keduanya ketakutan saat ini.


"Gimana ini By! Mereka akan segera masuk kerumah ini! Itu sudah pasti!" ucap Bu Ratna.

__ADS_1


"Aduhh.. Gimana ini! Ck! Kenapa harus dia sih yang jadi lawan kita?! Kalau begini jadinya, perusahaan pun akan segera mereka dapatkan! sedangkan kita tidak akan mendapatkan apapun!" keluhnya semakin frustasi mengingat jika lawannya saat ini merupakan seseorang yang ia takuti setengah mati.


__ADS_2