TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN

TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN
37. HILANG KENDALI


__ADS_3

Di sinilah Maura sekarang. Di depan rumah megah milik Jessica. Sekitar puluhan penjaga, asisten rumah tangga memakai baju ber warna hitam.


Arkan menyenggol lengan Maura pelan meng ajak nya masuk namun kaki Maura terasa ter kunci. Cewek itu tidak bisa melangkahkan kaki nya sedikit pun.


Maura masih ter diam kaku di sana. Meski pun Arkan sudah mem bujuk namun Maura tetap tidak ber geming.


"Ra ayo masuk!"


Namun Maura malah melangkah mundur. Dan ber lari pergi, Arkan yang melihat itu langsung mengejar Maura meski pun bingung.


Maura ber lari sejauh mungkin dengan air mata yang menetes deras. Maura terus ber lari tidak peduli dengan Arkan yang mengejar nya dan memanggil nama nya.


Hujan mulai turun. Hal itu mem buat Arkan khawatir. Cowok itu ber usaha menggapai Maura namun Arkan mudah sekali lelah. Baru ber lari sebentar cowok itu sudah kelelahan.


"Ra jangan lari!"


Maura ber lari sekuat tenaga. Cewek itu bahkan tidak menyadari bahwa ia ber lari ke jalan raya tanpa memperhatikan ada mobil yang lewat atau tidak.

__ADS_1


Pikiran Maura seperti kosong. Ter dengar suara klakson mobil yang memekakkan telinga. Maura ter jatuh. Namun untung saja mobil itu ber henti tepat waktu.


Maura merasakan lutut nya sakit. Cewek itu menatap pengendara mobil yang turun. Maura tidak dapat melihat dengan jelas karena hujan.


Maura berusaha bangkit namun ia malah terjatuh lagi. Pria itu membungkuk dan menggendong tubuh Maura. Maura hendak memberontak namun ia langsung diam saat melihat wajah Haykal dengan jelas.


Haykal meletakan Maura di samping kemudi. Cowok itu memutar lalu menutup mobil.


Meskipun hanya diam Maura bisa merasakan tatapan cowok itu yang mengintimidasi.


Melihat Haykal diam membuat Maura merasa semua kesedihan nya per lahan meng hilang di gantikan dengan rasa penasaran nya.


Haykal memberikan kain panjang kepada Maura.


"Pakai buat nutupin mata," ucap Haykal tegas.


Maura tidak memiliki pilihan selain menuruti nya. Maura tidak bisa melihat apa apa. Cewek itu benar benar menutup mata nya sesuai permintaan Haykal.

__ADS_1


Haykal memberhentikan mobil nya saat ia sampai di tempat persembunyian nya selama ini. Haykal menarik tangan Maura. Cowok itu benar benar tidak membiarkan Maura tahu tempat ini.


Setelah sampai di dalam Haykal melepaskan kain yang menutup mata Maura. Setelah itu Haykal mendorong Maura, membuat Maura jatuh. Angga yang melihat itu langsung protes.


"Adek lo udah gila! Dia udah nabrak in mobil gue. Hampir bikin gue mati."


Angga yang melihat itu langsung ter diam dan menatap Maura meminta penjelasan. Maura hanya bisa menangis.


"Tapi saya menyelamatkan anda." Maura membela diri.


"Iya itu karena Angga. Kamu pikir aku bodoh?"


Maura ter diam lagi. Haykal menendang drum bekas dengan kesal. Lalu menghancurkan barang barang sekali pukul membuat tangan nya ber darah. Maura yang melihat itu langsung ngeri.


Haykal menggila Maura tidak tahu jika Haykal adalah petarung tangguh. Lebih handal dari pada Angga.


Darah menetes dari tangan kiri dan kanan Haykal namun Haykal tidak sedikitpun merasa sakit. Cowok itu mengabaikan tangan nya yang semakin lama semakin ber lumuran darah.

__ADS_1


__ADS_2