
Setelah bekerja diRestoran setengah hari.Aura segera bergegas kerumah Shin.Karena sudah tiga hari dia tidak mengajar Ryung.Hari mulai gelap saat ia sampai dirumah mewah itu.
Terlihat anak berusia lima itu sangat senag melihat kedatangan Aura yang sudah beberapa hari ini ia rindukan.
Sosok Aura dimata Ryung sekarang bukan hanya sebatas guru privet nya tapi juga seperti teman bahkan seperti ibunya yang terlihat begitu menyanyanginya.
"Mama Cantik udah sembuh kakinya....?"Tanya anak itu saat Aura sudah berada didalam rumah.
" Sudah Sayang...ayo kita mulai belajar lagi!"ucap Aura sambil membungkukkan sedikit tubuhnya kearah Ryung.
"Maafkan Ryung atas kenakalan kemarin ya ma!" ucap Ryung dengan penuh penyesalan.
"Iya Sayang..Sudah lupakan ayo!"
Keduanya berjalan kelantai dua,tempat kamar Ryung berada.
Setelah satu jam lebih mereka belajar,Aura dan Ryung menyudahi les malam ini.Aura senang karena Ryung adalah termasuk anak yang cerdas,anak itu dengan mudah menerima dan memahami pejelasan materi darinya.
"Boleh Ryung meminta sesuatu pada mama Cantik sekarang!"ucap Ryung yang membuat Aura yang sedang fokus membereskan buku buku menoleh.
Aura menatap kedua manik hitam Ryung.
" Ryung minta Apa??"ucap Aura lembut.
Ryung terseyum simpul.
"Ryung lagi pengen makan nasi goreng buatan mama cantik,boleh ya??"
Aura yang awalnya terkejut dengan permintaan anak tampan itu kemudian terseyum lembut.
"Tentu Ryung,Kakak akan buatin nasi goreng special buat kamu.Tapi sebelumnya Kakak mau tanya kenapa tiba tiba Ryung minta kakak masakin nasi goreng kan ada bik Hana?"
Wajah Ryung berubah sendu sambil menatap Aura.
"Tadi disekolah Teman teman Ryung cerita kalau mama mama mereka sering bikinin nasi goreng buat mereka,Jadi Ryung pengen juga seperti mereka!" ucap Ryung dengan pelan.
Hati Aura merasa sedih mendengar ucapan anak tampan itu,ia sangat memahami kesedihan dan kesepian Ryung selama ini tanpa ada sosok ibu disampingnya.
Aura segera memekuk hangat Ryung sambil mengusap lembut pucuk kepalanya.
"Kapanpun Ryung mau,Kakak akan buatin makanan buat Ryung,gak cuma nasi goreng tapi juga makanan yang lainnya selama Kakak bisa!"
Ryung terseyum lebar.baginya sebuah kebahagian bisa berada didekat gadis cantik yang sudah ia anggap ibunya itu.
Ternyata tanpa mereka sadari Bibi Hana yang hendak memanggil mereka untuk segera makan malam terhenti dibalik dinding dan mendengar percakapan keduanya.
Rasa haru,sedih bercampur bahagia menyeruak dihatinya.Anak yang ia rawat sejak bayi ternyata tumbuh dngan perasaan rapuh.Tanpa kehadiran sosok seorang ibu dan selamai ini anak itu pintar menyembunyikan perasaannya dibalik sikap nakal dan jailnya.Tapi sekarang ia merasa lega karena kehadiran seorang gadis muda yang lembut mampu mengisi kekosongan dihati anak tampan yang sudah ia anggap seperti cucunya sendiri itu.
Bi hana segera turun saat mengetahui Aura dan Ryung akan keluar kamar.
"Bibi apa boleh Aura memasak nasi goreng buat Ryung?" tanya Aura setelah sampai didapur bersama Ryung dan melihat Bi Hana .
"Tentu boleh Neng,Apa mau bibi bantu?" ucap Bi Hana ramah.
