TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN

TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN
32. SALAH BESAR


__ADS_3

Pemakaman Vanya hanya di datangi oleh Maura, Eric dan Brian. Sedangkan Johnny tiba tiba meng hilang begitu saja.


Dan Brian memutuskan untuk meng adopsi Eric dan merawat Eric dengan baik.


Eric anak yang sangat baik. Cowok itu bahkan menangis saat Vanya di makam kan meskipun Eric kerap kali di sakiti oleh Vanya.


Maura dan Brian juga berusaha memaaf kan kesalahan Vanya. Brian ber usaha melupakan kekesalan nya.


"Sekarang pulang yuk!" Brian menyentuh pundak Eric dan Maura. Mereka ber tiga ber jalan ke mobil.


"Kak Eric mau ngomong sesuatu," Ucap Eric kepada Maura.


"Kak aku sama Eric mau duduk di belakang."


"Kakak jadi supir dong?"


Maura hanya ter tawa kecil. Maura ingin tau apa yang akan di katakan Arkan. Arkan dan Maura duduk di kursi belakang.

__ADS_1


Arkan menghela napas panjang. Perasaan nya agak tenang sekarang.


"Eric mau ceritain kejadian tadi. Jadi cowok pakai masker dan memegang pisau masuk ke rumah. Waktu itu mama lagi santai di sofa dan Eric lagi ganti seragam. Eric denger ada suara cowok di ruang keluarga. Kata nya dia cari kakak. Pas mama bilang kak Maura nggak ada cowok itu malah marah dan nodong mama pisau. Mama terus bilang Maura nggak ada disini. Cuma mau selamatkan kakak. Dan cowok itu nusuk perut mama gitu aja."


"Serius tante Vanya bilang gitu?" bisik Maura.


"Iya. Dan aku cuma bisa ngintip lewat celah pintu dan gak berani buat tolongin mama. Aku pengecut banget ya kak."


"Nggak. Ini bukan salah kamu. Kalau kamu mau menyelamat kan tante Vanya kamu juga bakalan ikut ditusuk. Jadi apa yang kamu lakuin itu benar."


"Tapi kamu bener nggak bisa lihat siapa orang itu?" tanya Maura.


"Eric nggak tahu tapi Eric ngerasa dia orang yang sama, sama orang yang bawa kabur kakak pas di restoran."


"Haykal? Kakak pikir dia udah mati."


Eric yang men dengar kata kata pedas dari mulut Maura ter kejut. Cowok itu mengenal Maura sebagai wanita kalem yang baik. Dan bisa menjadi sarkastik di waktu yang sama. Maura benar benar tidak habis pikir bila itu benar benar Haykal. Maura benar benar ingin meng habisi Haykal dengan tangan nya.

__ADS_1


Cowok itu benar benar gila. Maura benar benar akan meng hajar Haykal bila ia ber temu cowok itu. Namun Maura sama sekali tidak tahu di mana keberadaan Haykal. Cowok itu bisa muncul di saat saat tidak ter duga.


Setelah meng hilang lama cowok itu akan muncul kembali tanpa alasan yang jelas. Lalu meng hilang lagi. Begitu seterus nya sampai Maura meng anggap Haykal sudah mati. Maura me milih merebah kan diri nya di kasur. Maura ingin mengenyah kan seluruh pikiran buruk nya dari kepala nya.


Toktoktok


Maura me noleh. Saat cewek itu bangkit Maura me lihat se orang pria me makai masker meloncat ke kamar nya lewat jendela dan langsung mem bekap nya dan per lahan semua nya gelap.


...***...


Maura mem buka mata nya dengan per lahan. Maura menatap sekeliling nya dan pandangan nya jatuh kepada seorang cowok yang diikat. Maura mengerjap ngerjap mencoba melihat cowok itu dengan jelas.


...****************...


TO BE CONTINUE


tunggu part selanjutnya saat author tidak sibuk ya

__ADS_1


__ADS_2