
Tak terasa sudah satu bulan Aura menjadi guru lez privat bagi Ryung.Anak itu mulai bisa mengurangi kejahilannya dan patuh pada Aura.
Hari ini hari Minggu,Meskipun gadis itu libur Kuliah,Ia harus bekerja kerestoran dari pagi sampai sore dulu baru bisa mengajar Ryung dirumahnya.
Sore Hari Aura sudah terlihat rapi dengan setelan blus lengan pendek dan rok span dibawah lutut.Ia segera menuju rumah Ryung dengan Ojol.
Sesampainya dirumah mewah itu Aura langsung masuk kedalam.Saat ia berjalan menuju kamar Ryung,ia terkejut melihat Shin yang sedang duduk bersantai sambil menyesap secangkir kopi diruang tengah.
Shin memang seharian berada dirumah karena sedang libur.
**Duh kenapa juga harus bertemu pria dingin ini lagi...!**Gumam Aura saat menghentikan langkahnya sejenak sambil melihat kearah Shin.mau tidak mau Aura harus menyapa pria itu.
"Selamat Sore pk,Apa tuan muda ryung ada dikamar?" Sapa Aura saat sudah berada disamping Shin.
Pria tampan itu menoleh dengan cepat melihat Aura sekilas.
"Ryung ada dikamar,kau langsung saja kesana nona!" Ucapnya dengan suara dingin.
Tanpa pikir panjang Aura segera menuju kamar Ryung dilantai Dua.
"Ryung.....!" sapa Aura saat sudah sampai didalam kamar.
"Kak Aura sudah datang....!" ucap anak itu yang dari tadi sedang melihat film animasi.
"Ayo kita mulai sayang....!"
Mereka pun memulai kegiatan belajar tersebut. Terlihat Ryung sangat memperhatikan apa yang diajarkan oleh Aura.
Satu jam berlalu.
"Sayang istirahat sebentar ya.!" Ucap Aura lalu mengeluarkan ponselnya.sementara Ryung mengambil coklat untuk dia makan sebagai selingan.
"Kakak sedang lihat apa?" tanya Ryung saat melihat gadis itu fokus menatap layar ponselnya.
"Oh ini,Sedang lihat idola kakak Sayang..mau ikut lihat?"
Ryung mpun mendekat dan melihat layar ponsel Aura.
"Siapa mereka kak?"
"Mereka Boy group sayang namanya SuperJunior,mereka berasal dari Korea,bukankah itu negara asalmu...?"
"Korea Kak?Mereka tampan tampan ya kak,siapa nama mereka?" Ucap Ryung yang penasaran sambil masih menatap layar ponsel Aura.
"Mereka sekarang ada 9 member,Ini leadernya namanya Leteuuk,ini Yesung,ini Siwon,ini Dong hay,ini Enhyuk,Ini Sindong,Ini Kyunhyun,ini Haecull dan ini Reewook.", Ujar Aura sambil menunjuk satu demi satu foto idol tersebut dilayar ponselnya.
"Apa kakak sangat menyukai mereka,Dan yang pling kakak sukai siapa?" tanya Ryung yang semakin penasaran.
"Kakak paling suka sama yang ini,si manis Yesung. kakak memang sangat menyukai mereka Sayang.Meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi tapi suara dan tarian mereka gak kalah sama junior mereka.Apa kau ingin dengar lagu lagu mereka Ryung?"
"Boleh!!" Jawab Ryung yang juga sangat antusias.Aura segera memutar beberapa lagu grup itu.
"Bagaimana bagus bagus kan?mana yang kau suka sayang?"Tanya Aura setelah mendengarkan beberapa lagu dari SuperJunior bersama Ryung.
"Lagu yang no dua Kak,Yang ada campuran musik latinnya!" jawab Ryung cepat.
"Ohh..itu judulnya One More Time, Kebetulan Lagu itu memang yang Paling kakak suka.,ehmmm kau tau sayang impian kakak itu bisa nonton konser mereka,apalagi mimpi ktemu mereka hahaha" Ujar Aura sambil tertawa kecil.
Dan Ryung sangat ingat dengan ucapan gadis ini,ia perlahan tahu apa kesukaan gadis yang ia harapkan menjadi ibunya itu.
__ADS_1
"Kalau besar nanti Ryung ingin tampan seperti mereka Kak...!Ucap Spontan Ryung.
Aurs terseyum sambil mengusap lembut kepala Ryung.
" Tentu sayang jika kau besar nanti kau akan setampan papamu...Oppssss!"Aura spontan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"Jadi menurut Kakak,Papa Ryung tampan ya...Nanti Ryung bilang kepapa ah....!''
Reflek Aura menutup mulut Ryung pelan dengan tangannya.
" Aduh Ryung kakak mohon jangan bilang aneh aneh sama papamu ya....!"
Ryung yang sudah terbebas dari bekapan Aura hanya terseyum kecil.
"Ryung apa kakak boleh tau dimana mamamu,kenapa sejak awal kakak mengajarmu,Kakak tidak pernah melihatnya?"
Pertanyaan Aura langsung merubah ekspresi wajah Ryung dari terseyum menjadi sendu.
"Mama sudah disurga Kak,mama pergi saat melahirkan Ryung kak...!" Ucap Lirih Ryung yang sontak membuat Aura melebarkan kedua matanya karena terkejut.
Aura langsung memeluk Ryung dengan erat.
"Maafkan Kakak ya,Sudah membuatmu bersedih.Mulai sekarang Kau bisa bercerita apa saja pada Kakak,Kau juga bisa berkeluh kesah pada Kakak.anggap Kakak itu orang terdekatmu, Kakak yang akan menemani Ryung.oke..!"
