Tetangga Ku IdolaKu

Tetangga Ku IdolaKu
Bab 13 # Bersama Kak Reno......


__ADS_3

Bibi langsung menghampiri Hanum saat melihat Hanum menuju meja makan, Hanum mengerutkan keningnya melihat Bibi tergesa gesa menghampirinya.


''Syukurlah Non Hanum baik baik saja, Bibi kira pingsan loh soalnya gak bangun bangun. ''


ucap Bibi dan membuat Hanum tersenyum.


''Bibi ini aneh aneh saja, lagian semalam aku cape banget Bibi dan sangat lelah, sekarang kan minggu jadi aku tidur nya panjang. ''


jawab Hanum sambil meminum air mineral yang ada di atas meja makan.


''Mau di buatkan makanan sekarang Non?? Biar Bibi masakkan. ''


ucap Bibi dan Hanum terdiam sebentar terus menatap jam sudah jam sepuluh tiga puluh siang.


''Kayanya mie ayam enak deh Bii. ''


jawab Hanum dan Bibi langsung terdiam.


''Mau Bibi buatkan Mie ayam nya Non?? Gak lama sebentar ko. ''


tanya Bibi dan Hanum menggelengkan kepalanya.


''Jangan buat tapi aku mau beli di ruko pas sebelum masuk gerbang komplek, kayanya udah buka jam segini deh. ''


''Yaaudah kalau mau beli, mau Bibi yang belikan?? ''


''Ishh....Bibi mau jalan kaki ke depan emangnya?? Kan jauh loh. Biar aku beli sendiri saja pakai motor kesananya, Bibi mau gak?? Nanti aku belikan. ''


''Boleh Non, Bibi mau kalau di belikan. ''


''Oke sip tunggu yaa aku beli dulu Bii....''


Hanum langsung menuju tempat motornya terparkir lewat dapur dan langsung mengeluarkan motornya, setelah motor siap Hanum langsung mengemudikan motornya.


Namun saat akan menuju gerbang utama motornya di berhentikan oleh Reno, karena Reno khawatir saat melihat pakain yang di pakai Hanum siang ini.


''Ishhh.....kakak mau bunuh diri yaa?? Jangan nabrakin ke motor aku dong. ''


protes Hanum saat Reno berhenti di depan motornya.


''Kamu mau kemana siang siang dasteran?? ''


tanya Reno yang fokus menanyakan pakaian Hanum.


''Kakak mau tau ajah, awas ihh aku mau lewat. ''


usir Hanum namun Reno menggelengkan kepalanya dan membuat Hanum kesal.


''Kamu mau kemana?? Jawab dulu pertanyaan Kakak nya. ''


tanya Reno kembali karena Hanum tidak menjawab pertanyaannya.


''Mau beli Mie ayam ke ruko depan, puas. ''

__ADS_1


kesal Hanum menjawab pertanyaan Reno dan membuat Reno menggelengkan kepalanya.


''Yasudah Kakak antarkan, mundur kamu duduknya biar kakak yang bawa motornya. ''


Ucap Reno yang tiba tiba memegang kemudi motornya Hanum dan membuat Hanum menghela nafasnya.


Hanum langsung mundur karena Reno langsung duduk di depannya tanpa mendengarkan setuju atau tidak Hanum di antarkan olehnya.


''Kak Reno sangat menyebalkan. ''


kesal Hanum dan Reno hanya tertawa mendengarnya.


''Biarkan dari pada kamu dasteran pakai motor mau beli mie ayam dan itu sangat gak baik Hanum. ''


ucap Reno dan Hanum hanya mendelik.


Tiba di depan ruko mie ayam, Hanum langsung turun dari motor dan memesan Mie Ayam nya, Reno mengekori Hanum dari belakang.


''Kakak mau Mie Ayam gak?? ''


tany Hanum dan Reno mengangguk.


''Mas pesan mie ayam nya tiga kuahnya di pisah, pakai bakso sama ceker juga pangsit kering, bumbunya juga pisah sambalnya di banyakin. ''


ucap Hanum memesan mie ayamnya dan pedagang bakso nya langsung menyiapkannya.


