TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN

TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN
30. DI BULLY


__ADS_3

Maura merasa seluruh tubuh nya lemas. Jessica bahkan merasa Maura juga tidak percaya atas apa yang terjadi kepada nya. Namun Jessica juga lelah memendam semua nya. Lelah saat menjauhi Maura. Karena Jessica takut jika Maura tau. Maka dari itu Jessica memutuskan untuk menjauhi Maura demi kebaikan nya sendiri.


Maura bahkan tidak menyangka bahwa apa yang di pikirkan nya selama ini menjadi kenyataan.


Mereka berdua terdiam. Memilih untuk menenangkan diri. Lalu dua siswa masuk, Jessica memutuskan untuk mengajak Maura ke rooftop untuk menjelaskan semua nya.


Jessica tahu sebenar nya tidak boleh ada yang naik ke rooftop sekolah namun Jessica menganggap apa yang ia katakan sangat penting dan tidak ada boleh yang mendengarnya selain mereka berdua.


Jessica dan Maura bertatapan. Mereka tahu isi hati satu sama lain. Tanpa Jessica harus mengungkapkan pun Maura sudah mengetahui nya.


Dan Jessica mulai menceritakan semua nya dari awal.


"Jadi beberapa waktu lalu aku sama Geo mutusin buat minun di club sambil nungguin mobil aku yang dibenerin sama orang bengkel. Awal nya Geo nggak mau tapi aku tetep maksa. Dan karena ini pertama kali nya Geo minum dia nggak sekuat itu. Baru beberapa gelas dia udah mabuk. Dan kita berdua malah asik asik kan main Ra. Aku nawarin buat yang kalah bakalan minum. Dan kamu pasti bisa tebak siapa yang sering kalah kalau bukan Geo?"


Jessica tersenyum miris dan merutuki kebodohan nya sendiri.


"Kita bener bener mabuk hari itu. Kita abis dua botol. Bayangin Ra. Dua botol. Jujur aku sendiri nggak pernah ngabisin sebanyak itu meskipun aku peminum."


Jessica menghela napas panjang sedangkan Maura masih mencoba memahami semua nya.


"Karena Geo udah mabuk berat akhir nya aku mutusin buat nganterin dia pulang. Pas sampai di apartemen Geo, Geo nyuruh aku buat tinggal di apartemen nya karena kondisi aku juga lagi mabuk saat itu dan Geo khawatir aku kenapa kenapa."


Maura jadi teringat ia pernah sekali tidur di kamar Geo saat Haykal pertama kali muncul tanpa rasa bersalah di depan nya.


"Dan kita berdua tidur di ranjang yang sama. Dan kamu bisa bayangin apa yang terjadi selanjut nya. Cowok dan cewek yang mabuk tidur di ranjang yang sama. Aku masih ingat sedikit waktu itu Geo agak sedikit agresif, tapi aku cuma buka mata sebentar dan pemandangan itu rasa nya aku pengen buang jauh jauh."


Jessica menghapus air mata nya. Ia tidak mau terlihat lemah di mata Maura. Apalagi ini bukan sepenuh nya kesalahan Geo.


Jika saja Jessica tidak mengajak Geo untuk minum bersama pasti semua tidak akan terjadi.


"Awal nya aku bener bener khawatir gimana kalau aku beneran isi. Dan kekhawatiran aku jadi kenyataan Ra. Meskipun Geo sendiri udah bilang ribuan kali ke aku buat bertanggung jawab tapi aku tetep ngerasa takut. Gimana kalau orang lain tau?"

__ADS_1


"Kamu udah tes pakai testpack?"tanya Maura.


"Aku langsung ke dokter kandungan karena takut nggak percaya dan hasilnya positif."


Maura menarik Jessica ke pelukan nya. Maura tidak tahu jika sebenar nya Jessica sedang membutuhkan nya. Jessica pasti merasa tertekan selama ini. Apalagi dengan usia nya yang masih terbilang muda.


Jessica harus menyelesaikan satu tahun lagi untuk lulus. Dan seperti nya Jessica tidak bisa melanjutkan sekolah nya.


"Jess pasti ada jalan keluar nya," ucap Maura menenangkan.


"Kamu pikir aku nggak mau gugurin kandungan? Aku juga awal nya mikir gitu Ra tapi Geo. Geo malah marah."


