Terpesona Duda Keren

Terpesona Duda Keren
Membuatmu Bahagia


__ADS_3

Shin mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kesebuah restoran mewah.Pria itu memang berencana mengajak kekasihnya itu makan siang romantis.


Pria tampan itu hanya diam dengan wajah dinginnya selama diperjalanan dan Aura menyadari jika saat ini kekasihnya itu sedang kesal.


Tak lama mereka sampai disebuah restoran mewah yang sudah dipesan Shin.


",Ayo turun!" Ajak Shin saat ingin turun dari mobil.


Shin yang masih kesal berjalan lebih dulu diikuti Aura yang nampak bingung harus bagaimana menghadapi pria matang itu jika sedang marah.


Keduanya memasuki privet Room yang sudah dipesan dan duduk bersampingan.


"pesanlah!" Suruh Shin


"Terserah kau saja Bie,aku doyan apa saja!"


Shin lalu memesan beberapa makanan pada pelayan.


Shin terus saja diam sambil melihat kearah luar jendela yang memperlihatkan keramaian jalanan ibu kota.


Aura menghembuskan nafasnya pelan lalu menarik wajah Shin menghadap padanya.


Shin pun menatap Wajah Aura lekat yang sudah terseyum manis padanya.


"Bie tambah ganteng aja kalau marah gini!"


"Jangan merayuku Sayang!" ucap Shin datar.


Aura spontan meraba hidung dan bibir Shin dengan jarinya membuat hati Shin berdesir kuat."Aku serius Bie,kalau kau sedang kesal begini kau terlihat tampan berkali lipat"


"Ck ...jangan menggodaku Sayang,Atau kau akan menerima akibatnya!"ucap Shin yang masih menatap lekat Aura.


"Is is is...apa begini ya kalau seorang pria matang marah" ujar Aura sambil mengusap lembut pipi Shin.


",Cukup Sayang hentikan.Jangan merayuku!Aku tidak marah hanya saja aku merasa kesal melihatmu berdekatan dengan pria itu.Dan tadi apa dia bilang,aku terlalu tua untukmu dan tidak pantas untukmu.Berani nya dia berkata seperti itu.Aku akan tunjukkan kalau aku masih pantas untuk mu sayang."


Aura terseyum lembut lalu menggenggam erat tangan Shin.


"Sudah Bie lupakan ucapannya tadi.Bagiku kau masih terlihat muda.Dan aku tidak pernah mempermasalahkan usia dan statusmu Bie.Perlu kukatakan aku sangat nyaman dan bahagia bila bersamamu"


Shin bahagia mendengar ucapan kekasihnya itu.


"Benarkah?"ujar Shin memastikan bersamaan dengan dua pelayan yang masuk membawa pesanan makanan mereka.


"Iya Bie,,sudah ah jangan dibahas lagi.Kita makan ya.Buka mulutmu Bie!"ujar Aura lembut sambil menyuapkan sesendok makanan kemulut Shin.


Shin merasa sedikit lega tapi tetap saja hatinya masih merasa kesal.


Setelah selesai keduanya kembali kerumah dan Shin kembali kekantor.


Keesokan harinya Aura yang sudah terbangun sedang sibuk berada didapur.Sebenarnya semalam ia sedikit kesal karena Shin terlalu larut pulang dari kantor.Dan ia merasa Shin masih menyimpan kekesalan dengan kejadian kemarin.

__ADS_1


Pukul 7.Aura yang sudah selesai memasak naik keatas untuk membangunkan Ryung sekaligus untuk memandikan anak tampan itu karena mulai hari ini anak itu kembali masuk sekolah.


Tak lama Ryung yang sudah rapi turun bersama Aura.Mereka melihat Shin sudah rapi duduk dimeja makan dengan wajah lelahnya.


"Selamat pagi papa!"


Shin menoleh dan terseyum kearah dua orang yang disayanginya itu.


"Pagi Boy,Pagi Sayang"


"Kenapa pulang sangat larut Bie semalam?Apa kau masih kesal?"Tanya Aura yang sudah duduk disamping Shin.


"Tidak Sayang,Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan dan tidak bisa ditunda.maafkan aku ya!" jawab Shin.


"Iya,Ayo makan..." Ujar Aura lalu mengisi piring Shin dan Ryung dengan masakannya.


"Kau sudah mulai masuk Boy?"


"Iya Pa,Ryung udah sehat kok"


"Yasudah tapi tidak boleh capek capek dulu ya" ujar Shin sambil menguyah makanannya.


"Iya Pa."


"Kau masuk kuliah Sayang?" tanya Shin pada Aura.


"Hari ini jadwalku kosong Bie tapi ada banyak tugas dari dosen yang harus aku kerjakan"


Shin hanya mengangguk menanggapi perkataan Aura.


