Terpaksa Menikahi Wanita Bercadar

Terpaksa Menikahi Wanita Bercadar
Cemburu Buta


__ADS_3

Saat ini Khadijah sedang sibuk menyelesaikan ritualnya di dalam dapur, sedangkan Datta dan juga Reza sedang berbincang-bincang di dalam ruangan tengah rumah ini sembari menunggu Khadijah mempersiapkan makanan mereka.


“Apakah hari ini kamu tidak ada kerjaan sehingga datang menggangu kami,” kata Datta yang langsung menyembur sahabatnya itu dengan kata-kata tulus dari dalam hatinya. Ya, Datta mulai tidak suka jika ada lelaki yang masuk ke dalam rumahnya, apalagi sampai mencicipi masakan lezat buatan sang istri. Datta tak akan rela, jadi sebelum semua itu maka Datta harus segera mengusir Reza dari rumahnya.


“Justru karena aku tidak punya kerjaan, maka memilih numpang sarapan pagi di rumah kamu,” jawab Reza yang begitu suka melihat Datta marah dan juga murka padanya. Semakin Datta marah, maka Reza akan semakin bahagia. Dasar sahabat luknut.


Datta berniat untuk menendang kaki Reza, tapi sialnya sang sahabat dengan pintar langsung melipat kedua kakinya di atas kursi dengan seringai menjengkelkan sekali. Jika saja tidak ada sang istri di dalam rumah ini, maka sudah bisa di pastikan jika Datta akan langsung menyeret Reza keluar dari rumah ini atau menendangnya langsung ke alam lain.


“Pergilah! Aku akan mentransfer sejumlah uang dan kamu bisa makan di restoran bintang lima selama seminggu, tapi jangan coba-coba untuk mencicipi masakan buatan istriku,” ujar Datta pada Reza. Lebih baik kehilangan sejumlah uang dari pada harus berbagi makanan dengan sahabat luknutnya ini.


Reza menyeringai setelah mendengarkan ucapan Datta kemudian lelaki itu berkata, “Datta, aku tidak kekurangan uang! Bagaimana jika aku traktir kamu makan di restoran bintang lima selama 1 bulan dan sebagai gantinya biarkan aku makan di rumah kamu selama satu minggu saja,” ujar Reza yang malah balik memberikan penawaran pada Datta.

__ADS_1


Habis sudah kesabaran Datta untuk menghabisi tingkah menyebalkan sahabatnya ini, Datta beranjak berdiri dari posisi duduknya kemudian langsung menarik tangan Reza hingga sahabatnya itu beranjak berdiri dari posisi duduknya dengan paksa, kemudian Datta segera mendorong Reza, tapi tidak di sangka dari arah yang sama Khadijah muncul.


“Astaga! Inikah yang dinamakan takdir,” ujar Reza sembari mengedipkan matanya pada Datta.


Khadijah tentu saja langsung terkejut dan mengucap istighfar didalam hatinya sembari terus mengajak kakinya untuk melangkah mundur.


Datta langsung menarik tangan Reza, kemudian menendang pantat sahabatnya itu hingga kembali duduk di kursi. Datta mengusap kasar wajahnya merasa kesal sekali melihat tingkah Reza ini.


“Astagfirullah, Mas jaga ucapannya, nggak baik bilang seperti itu, Mas Reza ini kan sahabat kamu juga,” ujar Khadijah mencoba untuk menasehati suaminya. Khadijah tidak tahu akan masalah keduanya, tapi ia tidak suka jika mendengarkan suaminya berbicara kasar pada orang lain.


“Sa-sayang bukan seperti itu, dia ini cari gara-gara terus sejak dari tadi,” ujar Datta mencoba menjelaskan pada istrinya.

__ADS_1


“Datta, dahulu kita sering makan bersama, tapi semenjak menikah, kamu seakan telah melupakan persahabatan kita,” ujar Reza. Hahaha di dalam hati Reza tertawa senang ketika melihat mantan play boy tobat ini mati kutu dihadapan istrinya sendiri.


Datta menatap tajam ke arah Reza sembari mengigit bibir bagian bawahnya. Tatapan itu terlihat mengancam dan Reza tahu itu, tapi Reza tidak takut sama sekali sebab Datta memang selalu memberikan tatapan intimidasi padanya ketika lelaki itu sedang merasa marah.


“Sudah-sudah jangan bertengkar terus. Saya sudah menyiapkan sarapan pagi, jadi ayo kita langsung menuju ke dapur,” ujar Khadijah. “Mas, Khadijah membuat banyak menu pagi hari ini, tidka akan bisa kita habiskan berdua, dari pada mubazir lebih baik kita ajak Mas Reza untuk ikut bergabung di meja makan,” jelas Khadijah. Khadijah buru-buru buka suara ketika ia melihat sang suami hendak membuka mulutnya untuk kembali protes.


“Khadijah, kam baik sekali, benar-benar contoh wanita idaman,” kata Reza jujur kali ini.


“Tutup mulutmu itu dan setelah makan lekaslah pergi!” perintah Datta. Khadijah hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat sikap sang suami yang sudah seperti ini.


Jangan lupa berikan banyak komentar dan juga dukungan agar author semakin semangat untuk update rutin. Insyaallah. Follow juga yuk IG. Khairin_junior ada Visual Datta dan juga Khadijah loh.

__ADS_1


__ADS_2