"Maksud aku bukan gitu Jess. Geo benar kamu nggak boleh gugurin kandungan. Aku janji nggak akan kasih tau siapapun. Aku janji bakalan jauhin Geo. Karena Geo udah buruk di mata aku. Setelah ngelihat kamu kaya gini."


"Jangan benci Geo Ra. Ini bukan salah nya. Ini salah aku juga."


"Jess jangan belain dia lagi. Dia salah. Dan kalau sampai dia kabur dari tanggung jawab aku sendiri yang bakal mukul dia."


Maura mengusap usap punggung Jessica agar cewek itu tenang. Jessica bersyukur memiliki Maura. Saat ia jauh dari orang tua nya ada Maura yang masih peduli dengan nya.


Setelah puas menceritakan semua nya Jessica dan Maura kembali ke kelas. Pelajaran memang sudah dimulai namun Jessica dan Maura diperbolehkan masuk ke kelas.


Geo yang melihat Jessica dan Maura yang baru saja datang membuat nya panik.


"Kamu abis ngapain sama Maura?" tanya Geo saat Jessica duduk di samping nya.


"Geo kamu bisa diem? Kepalaku pusing banget."


"Kamu mau ke uks?" tanya Geo.


Jessica menggeleng. Meskipun cewek itu menggeleng namun Jessica malah menenggelamkan wajah nya dan memilih untuk tidur saat pelajaran di mulai. Untung saja pria yang duduk di depan Jessica tinggi sehingga bisa menutupi Jessica dan guru mereka tidak berkeliling.

__ADS_1


Maura hanya bisa menghela napas dari jauh melihat Jessica. Maura benar benar marah dengan Geo. Maura benar benar menyesal. Cewek itu bahkan sempat menyukai Geo tanpa tahu sifat Geo yang sebenar nya.


Untung saja Geo tidak berbuat seperti itu pada nya saat Geo menyuruh nya untuk tinggal semalaman di apartemen nya.


Maura tidak bisa membayangkan apa jadi nya jika ia merasakan rasa nya jadi Jessica. Semua impian nya akan hancur. Dan semua orang akan menjauhi nya. Namun seperti nya Maura juga harus menghawatirkan diri nya sendiri karena ia sekarang menjadi satu satu nya orang yang dibenci sebagian siswa SMA Samudra.


Karena ke salah pahaman. Bahkan Geo sendiri juga sudah mengatakan bahwa ia dan Maura hanya makan bersama di kantin namun seperti nya mereka lebih percaya dengan tulisan di foto itu.


Kata ****** terus bermunculan di otak Maura. Ia tidak pernah disebut seperti itu. Maura gadis sopan dan menjunjung tinggi bahasa. Cewek itu bahkan tidak pernah sekalipun mengajak cowok mengobrol jika tidak terlalu penting. Foto itu merusak nama nya dengan mudah nya. Dan Maura si gadis ****** sudah bertebaran di mana mana bahkan sampai ke sekolah lain.


Maura memang sudah terkenal sampai ke sekolah tetangga. Tanpa cewek itu ketahui karena paras nya yang sempurna dan kepintaran nya. Maura dijuluki sebagai tipe idaman di kalangan semua pria.


Saat istirahat Maura pun mendapat siraman air dari kakak kelas nya saat ia hendak ke perpustakaan untuk meminjam buku.


"Dasar gak punya malu! Masih aja punya nyali buat nunjukin diri. Nggak malu apa!"


Maura hanya bisa pasrah melihat seragam nya basah dan Geo yang kebetulan ingin pergi ke arah yang sama langsung menghampiri Maura dan menanyakan kondisi cewek itu.


"Ra lo gapapa?"


Melihat Geo membuat amarah Maura memuncak. Cewek itu memilih pergi dan mengabaikan Geo begitu saja.


Geo yang awal nya mengejar di tahan oleh Arkan. Cowok itu mengikuti Maura sejak tadi hanya memastikan Maura aman.


"Biar gue aja. Kalo lo deket deket sama Maura masalah nya malah makin panjang. Gara gara foto itu Maura jadi di bully seantero sekolah. Mending sekarang lo jauhi Maura. Lo juga udah sama Jessica kan? mungkin sekarang giliran gue buat deketin Maura."


...•••...


TO BE CONTINUE


Tunggu part selanjutnya saat author tidak sibuk ya

__ADS_1


__ADS_2