Terpesona Duda Keren

Terpesona Duda Keren
Kagum


__ADS_3

Maaf ya klo byk tipo nya.....Dan maaf up ya lama soalnya gantian sama novel q yg lain....Tetep Dukung karya Author ya dengan Like dan komen yang membangun...trimakasih...


@@@


Langkah Aura dan Shin menuju mobil terhenti saat mendengar suara panggilan.


"Kak Aura" pekik seorang gadis.


Aura menoleh dan terseyum.Gadis itu adalah Mita saudara Tiri Aura,Anak dari mama Tari dengan suami terdahulunya.Usia Mita 18 tahun dan masih kls 3 SMA.Gadis manis bertubuh langsing.


"Mita......kamu baru pulang sekolah?"ujar Aura yang sudah memeluk adik tirinya itu.


Hubungan Aura dengan Mita memang baik dari dulu,berbeda dengan mama tirinya.Mita juga sangat menyanyangi kakak tirinya itu.


" Iya Kak,kan aku mau Ujian jadi sering Les!"Jawab Mita sambil melirik kearah Shin.


Aura yang mengerti hal itu langsung memberi isyarat pada Shin untuk mendekat.


"Dia Kak Shin,Calon suami Kakak,Mit!"


Mita sedikit terkejut pasalnya baginya Shin terlihat begitu tampan,mapan dan sangat dewasa.


",Serius Kak?"


"Iya Mit.Kenalan dong!"


Shin mengulurkan tangannya dan langsung dibalas oleh Mita.


"Kim Shin Hyuk nona!"


"Paramita Tatum kak!"


Mita mendekat kearah Aura.


"Kak Ganteng banget,Oppa korea ya Kak!" ujar Mita tanpa malu.


"Iya Oppa rasa Ajushi...Hehehe.!jawab Aura terkekeh,membuat Shin langsung mendelik kearah Shin.


" Jangan marah ya Kak,kita cuma becanda kok!"ujar Mita yang merasa tidak enak pada Shin.


"Yasudah Kakak balik keJakarta dulu ya.Kasihan Ryung nunggu!"


"Siapa Ryung Kak?"


"Anaknya Kak Shin.usianya 5 tahun Mit!"


Mita terkejut mendengarnya karena Shin seorang duda.


"Sepertinya Kakak sudah dekat ya sama anaknya Kak Shin!"


"Kau benar Nona,Aura sangat dekat dengan putraku,awalnya dia adalah guru Les privatnya" Kini Shin yang menjawab.


"Wah aku semakin kagum sama kakak,Udah bisa jadi ibu yang baik.Kapan kapan ajak Ryung kesini Kak!


" Kamu main aja Mit Kerumah Kak Shin!"


",Emang boleh Kak?"


"Tentu Nona kapanpun kau bisa datang kerumahku!" ujar Shin dengan seyum ramahnya.


"Makasih ya Kak!"

__ADS_1


"Kakak pamit ya Mit,Tolong jagain Papa!"Ujar Aura sambil mengusap lembut pipi Mita.


"Beres Kak...Hati hati ya Kak!"


Mitta melihat kepergian Aura dan Shin dengan seyuman,Ia merasa ikut bahagia sang Kakak sudah menemukan calon pendamping hidup.


"Hebat ya Kak Aura.Dapet calon suami guanteng gitu,mapan lagi.Trus Kak Aura bisa sayang banget sama anaknya." Gumam Mita lirih.


"Sayang kelihatannya kamu dekat ya dengan adik mu?" ujar Shin sambil fokus mengemudikan mobil.


"Iya Bie,Walaupun dia adik tiriku tapi aku menyayanginya!"


Shin hanya mengangguk mendengar ucapan Aura.


"Bie....."


"Hmmm" Shin menoleh sekilas.


"Maafin ucapan mama Tari ya!"


Shin terseyum kearah Aura.


"Tenang saja Sayang..aku tidak merasa tersinggung,Lupakan saja.Ayo kita makan dulu.Kita kan sudah lama tidak kencan berdua!"goda Shin.


"Apaan Sich Bie..."Aura memanyunkan bibirnya merasa malu.


Shin terseyum simpul melihat ekspresi Aura.


Tak lama sampailah mereka disebuah restoran yang terlihat indah dan asri karena masih disekitaran bandung.Restoran yang menyajikan pemandangan pegunungan langsung.


Mereka mencari tempat duduk ditepi jendela.


Saat tengah menikmati pemandangan tiba tiba ada seorang wanita cantik berwajah oriental mendekat dan langsung duduk disamping Shin.


"Shin kau disini?"ujar sang wanita yang sudah duduk manis didekatnya.


Shin melebarkan matanya.


"Natalie....."


Wanita itu langsung bergelayut manja dilengan Shin.membuat pria tampan itu merasa risi.


Aura hanya terdiam dan menatap dengan wajah datarnya kearah Shin.


"Tolong jangan begini Nat!" ujar Shin yang sudah menjauh dari Natalie teman lamanya.


Natalie melirik kearah Aura yang terlihat tenang.