Ucapan Aura berhasil membuat anak itu nyaman dan bahagia,belum pernah ia mendapatkan pelukan dan sentuhan hangat dari seorang wanita yang tulus menyanyanginya,kecuali bibi Hana yang susah merawat Ryung dari bayi.
"Apa Ryung boleh menganggap Kakak seperti mama Ryung,Karena Ryung sedih kak,Ryung juga pengen seperti teman teman Ryung yang memiliki mama" Ucap anak itu sambil mendongakkan sedikit kepalanya menatap manik mata Aura.
"Tentu boleh Sayang...tapi Ryung janji ya jangan nakal dan jahil lagi...!
" Iya kak...tapi Kakak juga janji ya jangan pernah tinggalin Ryung....!"
"Iya kakak berjanji Sayang....Karena kakak juga tidak punya seorang Mama,jadi kakak tau perasaanmu sayang..ayo kita lanjutkan belajar lagi...!"
Aura melepas pelukannya.Mereka berduapun melanjutkan kegiatan belajar lagi.
Tanpa mereka tau sedari tadi Shin mendengarkan percakapan mereka dari balik pintu yang sedikit terbuka.
Shin sangat terkejut mendengar interaksi keduanya.Hati Shin juga sangat merasa sedih,ternyata selama ini putranya menyimpan kesedihannya sendiri.
Pandangan Shin terhahap Aura juga berubah,Gadis yang ia anggap Liar ternyata begitu lembut dan penyanyang.
Shin segera turun kebawah agar mereka tak mengetahui jika Shin dari tadi mendengar percakapan mereka.
Ternyata dibawah sudah ada Niko yang menunggu Shin,Pria itu datang untuk membawa beberapa berkas yang diminta Shin.
Saat Shin dan Niko berbicara diruang tengah,Aura dan Ryung turun dengan bergandengan tangan .
Sontak Niko merasa terkejut saat melihat mereka dari ujung tangga.
"Tuan bukannya itu gadis.......!" ucap Niko terpotong.
",Iya dia gadis yang direstoran." jawab Dingin Shin.
"Kenapa dia ada dirumah Tuan?" Tanya Niko yang masih melihat kearah Ryung dan Aura.
"Dia guru les privat Ryung...!" Ucap Shin yang fokus melihat berkas ditangannya.
"Apa?Guru Les privat Tuan muda.....Wah ternyata selain cantik dan seksi gadis itu juga pintar ya..benar benar istri idaman!Pantas bos hari libur betah dirumah...."
__ADS_1
Seketika pandangan tajam Shin mengarah keNiko.
"Apa maksud kamu ko?jangan berfikir macam macam"
Suara Shin begitu dingin dan tegas.
"Maaf Tuan,,Tapi kalau tuan tidak tertarik padanya,maka saya akan mendekati Nona itu..!Ucap Niko dengan percaya diri.
" Terserah kamu...!"Ucap Shin singkat.
Benar saja tanpa basa basi,Niko mendekat kearah Aura yang sedang bercanda dengan Ryung dihalaman belakang.
"Hai nona kita berjumpa lagi!" Sapa Niko yang sudah berdiri didekat Aura dan Ryung.
Keduanya menoleh.
"Kau..sedang disini...?"Ucap Aura yang terkejut.
" Panggil aku Kak Niko saja.siapa namamu?"Ucap Niko sambil mengulurkan tangannya.
Aura pun membalas uluran tangan Niko.
"Aura Kak..."
"Nama yang indah seperti orangnya !!" gombal Niko.
Karena Niko tak juga melepas genggaman erat tangannya membuat Ryung marah dan melepasnya.
"Jangan dekat dekat dengan mama Ryung paman!!" ucap Ryung dengan sorot mata tajam.
Shin yang dari tadi memperhatikan mereka dari sudut dinding sangat terkejut dengan sikap dan ucapan putranya itu.apalagi Ryung memanggil Gadis itu dengan sebutan Mama.
Tidak hanya Shin,Niko pun juga sama terkejutnya.
"Mama.....Tuan muda memanggil nona ini dengan sebutan mama...apa papa Ryung tau?bagaimana kalau papa Ryung marah?"
"Ryung percaya Papa tidak akan marah,Ryung juga akan membuat Papa menerima Mama Aura.....!" Ucap Ryung dengan mantap.
Ucapan anak itu sukses membuat semua orang tercengang termasuk Shin.
Sedangkan Aura hanya bisa bengong sambil melebarkan kedua matanya.
Dengan cepat Aura menata emosi dan menetralkan raut wajahnya.
"Ryung jangan bercanda ya...ayo kita masuk kekamar ini sudah gelap.!"
"Oke mama...!"Ucap Ryung girang sambil menggenggam kuat tangan Aura menuju kamarnya.
Niko pun kembali menghampiri atasannya.
" Sepertinya Tuan muda sudah menganggap Gadis itu sebagai mamanya Tuan,,Kalau saya jadi Tuan saya akan secepatnya melamar gadis itu!"Ucap Niko dengan santainya.
"Sudah belum bicara ngawurnya....kalau sudah kamu bisa pulang!" ucap Shin dengan sinisnya.
Niko langsung merasa takut dengan sorot mata tajam atasannya itu.
"Maaf Tuan,Kalau begitu saya pamit"
Setelah Niko berlalu,Shin menyandarkan tubuhnya ditepian sofa sambil membuang nafasnya kasar.
__ADS_1
Ia mengingat ucapan putranya tadi.Tak menampik pesona Gadis muda itu mulai mengganggu pikiran Shin.Dia memang ingin bisa membahagiakan putranya tapi disisi lain Shin belum bisa melupakan cintanya untuk mendiang istrinya.