TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN

TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN
20. TERTANGKAP


__ADS_3

Maura me mejam kan mata nya namun ia tetap tidak bisa tidur. Padahal waktu sudah menunjuk kan pukul 12 malam. Maura ber jalan ke balkon kamar nya. Maura menghela napas. Cewek itu ingin ber jalan jalan sebentar.


Akhir nya Maura turun dengan pelan pelan agar tidak menimbul kan suara. Setelah me masti kan sekitar nya aman ia membuka pintu utama. Maura hanya memakai hoodie dan celana panjang. Cewek itu hanya ingin menikmati semilir angin di malam hari.


Maura ber jalan tanpa arah, cewek itu terus ber jalan sampai lelah agar nanti ia bisa ter tidur dengan nyenyak. Maura terkejut saat se seorang menyentuh bahu nya. Maura langsung mundur be berapa langkah.


"Eh tenang. Saya nggak mau ngapa ngapain kok."


Maura diam menatap pria di depan nya dengan selidik.


"Kenapa masih ber keliaran? ini sudah malam loh."


"Bukan urusan anda." ucap Maura ketus lalu ia ber jalan meninggal kan laki laki asing itu. Namun laki laki asing itu malah mengikuti nya.


"Kamu susah tidur? saya punya obat tidur di saku jaket saya." lalu cowok itu mengeluar kan sebuah botol kecil yang ber isi be berapa pil obat tidur. Ia menyerahkan nya kepada Maura.

__ADS_1


"Tidak terima kasih."


"Nggak usah bayar deh."


Maura menggeleng. Ia tidak kenal dengan laki laki asing itu. Namun laki laki asing itu terus me maksa nya. Maura akhir nya meng ambil nya dari laki laki asing itu. Setelah mengucap kan terima kasih Maura ber jalan meninggal kan laki laki itu.


Maura masuk ke supermarket. Cewek itu membeli air mineral. Ia sangat haus. Maura menatap botol kecil yang di berikan laki laki asing yang baru di temui nya. Maura menyimpan nya di kantong celana nya dan ia memutus kan untuk pulang.


Maura merebahkan diri nya di kasur. Cewek itu kelelahan karena ber jalan ter lalu lama. Maura mematikan lampu kamar nya dan langsung tidur. Maura bahkan bisa tidur nyenyak tanpa meminum obat tidur itu.


Keesokan pagi nya ia mendengar se seorang mengetuk pintu kamar nya dengan keras. Maura dengan mata yang masih mengantuk membuka pintu kamar nya dan melihat ada beberapa polisi. Maura membulatkan mata nya. Apa mau mereka?


Lalu mereka menggeledah seisi kamar Maura. Maura tidak tahu apa yang terjadi. Cewek itu diam saat polisi wanita itu meraba piyama nya dan celana nya. Polisi wanita itu mengambil botol kecil yang berisi obat tidur yang di beri kan laki laki asing kemarin malam.


"Itu obat tidur," ucap Maura namun polisi wanita itu memanggil teman teman nya. Dan Maura terkejut saat tangan nya di borgol. Brian muncul. Cowok itu menatap Maura dengan pandangan tak percaya. "kenapa saya diborgol?" tanya Maura namun tidak ada yang menjawab.

__ADS_1


Maura di giring paksa ke mobil polisi. Cewek itu bahkan tidak tahu apa salah nya. Ia duduk di belakang ber sama dua laki laki ber badan besar.


"Bisa kasih tau saya kesalahan saya apa?" tanya Maura. Lalu pria di samping nya tertawa.


"Jangan pura pura bodoh. Kamu masih sekolah tapi sudah memakai barang barang seperti itu."


"Maksud anda apa?!" Maura berteriak.


"Kamu memakai narkoba. Kamu sudah tertangkap basah dan kamu masih mau membantah?"


...****************...


TO BE CONTINUE


tunggu part selanjutnya saat author tidak sibuk ya

__ADS_1


__ADS_2