''Kamu gak malu dasteran keluar rumah pakai motor dan beli mie ayam lagi. ''


Ucap Reno dan Hanum menggelengkan kepalanya.


jawab Hanum dan Reno hanya mendelik mendengar jawaban Hanum.


''Kakak juga kenapa pakaian nya aneh begini, pakai jaket, sepatu dan celana pendek lagi. ''


ucap Hanum kembali saat menyadari pakaian Reno.


''Habis jogging dan langsung kaget melihat kamu dasteran mengemudikan motor, yaudah Kakak jegal ajah perjalanannya. ''


jawab Reno dan Hanum menggelengkan kepalanya.


''Jogging ko waktu nya tanggung, gak pagi dan gak siang. ''


sindir Hanum dan Reno hanya mengangkat bahunya tanda tidak mau berkomentar.


Mie ayam pesanan Hanum selesai di buat dan Hanum langsung membayarnya lalu mengajak Reno untuk pulang karena memang perutnya sangatlah lapar saat ini.


Hanum langsung duduk di atas motor setelah Reno memutarkan motornya, sepanjang perjalanan tidak ada obrolan hingga sampai di rumah Hanum dan Reno ikut masuk lewat dapur karena Hanum menunjukan tempat menyimpan motornya.


Hanum memberikan satu paket mie ayam buat Bibi, lalu dia menyiapkan mie ayam untuk Reno dan untuknya, Reno duduk di halaman belakang rumah Hanum yang di penuhi tanaman hias.


''Kak Reno ini Mie ayam nya sudah siap di makan tinggal pakai bumbunya. ''


ucap Hanum sambil membawa nampan berisi mie ayam dan minumnya.

__ADS_1


''Makasih Hanum, kamu sangat perhatian sekali sama Kakak. ''


puji Reno dan Hanum tidak merespon karena dia ingin langsung memakan mie ayam nya.


Hanum begitu menikmati mie ayamnya dan membuat Reno terpana karena Hanum makan tanpa menjaga image nya, Hanum benar benar cuek dan fokus dengan makanannya.


''Kamu kenapa beberapa hari lalu menghindarin Kakak terus?? ''


tanya Reno dan membuat Hanum mengerutkan keningnya.


''Kapan?? Ngarang deh Kakak. ''


jawab Hanum namun tidak memberhentikan suapannya.


''Sering tau dan takutnya Kakak melukai kamu atau membuat kamu marah sama Kakak. ''


ucap Reno kembali dan Hanum menggelengkan kepalanya.


Saat ini Hanum sebenarnya sedang menahan diri agar tidak agresif kepada Reno, bahkan jantungnya berdetak kencang saat ini membuat Hanum kelabakan takut ketahuan oleh Reno.


''Lebih baik habiskan mie ayam nya dan Kakak segera pulang ke rumah. ''


ucap Hanum yang mengusir Reno dan membuat Reno menghembuskan nafasnya.


''Kamu ngusir Kakak secara halus namanya, jahat sekali sih. ''


ucap Reno dan sekarang giliran Hanum mengangkat bahunya tanda tidak mau tahu.


''Kak Reno gak jalan jalan sama pacarnya?? ''


tanya Hanum yang penasaran dengan hubungan Reno yang terbaru.


''Aishhh.....jangan bahas pacar, kakak jomblo sekarang atau kamu mau daftar jadi pacar kakak?? ''


ucap Reno dan membuat Hanum ingin memukul kepala laki laki idolanya yang ada di hadapannya karena tingkat kepercayaan dirinya sangat tinggi.


''Gak mau dan aku nanti malah jadi bahan pelampiasan karena Kakak jomblo. ''


tolak Hanum dan membuat Reno terbahak.


''Kamu lucu sekali Hanum......hahahahaa. ''


ucap Reno dan Hanum tidak perduli lebih baik menikmati makanannya.


''Ya tuhan kenapa harus cinta sama laki laki modelan Kak Reno sih, wahai hati kenapa kamu menjatuhkan hati pada dia sih. ''


gumam Hanum dalam hatinya yang menatap ke arah Reno.


Cinta memang tidak bisa mengatakan kemana dia berlabuh, namun percayalah karena cinta akan menentukan pilihan yang tepat sesuai hati kita.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2