
"Dia itu siapa sih kak?" tanya Eric. Akhir nya mereka sampai dan pegawai restoran sempat menanya kan kondisi Maura. Mereka mengata kan bahwa Maura akan aman di sana. Jika Haykal datang lagi mereka akan melapor ke polisi. Maura sedikit lega mengetahui hal itu.
"Dia itu orang gila," jawab Maura.
"Gila?"
"Iya baru keluar dari rumah sakit jiwa," ketus Maura.
"Beneran kak?"
"Iya anggap aja gitu deh."
Eric meng angguk angguk. Cowok itu juga mengata kan akan men jaga Maura hal itu mem buat Maura ter senyum dan meng acak acak rambut Eric.
Mereka ber usaha melupa kan kejadian tadi. Dan saat Haykal kembali ke restoran pemilik restoran meng usir nya dan me lapor kan akan meng adu kan Haykal ke polisi jika kembali lagi dan Haykal dengan ter paksa meninggal kan restoran itu dengan kesal sekaligus marah.
Maura melayani beberapa pelanggan dengan baik. Maura bahkan sampai di puji puji. Cewek itu tentu merasa senang. Hari pertama kerja nya ber jalan dengan lancar meski pun mendapat sedikit gangguan dari Haykal.
"Eh kak tadi aku juga nge lihat kak Geo sama kak Jessica di depan toko per hiasan waktu mau me nyelamat kan kakak loh."
__ADS_1
Maura meng henti kan aktifitas nya mem bersih kan meja dan me natap Eric.
"Iya aku lihat mereka turun dari mobil mau ke toko per hiasan itu."
"Oh."
"Cuma oh?"
"Ya kakak harus gimana lagi."
"Emang kakak nggak curiga ya mereka ke toko per hiasan berdua?"
"Kak?"
Maura bahkan sampai tidak me nyadari Eric me manggil nya.
"Kak?"
Setelah dua kali me manggil Maura dan Maura tidak men dengar nya mem buat Eric me nepuk pundak Maura, mem buat Maura ter kejut.
__ADS_1
"Eh?"
"Kakak mikirin apa sih?"
"Enggak kok! kakak nggak mikirin apa apa kok,"jawab Maura bohong. Cewek itu lalu me mutus kan untuk ke toilet. Hanya se kedar me nenang kan diri. Ia takut apa yang ia takut kan selama ini men jadi kenyataan.
Maura me milih untuk mem buang pikiran buruk itu jauh jauh. Ia tidak boleh ber pikiran yang tidak tidak kepada sahabat nya sendiri.
...***...
Setelah ber kerja di restoran Maura dan Eric ber alih ke clubhouse. Maura ber usaha menikmati pekerjaan nya. Ternyata tidak se mudah itu mencari uang. Maura merasa kan sendiri bagaimana rasa nya bekerja. Dan rasa nya me lelah kan. Maura tidak bisa mem bayang kan bagaimana rasa nya jadi Eric. Cowok itu bahkan sudah me laku kan semua kegiatan ini sejak dulu.
Bahkan Maura bisa tidur saat waktu menunju kan pukul 12 malam. Cewek itu baru saja mengerja kan pekerjaan rumah nya.
Maura benar benar lelah. Namun pikiran nya me ngarah lagi ke hubungan yang ter jalin antara Jessica dan Geo. Maura akan menanya kan semua nya kepada Jessica.
Maura me narik selimut nya dan me mati kan lampu kamar nya dan ber siap tidur.
Toktoktok
__ADS_1
Maura membuka mata nya saat jendela kamar nya di ketuk oleh seseorang. Maura menyalakan lampu kamar nya dan meng intip lewat jendela namun tidak ada siapa siapa.