Terpesona Duda Keren

Terpesona Duda Keren
Rencana Oppa.


__ADS_3

Beberapa hari setelah pertemuan dengan Toni dan Stela dikantor waktu itu.


Kini Shin berada didalam mobil bersama Aura,hendak mengantar sang pujaan hati kekampusnya.


"Oh ya Sayang,semalam Toni menghubungiku,Katanya Lusa dia ada waktu kosong.Dan kebetulan itu bertepatan dengan ulang tahun Ryung yang ke lima."


"Benarkah Bie.. kita harus membuat acara untuk Ryung sebagai kejutan untuknya!"


"Tentu Sayang,,Ehmm Toni mengajak kita berlibur dipantai,dia ada villa disana.Katanya dia ingin camping ditepi pantai sekalian bakar barbeque disana.bagaimana menurutmu sayang?"


"Ide bagus Bie..kalian emang Oppa Oppa the best....rencana ini pasti membuat Ryung senang.Ryung kan suka mainan dipantai!'ujar Aura senang.


" Iya Sayang kau benar.Tapi apa Olif mau ikut dengan kita?"


"Kalau soal Olif itu urusanku Bie."


"Tapi Sayang.....!" ucap Shin merasa ragu melanjutkan perkataannya.


Aura mengerutkan keningnya.


"Apa Bie?"


"Stela juga ingin ikut...Kau keberatan tidak?"


Aura yang sebenarnya merasa tidak nyaman dengan Stela harus bisa bersikap dewasa.


"Tidak bie"


"Tapi aku bingung nanti disana dia tidak punya pasangan."


Aura terlihat sedang berfikir."Bagaimana kalau kita mengajak Kak Niko juga.sekalian refresing Bie,kasihan Kak Niko juga jarang libur."


Shin terseyum merasa senang dengan ide kekasihnya itu.


"Okey....kita Ajak Niko....lagi pula sepertinya dari dulu Niko menyukai Stela,pasti dia sangat senang bisa ikut"


"Oh ya Bie...wah pas dong...."


Mobil Sport mewah itu pun sampai didepan kampus Aura.


"Aku kuliah dulu ya Bie!" Pamit Aura sambil melepas sabuk pengamannya.


Cup .....Shin mencium lembut pipi Aura.


"Jangan nakal ya Sayang,Nanti aku jemput."


"Ck.....mesum.....iya iya..." ujar Aura sambil cemberut.


Shin menunggu hingga Aura hilang dari pandangannya lalu melajukan mobil sportnya menuju kantor.


Sesampainya dikantor Shin langsung menuju Lift.Dengan langkah tegas nan berwibawa serta wajah dingin yang menjadi tampilannya setiap hari.Shin seakan tak perduli dengan semua tatapan mata karyawan yang memandangnya kagum.Terutama para karyawan wanita yang sangat terpesona dengan karisma Shin yang begitu kuat.


Tapi seketika nyali mereka ciut saat mengingat sosok Aura yang beberapa hari yang lalu datang kekantor bersama Ryung.


Mereka merasa tak mampu bersaing dengan sosok Aura yang masih muda,cantik,seksi dan juga lembut kepada putra Shin.


Niko sudah terlihat berdiiri disamping ruangan menunggu kedatangannya.


"Selamat pagi Tuan" Sapa Niko saat Shin hendak masuk keruangannya.


"Pagi Ko,,,apa jadwalku hari ini?"ujar Shin sambil duduk dikursinya.


"Hanya ada meeting dengan pimpinan cabang Tuan pukul 10 nanti"


"Ehmm usahakan pukul 12 selesai.Aku ingin keluar sebentar nanti''


" Baik Tuan."

__ADS_1


"Oh ya Ko..Lusa kamu ikut keluargaku Liburan dipantai kita Camping disana.Itu untuk merayakan ulang tahun Ryung"


"Saya ikut Tuan?" tanya Niko memastikan.


"Iya ada Toni dan Stela juga yang ikut"


Mata Niko berbinar saat nama Stela disebut.


"Baik Tuan saya ikut"


"Bagus,Kita selesaikan semua urusan.kantor dulu karena kita akan cuti dua hari." perintah Shin.


"Baik Tuan.segalanya akan saya urus."


Jam menujukkan pukul 12.30.


Aura sedang berjalan bersama Olif menuju taman dekat parkiran.


"Lif Lusa ada acara ulang tahun Ryung dipantai,Loe bisa ikut kan?"


"Ulang Tahun Ryung?" Olif terlihat berfikir."Tentu aku bisa Ra,Aku kan sudah janji pada anak tampan itu"


"Good....ada Kak Toni juga kok" Ujar Aura.


Olif terkejut mendengar ucapan sahabatnya itu."Serius Ra?"


"Iya, juga ada Stela,dia seorang model teman papa Ryung dan Kak Toni.Juga ada Kak Niko asisten pribadi papa Ryung."


"Wah rame dong!"


"Iya ini ide Kak Toni kok,Nanti disana kita istirahat divilanya Kak Toni"


"Wah dia punya Villa didekat pantai,,Kerennnn.Tapi aku merasa malu dan minder Ra jika dekat dengan model tampan itu!" ujar Olif dengan wajah yang agak sendu.


"Jangan gitu dong.....Justru Kak toni nanyain kamu bisa ikut gak!"


