TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN

TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN
29. BERHARAP?


__ADS_3

Nyata nya Maura malah me matung saat ia sampai di rumah Vanya. Rumah yang sudah ia tinggali beberapa hari terakhir.


Sejak ia tinggal di sini Maura yang awal nya ber pikiran akan hidup dengan tenang malah ter tampar oleh kenyataan.


Maura tidak bisa me ngeluh. Tidak bisa ber cerita kepada orang lain. Karena Maura tidak mau orang lain jadi susah karena nya. Memang nya siapa sih yang mau ber teman dengan Maura?


Bahkan Jessica pun sekarang sudah ada Geo. Maura memang tidak memiliki teman dan Maura tau rasa nya menyimpan semua nya sendirian.


Hidup tanpa orang tua mengajar kan Maura bahwa ia harus mandiri. Ia tidak boleh ber gantung dengan orang lain. Maura juga harus bisa menjaga diri nya sendiri. Saat Maura tinggal ber sama Brian Maura tidak pernah kekurangan Brian selalu mencukupi semua kebutuhan nya dan menuruti apa pun yang Maura mau.


Namun sekarang men dapat jatah tidur yang maksimal pun tidak bisa. Dan Maura ber akhir dengan mata meng hitam seperti panda meski pun ke cantik kan nya tidak ber kurang.


"Maura?"

__ADS_1


Maura ter kejut saat se seorang me manggil nya. Maura mem balik kan badan nya dan me lihat Geo.


Maura tidak mengerti mengapa Geo ber ada di hadapan nya saat ini. Geo turun dari motor dan meng hampiri Maura.


"Loh bukan nya rumah lo bukan di sini ya?"


"Anda kenapa ke sini?"


Maura tidak tahu apakah ia harus senang atau takut karena di ikuti Geo sampai ke rumah.


Geo yang menyadari raut wajah Maura langsung ter tawa kecil.


"Yaudah kalo gitu gue balik, gue cuma gak mau lo kenapa kenapa dan pas liat lo baik baik aja tiba tiba aja gue lebih tenang."

__ADS_1


Geo ter senyum. Maura yang melihat itu langsung me maling kan wajah nya. Saat Geo hendak naik ke motor nya Maura malah me nahan tangan Geo.


"Tidak mau mampir sebentar?" tanya Maura. Ber harap Geo meng iya kan namun sayang nya Geo sudah ada janji dengan se seorang.


Maura kecewa. Namun cewek itu tidak bisa ber buat apa apa. Maura me lambai kan tangan nya saat motor Geo pergi.


Itu tanda nya Geo masih peduli kan dengan nya, bukti nya cowok itu sampai repot repot meng ikuti Maura sampai ke rumah hanya untuk me masti kan cewek itu aman. Apakah Maura boleh ber harap. Ber harap Geo untuk kembali?


...***...


Setiap hari Maura memang sering sekali di bicara kan. Mulai dari ada yang meng gunjing cewek itu hingga sampai berani meng ejek Maura hanya karena mereka ter saingi oleh ke cantik kan Maura. Sebenar nya itu bukan salah Maura. Maura tidak me minta di lahir kan cantik seperti ini. Setiap orang punya kelebihan dan kelemahan masing masing. Jadi Maura ber harap siapa pun untuk percaya diri dengan diri masing masing.


Maura tidak sempurna. Cantik hanya poin plus dari Maura namun itu tidak seberapa penting. Lebih baik nya lagi kita cemburu dengan kepintaran orang lain dan ber niat untuk bekerja keras agar bisa mengalah kan orang itu dari pada harus meng gunjing nya padahal ia tidak salah apa apa.

__ADS_1


__ADS_2