
Wilona terus menatap mata Kaizer begitu juga sebaliknya, banyak pertanyaan yang bersarang di otak Wilona dan pertanyaan-pertanyaan itu terus terngiang-ngiang di pikirannya.
Apakah harus dirinya bertanya tentang kisah dulunya, tapi sudah di beri tau tentang statusnya saja sudah lebih dari cukup.
Tuing
Kaizer merogoh sakunya dan melihat siapa yang mengirimkan pesan singkat padanya.
Semoga saja apa yang di harapkan datang, masalah tadi sebaiknya segera terungkap dari pada nanti-nanti dan lebih berbahaya.
💬 Tuan muda, orang nya sudah kami tangkap tapi 4 orang itu tidak mau buka mulut sama sekali tuan muda
"Ck ... benar-benar membosankan adegan begini." Kaizer membuang ponselnya ke atas meja.
Wilona terkejut dengan sikap Kaizer.
"Ada apa, apa ada masalah?" sambil menikmati sajian makanan yang ada di hadapannya.
"Orang-orang yang hampir mengacaukan acara kita, tidak ada satu pun yang mau buka mulutnya !" kesal sekali.
"Hancurkan saja usahanya, pasti mau buka mulut. Jika tetap tidak mau buka ya terpaksa menggunakan cara kekerasan, bukan fisik tapi batinnya seperti keluarga yang ia cintai yang tidak ada sangkut pautnya, mungkin." Saran dari Wilona banyak benarnya.
Kenapa tidak di coba saja, cara baik dan sopan santun tidak di anggap.
Di tanya baik-baik enggan berbicara, mau nya ternyata dengan cara begini.
Kaizer mengirim pesan.
💬 Hancurkan usahanya, jangan lupa dengan menyangkut-pautkan keluarga tercinta nya
Senyum Kaizer lebar, ia benar-benar tidak sabaran kali ini. Tikus kecil bersiaplah untuk ma ti.
"Ide kamu cemerlang."
"Terimakasih atas pujiannya, tapi ngomong-ngomong. Apa begini orang-orang kencan pertama?"
"Maksudnya !" gak paham.
"Ya ... cuma begini, diner. Terus kasih hadiah, lalu makan. Cuma begini kah?"
"Aku belum pernah pergi kencan, setau aku cuma begini-begini saja. Apa perlu kita pesan kamar sekalian, aku pesankan ya!"
Kaizer menawari dan hendak menelpon.
"Eh ... eh ... tunggu dulu, jangan main telpon, telpon mulu deh. Bukan itu maksud nya, masa sama seperti honey moon aja pakai pesan kamar segala, itu tidak perlu." Sambil mengibaskan tangannya.
"Terus maunya apa, kita berdua melakukan nya di sini hem?"
Kaizer ini apa kurang peka sih sebagai laki-laki sampai membuat Wilona menjadi dongkol sendiri.
'Haduh ... masa harus aku bilang sih jika kencan itu tidak hanya begini-begini aja, pergi kek ke tempat-tempat wisata seperti pasar malam atau ke bioskop.
Seperti aku pernah kencan saja, tapi meskipun belum kencan dengan yang namanya laki-laki tapi dulu sering pergi dengan Brian.
__ADS_1
Aku gak mau Kaizer salah paham, aku dengan Brian hanya teman dekat dan bisa di katakan otw menjadi sepasang kekasih sejati.'
Wilona sudah enggan mengingat-ingat Brian Istana meski dalam hatinya masih terbesit ingatan tentang Brian.
Di bilang pacaran tidak, tapi dalam kehidupan seperti sepasang kekasih sebab mereka selalu bersama dan sering berpegangan tangan tanpa plus plus
Bukan sahabat juga dan sulit untuk di jelaskan.
Hanya sebatas partner, seperti kehidupannya selama 4 tahun dengan Kaizer.
"Apa kamu punya solusi yang lain, sayang?" pertanyaan Kaizer tidak ada tanggapan dari Wilona.
Kaizer melambaikan tangannya di depan wajah Wilona.
"Wilona"
Hening seperti tanpa kehidupan.
'Ada apa dengan dia, apa dia kurang bahagia dengan acara dinner malam ini?' tanyanya pada diri sendiri.
Kaizer membuka kembali ponselnya dan mencari beberapa artikel tentang kencan yang efektif untuk sepasang suami istri.
