TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN

TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN
50. MEMULAI DARI AWAL


__ADS_3

Hari ini Geo dan Maura berdiri di depan sekolah baru mereka. Geo yang memilihnya. Dan Maura jatuh cinta saat melihat sekolah itu. Geo mengulurkan tangannya dengan senang hati Maura menggandengnya.


Mereka berdua berjalan ke ruang kepala sekolah bersama. Dan Maura dan Geo langsung menjadi pusat perhatian. Murid laki laki menatap Maura tanpa kedip sedangkan murid perempuan berbisik saat melihat Geo. Mereka berdua benar benar pasangan yang cocok.


Mereka berdua bertemu kepala sekolah mereka. Kepala sekolah mereka sangat ramah dan memiliki selera humor yang tinggi. Maura dan Geo cukup nyaman berbincang dengannya untuk pertama kalinya.


Tetapi sayangnya mereka tidak ditempatkan di kelas yang sama. Namun kabar baiknya kelas mereka bersebelahan. Kepala sekolah mengantar Geo dan Maura menuju kelas mereka.


Dan sampai dimana mereka harus berpisah. Geo melambai ke Maura. Maura tersenyum dan masuk kelas terlebih dahulu. Teman teman sekelas Maura yang baru menatap Maura dengan kagum. Bahkan murid murid pria bersiul.


"Kali ini kita kedatangan murid baru yang cantik dari SMA Samudra. Bapak berharap kalian bisa membantu Maura untuk beradaptasi dengan sekolah ini. Perlakukan dia dengan baik."


"Baik pak."


"Maura perkenalkan diri supaya temen temen kamu nggak bisik bisik nanya satu sama lain siapa nama kamu."


Maura tertawa kecil.


"Saya Maura salam kenal."

__ADS_1


Teman teman sekelas Maura berebut berkenalan dengan Maura. Maura hanya tersenyum menanggapi. Ia sama seperti Geo saat Geo pindah ke SMA Samudra. Sekarang Maura merasakannya. Apalagi Geo pindah dua kali.


Maura duduk di kursi belakang karena hanya itu yang tersisa. Ia duduk dengan wanita berambut pendek. Teman bangkunya itu menyapanya dengan hangat. Begitu pula dengan teman teman laki lakinya yang duduk di belakangnya.


Guru Maura datang dan seisi kelas langsung diam. Maura ikut diam dan menatap gurunya yang baru datang itu. Maura pikir gurunya yang baru datang itu pasti guru yang ditakuti murid murid di kelas. Namun ternyata dugaan Maura salah.


"Kenapa kok pada diem?" tanya guru Maura.


Lalu seisi kelas tertawa. Maura ikut tertawa.


"Eh itu siapa kok cantik banget. Bapak kok nggak pernah lihat ya?"


"Iya saya bosen liat wajah kalian yang nggak ada bagusnya. Eh pas lihat yang cantik gitu langsung seger saya."


"Ingat umur, ingat istri dan anak pak!"


Maura terkekeh.


"Jadi ini murid baru yang terkenal itu ya?"

__ADS_1


Maura menatap gurunya dengan bingung karena ia tidak mengerti.


"Terkenal? terkenal kenapa pak?"


"Loh kalian nggak tahu? tadi pas dia datang banyak anak anak sama guru guru ngomongin mereka. Katanya mereka kaget pas Maura datang. Maura itu terkenal loh di sekolah lamanya, di SMA Samudra. Katanya penggemarnya sampai dari sekolah lain. Bapak contohnya. Hehe."


"Yah bapak!"


Maura malu saat mendengar ucapan gurunya itu. Maura jadi ingin menghilang dari bumi.


"Tapi bapak mau tanya sama kamu Maura, cowok yang sama kamu itu siapa ya? dia murid baru juga kan?"


Seisi kelas menatap Maura. Mereka tentu penasaran mengapa guru guru mereka mengatakan bahwa ada laki laki yang bersama Maura. Mereka tidak ingin kehilangan kesempatan untuk menjadi pacar Maura karena mereka sangat beruntung bisa sekelas dengan Maura.


...****************...


TO BE CONTINUE


tunggu part selanjutnya saat author tidak sibuk ya

__ADS_1


__ADS_2