TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN

TERTIDUR DEMI BIGTRES WEFARYN
44. KEBENARAN


__ADS_3

"Jessica?"


"Lo emang ****** Ra. lu gak tau di untung ya ya Ra"


Geo dan Maura ter kejut bukan main saat me lihat Jessica ber diri di hadapan mereka. Ter utama Maura. Cewek itu bahkan mencoba bangkit dari kursi roda untuk me masti kan bahwa wanita yang me nodong kan pistol di depan nya ini benar benar Jessica. Sahabat nya yang sudah tiada.


Jessica me natap Geo dan Maura dengan marah. Amarah nya me muncak seperti bisa meledak kapan saja.


Jessica hanya me nekan pelatuk nya saja dan mereka akan mati namun Jessica masih me nunggu.


"Jess ini beneran lo kan jes?" tanya Geo sambil men dekat namun Jessica ber teriak me nyuruh Geo untuk tetap di tempat. Geo meng angkat tangan nya. "Jess turunin pistol lo pliss!"


"Gue gak peduli! Gue langsung tembak aja si ****** ini."


"Eh jangan jangan!" Geo langsung men dekati Maura. "Jess gue gak tau apa yang bikin lo kaya gini tapi lo udah bohongin semua orang dengan pura pura meninggal. Dan gue bener bener nggak kenal sama orang di depan gue."

__ADS_1


"Ini semua gara gara Maura. Gue me laku kan ini karena Maura. Coba aja lo jauhi Geo semua pasti gak bakal kaya gini. Lo ngerti gak sih gue ber usaha mati matian dapetin Geo tapi selalu lo yang jadi juara nya."


"Jess---"


"Stop gue belum selesai bicara!"


Maura ter kejut karena Jessica mem bentak nya.


"Gue udah bayar siswa sekolah lain buat culik lo, gue udah meng hasut orang orang buat nge bully lo. Dan--"


"Arkan?"


"Iya gue dan Arkan ber se kongkol. Asal kalian tahu yang foto dan nyebarin foto kalian di mading itu Arkan. Dan ide dengan gue pura pura mati itu ide bodoh nya Arkan!"


"Jess lo gak boleh bongkar rahasia gue!" ucap Arkan.

__ADS_1


"Percuma semua udah ber akhir. Setelah gue mati pun Maura masih ke gatelan sama Geo. Dia bukan nya men jauh malah dengan bebas deketin Geo."


Arkan meng acak acak rambut nya frustasi karena semua rencana yang di bangun nya gagal dalam se kejap.


Geo dan Maura tentu tidak per caya dengan fakta itu. Mereka ber dua me matung sambil men cerna semua nya.


"Arkan saya benar benar tidak percaya."


"Maaf gue bener bener nggak tahu harus ngapain lagi. Gue buntu. Gue gak ada pilihan lain selain nerima tawaran Jessica. Selain itu Jessica juga ngasih gue uang. Dan bantuin gue buat dapetin lo dari Haykal."


"Haykal? Lo kenal dia?" Geo maju se langkah namun lagi lagi Jessica meng arah kan pistol nya ke Geo.


"Haykal kakak gue. Dan yang selama ini yang ngurusin kakak Maura itu gue. Gue yang kasih Angga makan. Gue nurutin semua kemauan Haykal karena gue gak berani buat nentang dia. Dan Jessica nawarin bantuan ke gue. Kalo lo ada di posisi gue lo nggak akan nolak kan Ge?"


"Lo salah Ar. Lo nggak pikirin konsekuensi nya. Lo bisa bisa bahaya kan Maura. Lo lupa Maura pernah hampir di paksa minum pembersih lantai? lo gila Ar."

__ADS_1


__ADS_2