"Kenapa Shin,Apa karena ada wanita muda ini,Siapa dia?"


"Dia calon istriku Nat,Sebentar lagi kami menikah.namanya Aura" ujar tegas Shin.


Seketika Natalie terkejut.Natalie akui gadis didepannya itu selain terlihat masih muda juga cantik dan sangat sexi.


"Kau serius Shin.Aku kira dia adik atau saudaramu!"


"Usianya memang baru 20 tahun Nat,tapi Calon istriku ini sangat dewasa dan sudah sangat dekat dengan putraku!" jelas Shin yang terlihat lebih cerewet karena menyangkut soal Aura.


Natalie semakin tertegun.Dengan pandangan sinisnya ia menatap Aura.


"Wah kau hebat bisa mendapatkan Shin,Kau kan masih muda nona dan Status Shin juga sudah memiliki anak.Apa karena dia itu pria kaya jadi kau mau dengannya?"

__ADS_1


"Natalie jaga ucapanmu!" ujar Shin yang sudah terlihat kesal.


Aura terseyum kearah Natalie,ia berusaha bersikap tenang.


"Saya dan Kak Shin saling mencintai Kak Natalie,Saya tulus menyanyangi Ryung seperti putra saya sendiri.Dan saya tidak pernah ingin tau berapa kekayaan yang Kak Shin miliki,Asal dia mau berusaha bekerja untuk menafkahi saya,saya sudah senang.Saya juga tidak pernah menpermasalahkan jarak usia atau statusnya.Yang pasti Saya merasa nyaman dan tenang berada didekat beliau."


Jawaban Aura seakan menjadi sentilan untuk Natalie yang dari dulu selalu menggoda Shin karena mengincar kekayaannya.


"Apa kamu yakin bisa bertahan disisi Shin.Kamu pasti tau kan maksud saya!" ucap Natalie yang masih sengaja memprovokasi Aura.


Aura seakan tau maksud ucapan wanita didepannya itu dan ia masih bisa menahan dirinya untuk tetap tenang.


"Saya sangat sadar betul siapa calon suami saya,Diluaran sana pasti banyak wanita yang mencoba menggoda dan mengincarnya.Tapi saya tidak perduli.Selama hati Kak Shin untuk saya itu sudah lebih dari cukup.Saya percaya sepenuhnya padanya.Saya yakin Kak Shin juga tidak akan mudah tergoda begitu saja.Iya kan Bie??" Ucap Aura penuh penekanan lalu menatap lekat kearah Shin diakhir kalimatnya.


Shin sangat bangga dan senang mendengar jawaban dari Aura.Shin tak mengira calon istrinya begitu dewasa dan cerdas.ia semakin kagum.


Shin menggenggam tangan Aura erat sambil menatap Aura lekat.


"Iya Sayang...Aku tidak akan mudah tergoda dengan wanita manapun.Karena hati dan ragaku sepenuhnya milikmu!"


Aura terseyum manis.


Sedangkan Natalie yang merasa geram memilih langsung beranjak begitu saja tanpa berpamitan.


"Aku semakin kagum padamu Sayang,Kau tidak marah dan cemburu ada wanita yang mendekatiku!" Ujar Shin saat Natalie sudah pergi.


Aura lalu menoleh kearah jendela sambil menghembuskan nafasnya.


"Bohong Bie kalau aku tidak cemburu dan marah tadi.Aku hanya mencoba menahannya.!"


Shin berdiri dan langsung duduk disamping Aura dan merangkul bahu Aura mendekat padanya.


"Maaf Ya Sayang....Tapi kau harus percaya padaku!"


"Iya Bie,Aku percaya padamu.Lagi pula aku harus terbiasa dengan hal seperti ini mengingat siapa dirimu dan begitu tampannya calon suamiku ini.Jadi aku harus siap mental mulai sekarang.Sepertinya akan banyak penggoda didekatmu kedepan!"


Shin merasa lega mendengar ucapan Aura.


"Terima kasih untuk kepercayaan mu Sayang,Kau harus selalu ingat meskipun aku berada diluar,Tapi hati dan ragaku sepenuhnya hanya untukmu.Tidak ada yang lain.Kau dan Ryung segalanya bagiku!"


Cuppp ...


Satu kecupan dikening Aura lembut dan itu dilihat oleh Natalie yang masih memandang dari jarak jauh.


"Bie ini tempat umum!" protes Aura.


"Aku tidak perduli!"


Aura berdecak kesal karena calon suaminya ini memang tak pandang tempat saat menciumnya.


"Suapin ya Sayang!''pinta Shin saat makanan sudah tersaji dimeja.


" Ck....manja....!"


"Biasakan Sayang,nanti kalau kita sudah menikah kau harus sering menyuapiku!" ujar Shin dengan mengusap lembut kepala Aura.


"Iya iya......dasar Duda manja"


"Tapi tampan kan?"


Aura semakin merasa kesal.Ia baru tahu ternyata calon suaminya selain mesum juga begitu narsis.

__ADS_1


__ADS_2