
Brian me lipat tangan di dada saat me lihat Geo meng antar Maura pulang ke rumah nya .
"Telat 10 menit," ucap Brian.
"Maaf kak." Geo cengenges an.
"Ga papa ya udah kalian ber dua ayo masuk makanan udah siap."
"Loh Geo di ajak makan malam juga?" tanya Maura.
"Iya sekali kali."
Geo ter senyum. Mereka ber tiga lalu masuk. Memang benar banyak makan an di ruang makan. Geo dan Maura yang lapar langsung me nyantap makan nan sedang kan Brian sedang meng angkat telfon entah dari siapa namun Maura me lihat kakak nya itu ter senyum senyum sendiri.
Maura me nyenggol lengan Geo mem buat Geo ter sedak. Maura me minta maaf. Cewek itu lalu me nunjuk di mana Brian ber ada.
"Kenapa Ra ganggu aja lagi makan dah?"
"Kak Brian telfon sama siapa kok senyum senyum sendiri ya jadi penasaran aku?"
"Ya sama pacar nya lah emang mau sama siapa lagi."
"Kak Brian itu nggak punya pacar ge."
"Masa ganteng ganteng gitu nggak punya pacar sih kok aku gak percaya ya?"
__ADS_1
"Enggak Geo."
"Mau taruhan?"
"Boleh."
"Oke kalau kak Brian telfon sama pacar nya ber arti aku yang menang dan kalau aku menang kita harus pake sweater sama an ke sekolah dan kalau aku kalah kamu boleh hukum aku semau kamu."
Maura me lotot.
"Ih enggak! apaan sih. Mana ada taruh an kalau menang kaya gitu?"
"Ya ter serah aku dong. Kamu udah punya feeling bakal kalah ya?" tanya Geo.
"Oke siapa takut." Geo ter senyum licik.
Setelah per debat an sengit itu Brian kembali ke meja makan. Namun Ia malah sakit perut al hasil ia pergi ke kamar mandi. Geo dan Maura yang me lihat itu langsung meng ambil ponsel Brian yang di tinggal di meja makan. Maura mem buka ponsel Brian dan me lihat panggilan terakhir.
"Cali?"
"Kak Calista bukan?" Geo ber tanya.
"Nggak mungkin deh kayak nya."
"Coba lihat pesan nya."
__ADS_1
Maura mem buka pesan sms di ponsel Brian. Dan ter nyata memang benar Brian sedang men jalin hubungan dengan Calista meski pun mereka baru saja ber kenal an kemarin. Maura benar benar ter kejut karena ia tidak pernah me lihat Brian posesif kepada wanita. Dan Calista benar benar definisi perempuan yang hampir sempurna.
Calista, baik, pengertian, sabar, dan dewasa. Pantas saja Brian me nyukai nya. Geo dan Maura cekikik kan mem baca pesan Brian dan Calista. Brian yang kembali langsung menyahut ponsel nya.
"Kalian ya nggak sopan banget."
"Ya abis nya kakak pacaran sama kak Cali nggak bilang bilang."
Brian men dengus.
"Kalian nggak boleh tahu."
"Emang kenapa kalau tahu?" tanya Maura.
"Takut kita ejek kali." Geo ter kikik. Maura langsung ter tawa.
"Udah udah buruan habisin makanan kalian."
"Ya marah."
"Jangan marah dong kak. Kita kan cuma ber canda." Maura ter senyum manis.
"Yaya jangan bilang siapa siapa oke, kalok kalian bilang nantik kakak hukum."
"Oke rahasia aman kok di tangan kita iya kan Geo?" Geo meng angkat jempol dan ter senyum ke arah brian .
__ADS_1