Siang hari Aura yang sedang mengerjakan tugasnya tiba tiba terpikirkan sebuah ide.


Ia lalu bergegas kedapur untuk memasak makan siang.Setelah selesai ia memasukkan makanan itu kedalam kotak bekal dan ia segera berganti baju serta berdandan.


Ia berencana menjemput Ryung pulang sekolah lalu pergi kekantor Shin ia ingin memberi kejutan pada kekasihnya itu.


Tampilan Aura terlihat sangat seksi dan menawan dengan dres ketat tanpa lengan sepanjang lutut berwarna orange gelap melekat ditubuhnya.Dengan rambut panjangnya yang ia gerai begitu saja semakin menamban pesonanya.


Sampai Bi Hana dan pak Budi merasa kagum dengan penampilan gadis muda itu.


"Pak Budy,Ayo antar kan saya menjemput Ryung disekolahnya lalu kita kekantor pak Shin!" ujar Aura saat keluar dari dapur membawa kotak bekal makanan yang sudah ia siapkan tadi.


"Baik Neng,Mari saya antar!" ujar Pak Budi driver pribadi Ryung.


"Aura pergi dulu ya Bi" pamit Aura pada Bi Hana.


"Iya Neng hati hati"


Pak Budi pun melajukan mobilnya menuju sekolah Ryung.


"Ini sekolah Ryung ya Pak,Bagus baget!" ucap Aura yang merasa kagum dengan bangunan sekolah Ryung yang terlihat mewah dan megah.

__ADS_1


Ini adalah pertama kalinya Aura pergi kesekolah Ryung.


"Iya Neng maklum sekolah Internasional Neng,Tuan muda kan bukan orang indonesia asli." jawab Pak budi tanpa menoleh kebelakang.


"Neng turun aja,,Bisa nunggu Tuan muda didalam kok"ujar Pak Budi lagi.


"Oh gitu ya pak,Yaudah saya masuk dulu kesana ya Pak!"


Aura pun turun dari mobil,lalu memasuki gerbang sekolah Ryung,ia lantas menuju ruang tunggu wali murid dengan langkah elegantnya.


Ternyata sudah banyak ibu ibu yang menunggu putra putri mereka diruangan itu.Semua mata tertuju pada Aura yang terlihat cantik,seksi dan menawan.


Perlahan Aura duduk bergabung dengan ibu ibu yang lain.


Aura terseyum kepada ibu ibu yang melihatnya.Mereka merasa heran dengan sosok wanita cantik yang baru pertama kali terlihat itu.


"Maaf mbak mau jemput siapa?kok saya baru lihat mbak cantik ini!" Tanya seorang ibu ibu disamping Aura.


Aura menoleh lalu terseyum simpul pada ibu ibu yang sudah sangat penasaran padanya.


"Saya mau menjemput Ryung Bu!" ucap Aura lembut.


Ibu ibu terkejut dengan jawaban Ryung.pasalnya selama ini Ryung terkenal dengan anak yang sangat tampan berwajah korea dan merupakan anak dari penyumbang terbesar diyayasan sekolah itu.


"Ryung....anak berwajah korea itu?tanya si ibu yang lainnya.


" Iya bu..."


"Mbak ini siapa nya Ryung ya?" tanya ibu yang lain lagi


"Saya ......"


Belum sempat menjawab,Aura melihat Ryung sudah berlari kearahnya dengan teriakan yang membuat ibu ibu itu merasa sangat terkejut.


"Mama cantik......." pekik Ryung sambil berlari kearah Aura.Aura lalu memeluk erat anak tampan berusia 5 tahun itu.


"Hay Tampan....sudah selesai kelasnya?"


"Sudah ma,,,Mama cantik banget....." ucap Ryung yang semakin membuat para ibu ibu tercekat.


"Jadi Mbak ini Mamanya Ryung?"


"Iya Tante,Dia Mama Cantik Ryung" jawab Ryung yang seakan menambah keterkejutan ibu ibu kepo itu.


"Saya masih calon istri Pak Shin ibu ibu" ujar Aura menjelaskan.


"Owww....Tapi Pak Shin beruntung banget dapat calon istri yang masih belia,cantik dan seksi gini...apalagi sayang sama anaknya!"Ujar seorang ibu yang diangguki oleh ibu ibu yang lain.


"Saya permisi dulu ya ibu ibu." pamit sopan Aura pada ibu ibu itu.


Aura lalu menggenggam dan menarik tangan Ryung menuju mobil.

__ADS_1


Keduanya berjalan bersama dengan seyuman yang merekah.


Aura tak pernah membayangkan dirinya bisa menjadi seorang ibu untuk Ryung.Dia hanya berharap bisa selalu bersama anak tampan itu.


__ADS_2