
Geo ber usaha meng hindar. Ia bahkan tidak tahu apa yang mem buat mereka seperti ingin mem bunuh nya. Geo tidak pernah men cari masalah dengan siapa pun.
Geo mem belok kan motor nya namun ia malah me nabrak mobil yang di parkir sembarang. Al hasil cowok itu jauh. Geo men dengar suara drum motor men dekat.
Cowok itu buru buru ber diri dan ber lari. Cowok itu ber sembunyi. Para geng motor yang me ngejar Geo ber pencar karena mereka kehilangan jejak.
Setelah me masti kan semua nya aman cowok itu meng hampiri motor nya dan ber usaha me nyala kan motor nya namun motor nya tidak bisa me nyala.
Cowok itu kesal dan me nendang motor nya lalu meng aduh sendiri.
"Jadi motor gak ber perasaan banget sih lo!"
Geo lalu ber jalan ke rumah sakit. Cowok itu melihat sebuah bus lewat dan Geo buru buru meng henti kan nya.
Geo menyugar rambut nya ke belakang. Cowok itu bingung. Bagaimana jika Maura benar benar ber sikeras untuk mencari Eric.
Geo sampai tidak sadar ia sudah sampai di depan rumah sakit. Geo buru buru turun.
Maura menoleh saat Geo masuk. Geo melihat Brian yang tidur dengan nyenyak. Geo dan Maura sama sama diam.
"Eric nggak di temuin. Gue nggak tahu harus nyari di mana lagi. Apa lagi tadi gue sempet di kejar sama geng motor lagi."
"Tapi anda baik baik saja?"
__ADS_1
"Iya kok. Gue baik. Thanks udah nanyain loh."
Pipi Maura me merah. Cewek itu buru buru me maling kan muka.
"Saya mau cari Eric."
"Jangan. Lo masih belum sembuh."
"Sampai kapan? Saya baik baik saja. Jangan ber lebihan."
"Ra gue tahu lo kuat tapi---"
"Pokok nya saya mau ikut cari."
"Saya tidak peduli. Sekarang anda harus bantu saya."
"Ra ini masih jam 2 kita cari agak siangan aja ya?"
"Nanti kak Brian tahu."
Geo ter diam.
"Nggak bakal tahu kok. Gue janji."
__ADS_1
"Baik."
"Oke." Geo ter senyum lega. Meski pun Maura masih ber sikeras untuk ikut namun Geo masih menuruti nya. "gue pulang ya?"
"Pulang? Lebih baik anda tidur di sini."
"Lo beneran izin kan gue tidur di sini?"
"Kenapa tidak? Ini selimut untuk anda."
"Nggak. Lo yang lebih butuh itu. Gue gak sakit."
"Saya tidak keberatan."
"Tapi Ra---"
"Pakai atau saya marah?"
"Iya deh."
Geo merebahkan tubuh nya di sofa. Di tambah selimut yang di beri kan Maura. Cowok itu men coba untuk me mejam kan mata. Namun ia tidak bisa tidur. Geo me lihat Maura yang masih ter jaga. Entah apa yang di pikir kan Maura. Geo jadi ingin mem baca pikiran Maura sekarang.
Maura juga menoleh ke arah Geo. Mereka ber dua seperti ter tangkap basah sedang mencuri pandang satu sama lain. Geo langsung menutup wajah nya dan ber pura pura tidur sedang kan Maura mem buang pandangan nya dan ikut memejam kan mata nya juga.
__ADS_1
Namun sampai 15 menit ber lalu mereka tidak juga ter lelap. Geo dan Maura meng hela napas. Geo mendudukkan badan nya. Cowok itu bangkit ingin mencari udara segar. Namun Maura juga ikut bangun.