Pandangan Aura tiba tiba menangkap sosok pria tampan yang sudah berdiri disamping mobil mewahnya dengan penampilan yang rapi dan cool.


Banyak mahasiswi yang menatap pria itu dengan kagum dan tatapan menggoda.Bahkan ada beberapa gadis yang sengaja memintan foto bersamanya.


"Lif lihat tuh sapa yang ada disana!" ujar Aura sambil menunjuk kerah pria tampan itu.


Olif pun melihat kearah yang ditunjuk Aura.


Seketika kedua mata Olif melebar melihat pria tampan yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri.


Pria itu adalah Toni.Olif semakin terpesona pada Toni saat melihat penampilan Toni yang terlihat sangat tampan memakai kemeja polos hitam dengan celana panjang putih.


"Gue gak salah lihat kan Ra?" Ujar Olif lirih saat melihat Toni yang sedang terseyum dan melambaikan tangan kearahnya.


Aura terseyum lembut.


"Gak kok Lif,beneran itu Kak Toni."


"Ngapain dia kesini Ra?"


"Nyariin elo lah Lif''


" Hahhh...jangan bercanda dong Ra,Gue udah lemes nich...."


Aura terkekeh melihat sikap absurd sahabatnya yang merasa sangat gugup dan malu dengan muka yang sudah memerah.


"Udah Ayo kita temui dia" Ujar Aura lalu menarik tangan Olif berjalan menghampiri Toni yang sedari tadi menunggu.


Olif yang jantungnya sudah berdetak kencang berusaha bersikap tenang dan mengikuti langkah Aura.


"Hay Kak Toni,udah lama nunggunya!" Sapa Aura saat dia dan Olif sudah berada didekat Toni membuat para mahasiswa merasa iri dan tidak suka.

__ADS_1


Pasalnya para mahasiswa itu sangat mengenal siapa pria tampan itu,Karena Toni adalah seorang pengusaha muda sukses sekaligus model terkenal yang wajahnya sering menghiasi berbagai majalah dan media elektronik.


"Hay Aura,Hallo juga nona Olif,enggak kok aku juga baru saja tiba" sapa ramah Toni dengan seyum manisnya.


Olif hanya terseyum simpul sambil menunduk sekilas kearah Toni.


"Ada apa Kak,kok sampai repot repot datang kesini?" Tanya Aura yang juga merasa sedikit terkejut dengan kedatangan Toni.


"Kebetulan tadi aku ada kerjaan disekitar sini dan aku sekalian ingin mengajak kalian makan siang diluar,kalian mau kan?" Ajak Toni sambil sesekali melirik kearah Olif yang nasih nampak menunduk malu didekatnya.


"kalau aku okey aja Kak,Lif elo mau kan?" tanya Aura menatap Olif.


Olif nampak bingung dan itu dapat dipahami oleh Aura.Aura mengangguk memberi isyarat pada Olif untuk percaya dan tetap tenang.


"Iya Ra Aku mau" jawab Olif lirih,membuat Toni merasa lega.


Toni pun membukakan pintu mobil mewahnya untuk kedua gadis cantik itu.


Tak lupa Aura mengirim pesan pada Shin untuk memberitahukan bahwa ia akan makan siang bersama Toni dan Olif.


Sampailah mobil itu disebuah Restoran mewah bergaya jepang.


Mereka memasuki ruangan privet yang sudah dipesan Toni sebelumnya.


Aura sengaja menyuruh Olif duduk didekat Toni dan karena tak lama lagi Shin akan datang dan duduk disamping Aura.


Shin pun datang.


Shin menatap Toni dengan terseyum simpul seakan memberikan isyarat.Dan itu bisa dilihat Aura.


"Sayang maaf lama" Ujar Shin yang baru saja tiba lalu mencium kening Aura lembut.


Olif memerah melihat keromantisan keduanya.


Dan Toni hanya terseyum simpul.


Mereka pun memesan beberapa makanan khas Jepang.


"Tak kusangka kita bisa makan siang bersama seperti ini" ucap Shin.


"Hemm kau benar,ini momen langka" jawab Toni.


"Jadi bagaimana Nona Olif bisa ikut kita kan untuk acara ulang tahun Ryung" tanya Shin pada Olif.


Olif yang sedari tadi gugup langsung menoleh kearah Shin.Sementara Toni melihatnya lekat.Ekspresi gugup dan malu diwajah Olif terlihat lucu bagi Toni.


Olif mencoba tenang.


"Iya Pak Shin,Saya bisa ikut"jawab ragu Olif.


Shin terseyum lalu melihat kearah Aura.


" Ryung pasti senang kau bisa ikut nona.Dan pasti ada yang lebih senang lagi jika kau bisa ikut"ujar Shin ambigu membuat Toni menatapnya tajam.


Olif merasa bingung dengan ucapan pria dewasa itu."Maksud Pak Shin apa ya?"


Aura yang sudah tahu arti dari ucapan kekasihnya itu hanya terseyum simpul.


"Sudah sudah jangan ngobrol terus,ayo kita makan" Ujar Toni mengalihkan pembicaraan saat Para pelayan selesai meletakkan pesanan makanan mereka.


Shin merasa puas bisa menggoda temannya itu.


Mereka pun mulai menikmati makanan yang sudah tersaji lengkap dimeja.



Ini visual Toni yang ganteng ya....Klo.ada yang penasaran.maaf Gambarnya seadanya hehehe......

__ADS_1


__ADS_2