Cara kencan yang efektif untuk sepasang suami istri yaitu
1. Pemotretan romantis bersama
Misalnya kapan terakhir berfoto bersama pasangan, bisa juga menyewa jasa tukang foto dan memilih tempat-tempat yang romantis dan indah.
Cara ini bisa di coba dan menambah kesan romantis, kegiatan ini juga sangat efektif untuk menambah ikatan pernikahan.
3. Menyusun album foto keluarga
Dengan menyusun album foto mengingatkan kejadian-kejadian dulu yang romantis, dengan begini menyusun album foto juga bagus untuk meningkatkan hubungan pernikahan suami istri.
4. Merencanakan liburan yang menyenangkan.
Tidak perlu jauh-jauh, sesuai dengan keadaan ya. Yang penting sama-sama bahagia ketika liburan bukan bertambah saling berantem.
5. Berkumpul bersama sahabat dekat.
Atau kencan bersama dengan sahabat dan pasangan masing-masing, selain menambah silahturahmi juga mengikat keharmonisan antara satu sama lain.
Asalkan sahabat bukan jadi pelakor atau pebinor aja🙄
6. Berkunjung ke rumah mertua.
Berkunjung ke rumah orang tua atau keluarga terdekat bisa jadi solusi terbaik untuk sepasang suami istri, terkadang salah satu pasangan butuh ini dan bisa di bilang barang wajib ya. Sebab dengan berkunjung ke rumah mertua atau orang tua bisa sedikit mengurangi beban pikiran.
Yang terakhir setuju gak nih dengan saran dari Emak. Emak copas Google hanya angka 1-6 itu pun hanya yang tulisan tebal, sedangkan penjelasan nya emak ide sendiri.
Bisa cari di google ya jika kurang enak solusinya
.
__ADS_1
Dulu tidak di tanggapi oleh Wilona hal bisa-bisa saja, entah sejak kapan di biarkan begini olehnya menjadi gelisah.
'Ada apa sih sebenarnya, apa ada sesuatu yang sedang di sembunyikan oleh Wilona.'
Kaizer penasaran sekali.
Kejadian sekitar kurang lebih 4 tahun setengah yang lalu.
"Hu ... hu ... hu ..." menangis tersedu-sedu di pojokan emperan toko yang sudah tidak di pakai lama.
Sedangkan saat itu Kaizer juga tidak kalah sama seperti wanita yang sedang menangis itu, ia baru saja mendapatkan kabar bahwa wanita yang paling ia cintai dan niatnya ingin ia nikahi meninggal dunia.
Padahal hari ini ia ingin melamar sang pujaan hati.
"Ini."
Kaizer memberikan sapu tangan pada wanita yang menangis sambil menundukkan kepalanya.
"Tidak perlu, saya bawa sendiri banyak stoknya," menunjukkan satu kresek hitam penuh dengan isi sapu tangan, tisu dan juga sabun cuci muka.
Kaizer bertanya-tanya, wanita ini kenapa berbeda dari yang lain.
Apakah seorang pedagang.
"Anda jualan semua ini?"
Wilona menggeleng saja.
"Lalu?"
Wilona menghela nafas.
"Nama saya Wilona, bukan penjual. Lain kali jika bertanya, tanya dulu kek namanya, bukan main nerocos saja kaya petasan." Hendak pergi tapi pergelangan tangan Wilona di cekal oleh Kaizer.
"Nama saya Kaizer, senang berkenalan dengan anda nona Wilona," tanpa senyum dan ekspresi datar.
"Sama-sama." Pergi dengan cueknya.
Tiba-tiba senyum di sudut bibir Kaizer melengkung.
"Unik dan imut"
Satu setengah jam Kaizer menempuh perjalanan ke kediaman Maher Mahir.
Rumah berdiri kokoh dan megah ini sangat cocok dengan identitas tuan muda kaya dan sombong.
"Selamat datang tuan muda."
Kaizer hanya menatap satu persatu pembantu yang menyambut kedatangannya.
'Begini ya ternyata jadi anak orang kaya, tapi aku harus waspada. Ini tempat asing dan aku baru saja masuk, jangan sampai aku ma ti mendadak di tempat ini. Belum juga dapat apa-apa masa ma,ti duluan sih.'
Otak licik Kaizer berjalan lancar jika soal harta benda tanpa terkecuali.
__ADS_1