
"Halo kak Eric nginep di apartemen nya kak Geo ya?"
"Kamu beneran mau nginep di apartemen Geo?"
Eric menatap Geo sebentar lalu meng angguk meski pun Brian tidak bisa melihat nya meng angguk saat ini.
"Yaudah kalo gitu, kalo ada apa apa jangan lupa kabarin kakak."
"Oke."
Eric mematikan sambungan telefon. Mereka ber dua sedang membersihkan luka masing masing. Mereka memang sial hari ini. Bukan nya mendapat Haykal mereka malah babak belur.
Geo memang jauh lebih parah dari Eric namun seperti nya cowok itu sudah ter biasa dengan kondisi nya. Geo seorang petarung jadi cowok itu tidak ter lihat kesakitan ber beda dengan Eric yang hanya kena pukul di hidung nya namun sering merintih sendirian membuat Geo agak risih.
"Lo tuh cowok apa bukan sih?" tanya Geo. Namun Eric tidak mem balas ia tahu Geo sebenar nya mengejek nya. Eric lalu ber jalan ke ranjang Geo. "eitss mau kemana lu?"
"Ya tidur lah."
__ADS_1
Geo buru buru menarik baju Eric sampai cowok itu ter jungkal dari ranjang.
"Enak aja! Tidur di lantai!"
"Loh katanya anggap rumah sendiri?"
"Ya nggak gitu juga. Gue nggak mau ya tidur ber dua sama lo di kira gue homo??"
"Hah?"
"Udah sono tidur di sofa!"
Eric akhir nya ber jalan ke sofa dan mem baring kan tubuh nya di sana. Cowok itu tidak nyaman karena kaki nya lebih panjang dari sofa.
Geo sudah menarik selimut nya sampai menutupi wajah nya dan langsung memejam kan mata nya.
Eric mengintip, Geo seperti nya sudah tidur. Eric berdeham. Cowok itu meng ubah posisi sampai benar benar nyaman.
__ADS_1
"Nggak bisa tidur," ucap Eric kepada diri nya sendiri. Cowok itu lalu bangun dan meng garuk rambut nya yang gatal.
Eric ber jalan ke luar apartemen mencari udara segar. Ia belum bisa tidur. Saat Eric ber jalan sambil menghirup dingin nya malam cowok itu ter kejut saat seseorang membekam mulut nya dan lalu semua nya gelap.
...***...
Geo ter bangun dari tidur nya pukul 2 pagi. Cowok itu ber mimpi buruk. Ia ber mimpi Maura di bunuh. Cowok itu mengelap keringat di wajah nya.
Geo benar benar takut dengan mimpi buruk nya itu. Ia takut bila itu benar benar kenyataan.
Geo turun dari ranjang nya. Saat Geo hendak meng ambil minum Geo tidak melihat Eric di sofa.
Geo mengucek mata nya dan menyalakan lampu. Dan yang benar saja hanya telefon cowok itu yang ter geletak di meja depan sofa.
"Ric? Eric?" panggil Geo namun tidak ada sahutan. "Ric lo dimana?" Geo mem buka pintu kamar mandi dan tidak menemukan Eric di sana. Cowok itu mencari ke sekeliling ruangan. Namun Eric tidak ditemukan. Cowok itu mulai panik.
Geo mengambil jaket dan keluar dari apartemen. Siapa tahu Eric sedang mencari makanan di luar atau sedang mencari angin saja.
__ADS_1
Geo menengok ke kanan dan ke kiri. Jalanan sangat sepi. Geo berlari kecil. Ia masuk ke supermarket namun Eric tidak ada di sana.
Geo sudah mencari Eric di sekitar tempat tinggalnya. Tidak mungkin kan jika Eric pulang? Ponselnya saja masih di apartemen Geo. Lagi pula mereka berdua berencana ingin mencari Haykal lagi. Jadi cowok itu tidak mungkin menghilang begitu saja.