"Tidak usah Bi," tolah halus Aura.
"Yasudah bibi tinggal dulu ya Neng,Semua bahan ada dikulkas.!"
"Iya Bi.terima kasih!"
Bi hana pun pergi mengurus pekerjaan lain.
Aura segera memulai meracik bumbu.Ryung duduk dimeja panjang dapur memperhatikan Aura yang memasak.
Tak lama Shin datang dengan wajah lelahnya,berjalan mendekati Ryung yang duduk melihat Aura.
Shin terkejut dengan keberadaan Aura yang susah sembuh dan saat itu terlihat sedang memasak.
__ADS_1
Shin melonggarkan dasinya sambil mengamati Aura yang terlihat cekatan dan terampil dalam memasak.
Aura dan Ryung belum menyadari kedatangan pria tampan itu.Beberapa saat Shin terpaku menatap kearah Aura yang terlihat semakin cantik saat memasak.Ada rasa kekaguman yang mulai terselip dihatinya pada Sosok gadis didepannya itu,Ternyata dibalik sosoknya yang terlihat cuek,galak dan sexi,Gadis itu sangat lembut,mandiri dan pintar dalam memasak.
Shin segera menyadarkan dirinya.
"Ehem...."
Suara deheman Shin mengejutkan Aura dan Ryung.
"Papa udah pulang ya....!" sapa Ryung dengan seyum manisnya.
Kegugupan mulai Aura rasakan.
Ia hanya terseyum simpul kearah pria tampan itu.
"Kamu sudah sembuh?" Tanya Shin pada Aura dengan wajah datarya.
"Sudah pak!"
"Kenapa kamu yang masak?" tanya Shin datar.
",Ryung pa yang minta,dimasakin nasi goreng sama mama cantik.!"jawab Ryung.
Kening Shin mengerut lalu normal lagi,Shin mulai memahami keinginan putranya itu.
"Ya sudah,Papa mandi dulu!"
Shin berjalan menuju kamarnya untuk mandi.
Aura melanjutkan kan lagi memasaknya.
Tak lama Shin sudah turun dengan penampilan Fresnya.
Lagi lagi Aura dibuat terpesona dengan tampilan duda tampan itu.Dengan hanya memakai kaos polos navi dan celana panjang kain ditambah rambut yang masih basah membuat duda itu terlihat sangat cool dan tampan.
"ayo duduk disana sama Papa,Ryung!"
Ajak Shin.
Anak dan ayah itu kemudian duduk disofa sambil melihat Tv.
Shin memangku Ryung dengan hangat,nampak Shin bercanda dan tertawa dengan putranya itu.
Seyum yang jarang diperlihatkan oleh Shin sekarang bisa dilihat oleh Aura.Sungguh pemandangan yang hangat dimata gadis itu.
Kasih sayang seorang ayah untuk putranya.
*Duh Seyumnya bikin meleleh....kadar kegantenganya bertambah kalau dia seyum gitu.....haduh....kenapa aku jadi mikir aneh gini,,Hahhhhhh!"Lirih Aura sambil menyiapkan nasi goreng yang sudah matang diatas meja.
Ryung yang sudah tahu Nasi gorengnya susah matang segera menarik tangan papanya.
"Ayo pa kita makan!"
Keduanya segera menuju meja makan.
Aura segera mengambilkan nasi goreng kepirung Ryung.
"Ayo dimakan ya sayang!"
"makasih mama Cantik!" balaa Ryung dengan seyum manisnya.
"Silahkan makan Pak!" ucap Aura pada Shin yang sekilas melihatnya.
Diatas meja sebenaranya juga ada menu yang sudah dimasak bik Hana tadi,Tapi entah kenapa Shin justru mengambil nasi goreng buatan Aura kepiringnya.
Aura nampak terkejut.
__ADS_1
Untuk beberapa saat Shin mengecap Rasa Nasi Goreng itu,Sungguh Shin dibuat kaget dengan rasanya,Rasa nasi goreng ini sama yang dibuat oleh mendiang istrinya dulu.
"Gak enak ya Pak,Maaf Lebih baik bapak ganti menu saja kalau gak enak!" ucap Aura setelah melihat Shin terdiam sambil menguyah nasi gorengnya.
Shin menghentikan lamumannya.
"Lumayan.."
Hanya itu kata yang keluar dari bibirnya,Sebenarnya Shin ingin bilang nasi goreng itu sangat enak,tapi dirinya enggan mengatakannya karena rasa gengsinya yang terlalu tinggi.
Aura terlihat begitu lembut mengurus Ryung,mengusap Sisa makanan disudut bibir anak itu dan mengambilkannya minuman.
"Nah sekarang udah tampan..mau nambah lagi nasi gorengnya?"
Rasa kekaguman Shin semakin bertambah pada sosok Aura.Entah kenapa dirinya juga merasa nyaman berada didekat gadis muda itu.
"Udah ma Ryung udah keyang!"
"Okey sayang!" ucap Aura dengan seyum cantiknya sambil mengusap lembut kepala anak itu.
"Besok buatin nasi goreng Ryung lagi ya ma,,soalnya ini enak banget ma!"
"Benarkah,,,Okey besok kakak buatin lagi!"
Shin hanya melirik dan mendengar pembicaraan keduanya.
"Kalau gitu kakak pulang dulu ya sayang,Kita ketemu lagi besok,Kamu habis ini langsung bobo ya,,Saya pamit pulang dulu pak!" ucap Sisil yang sudah berdiri dan sedikit menunduk pada Shin yang juga sudah selesai makan.
"Biar supir yang mengantar kamu!" ucap Shin masih dengan wajah datarnya.
"Tidak usah pak,Saya bisa naik ojol!" tolak Aura halus.
"Saya tidak suka dibantah!" ucap Shin dingin.
Aura melebarkan kedua matanya karena terkejut dengan sikap Shin yang terlihat dingin lagi,terpaksa dia menurut pada duda tampan itu.
"Baiik pak,Terima kasih.!"
Aura segera melangkahkan kakinya keluar dari rumah mewah itu.
*Huff....tuh Duda ganteng balik lagi sifat angkuh dan dinginnya....nyebelin!*Gumam Aura dalam hati saat melangkah.
Shin melihat punggung Aura berlalu.
"Ryung bahagia pa,dekat mama cantik!Ryung kekamar dulu ya pa!" ucap Ryung lalu beranjak dari tempat duduknya.
Shin hanya mengangguk dan terseyum lembut pada putranya itu.
Tak lama Bi Hana datang mendekati atasannya itu.
Bi Hana lansung menceritakan pada Shin semua yang didengarnya tadi,soal keluhan dan permintaan Ryung pada Aura.
Shin begitu terhenyak mendengarnya,hatinya merasa sedih.Ada luka yang disembunyikan putranya.
"Bibi Lega Tuan,Sekarang sudah ada neng Aura yang bisa memahami dan tulus menyanyangi tuan muda.Paling tidak Tuang muda sekarang tidak kesepian lagi!" ucap Bi Hana yang seakan membuat hati Shin tercubit.
"Saya juga senang melihat Ryung lebih ceria sekarang bik,!" ucap Shin dengan sorot mata lurus kedepan.
"Bibi berharap Tuan bisa berjodoh dengan Neng Aura?" ucap Bi Hana spontan.
Shin menoleh kearah wanita paruh baya itu sambil terseyum simpul.
"Bibi ada ada saja....!"
Shin segera menuju kekamarnya meninggalkan bi Hana yang terseyum padanya.
*Aura,,Terima kasih untuk kebahagian yang kau bawa untuk putraku,,Soal perasaan ku,aku masih bingung!!**batin Shin.
__ADS_1
Bi Hana benar benar berharap tuannya itu bisa berjodoh dengan gadis sebaik Aura.ia bertekad mendekatkan keduanya.