
Reno menghampiri Bunda Mita saat akan sampai ke arahnya, namun saat Reno akan bertanya. Wajah panik Bunda Mita membuat Reno terdiam.
''Reno tolongin Tante, Hanum demam tinggi terus kejang kejang dan harus segera di bawa ke rumah sakit. ''
ucap Bunda Mita dan Reno mengangguk lalu mengikuti Bunda Mita yang berlari menuju kamarnya.
''Reno ayo bawa Hanum ke rumah sakit, takut terjadi apa apa dengan Hanum. ''
ucap Bunda Mita saat membuka pintu kamar Hanum.
Reno langsung masuk dan menghampiri Hanum yang matanya terpejam, Reno tersentak saat merasakan tubuh Hanum sangat panas.
Reno menggendong Hanum dan membawanya menuju lantai satu, Bunda Mita langsung mengikuti langkah Reno lalu membuka pintu mobil belakang.
''Tante jaga Hanum di belakang biar Reno yang mengemudikan mobil. ''
ucap Reno dan Bunda mita langsung masuk kedalam mobil memangku kepala Hanum dalam pangkuannya.
Hanum tubuhnya malah menggigil bahkan panasnya terasa sangat panas sekali, Reno mengemudikan mobil dengan kecepatan lumayan kencang, Dua puluh menit perjalanan akhirnya tiba di rumah sakit dan Reno langsung memanggil petugas.
Hanum langsung di gendong oleh Reno dan di rebahkan di berangkar yang di bawa oleh petugas, Reno kembali masuk kedalam mobil untuk memarkirkan mobilnya, Bunda Mita yang menemani Hanum menuju ruangan UGD.
Hanum langsung di tangani di ruang UGD dan Bunda Mita menunggu di luar dengan perasaan cemas, ini kali ke empat Hanum panas tinggi pasca operasi beberapa tahun silam.
Reno langsung menghampiri Bunda Mita dan menanyakan keadaan Hanum, setelah mengetahui Hanum sedang di tindak Reno langsung menghubungi Mamanya karena dia meninggalkan mobil dalam keadaan menyala.
Dalam panggilan saat ini.....
''Astaga Reno, kamu dimana sekarang?? Mobil menyala dan kamu malah gak ada. ''
''Mama pliiss jangan marah marah dulu, Reno lagi di rumah sakit sekarang, Hanum kejang tadi dan gak ada yang membantu Tante Mita. ''
''Ya ampun Hanum, terus gimana keadaan nya sekarang?? ''
''Hanum masih di tindak di ruangan UGD, tolong bilang Papa kalau Reno gak akan ke kantor yaa dan maaf merepotkan Mama. ''
''Sudah gak apa apa Reno, kamu jagain Hanum dulu biar nanti Mama yang bilang ke Papa kamu, kabarin Mama kalau ada kabar terbaru yaa dan Mama akan jagain Handi saat dia pulang sekolah Nanti. ''
''Makasih Maa....''
Panggilan berakhir.....
''Tante sudah hubungi Om Pras belum?? ''
tanya Reno dan Bundanya Hanum menggelengkan kepalanya.
''Mana ada kepikiran kesana Renn, Tante takut terjadi sesuatu sama Hanum. ''
jawab Mamanya Hanum dan Reno mengiyakannya.
__ADS_1
''Sebentar kita minta nomer Om Pras ke papanya Reno dan Reno yang hubunginya. ''
ucap Reno dan Bundanya Hanum mengiyakannya.
.
.
Hanum telah tenang sekarang namum panas di tubuhnya masih tinggi dan Hanum terpaksa di rawat, Reno mengurus semua keperluam rumah sakit Hanum karena Papanya Hanum belum bisa di hubungi.
Hanum masih memejamkan matanya karena obat penenang yang di berikan oleh dokter, Bunda Mita terus menggenggam tangan Hanum dengan erat seolah takut kehilangan Hanum.
Reno masuk kedalam ruangan dengan menenteng air mineral dalam botol untuk Bundanya Hanum, bahkan Reno yang menebus obat untuk Hanum.
''Tante ini minum dulu biar tenang, Hanum kan sudah tidak kejang dan Dokter telah menanganinya. ''
ucap Reno dan Bunda nya Hanum menerima botol minumnya lalu meminumnya.
''Om Pras masih meeting tapi Reno sudah memberikan kabar lewat pesan, pasti kalau Om Pras sudah membacanya akan langsung datang, Reno memberitahukan rumah sakit dan ruangannya. ''
ucap Reno kembali dan Bunda nya Hanum mengangguk.
''Makasih Reno untuk bantuannya, kalau gak ada kamu Tante bingung sendiri bagaimana membawa Hanum ke rumah sakit. ''
ucap Bundanya Hanum dan Reno menggelengkan kepalanya.
''Jangan bilang terimakasih yaa Tante, pokonya Reno akan membantu. ''
ucap Reno dan Bundanya Hanum mengiyakannya.
''Kenapa Hanum bisa kembali kejang Bunn?? Padahal sudah lama sekali Hanum gak kambuh. ''
lirih Ayahnya Hanum sambil menggenggam tangan Hanum.
''Bunda juga gak tahu Ayah, pas masuk kedalam kamar keadaan Hanum panas tinggi. ''
jawab Bunda nya Hanum dan Ayahnya hanya diam.
Ayahnya Hanum tidak menyadari kalau Reno duduk di sofa dan Reno pun hanya diam menatap interaksi kedua orang tuanya Reno.
''Bunda pulang dulu kasian Handi pas pulang sekolah gak ada yang ngurus, biar Ayah yang jagain Hanum. ''
ucap Ayahnya Hanum dan Bundanya Hanum pun mengiyakannya.
Reno berdiri dan menghampiri berangkar Hanum, Bundanya Hanum tersenyum dan Reno membalasnya.
''Handi aman karena Mama yang mengurusnya Om, tenang saja jangan khawatir. ''
ucap Reno dan Ayahnya Hanum langsung menganggukan kepalanya.
__ADS_1
''Reno terimakasih banyak atas bantuan nya, bagaimana Hanum kalau telat di bawa ke rumah sakit dan itu menakutkan. ''
ucap Om Pras dan Reno tersenyum.
''Jangan sungkan Om, karena Reno akan membantu apapun yang di butuhkan. ''
jawab Reno dan membuat kedua orang tua Hanum lega mendengarnya.
''Tante mau pulang dulu gak?? Biar Reno yang antarkan sekalian Reno mau ganti baju juga. ''
tanya Reno dan Bundanya Hanum mengangguk.
''Bawain baju ganti Ayah sama baju kantor yaa Bunn, Ayah mau menunggu Hanum. ''
ucap Ayahnya Hanum dan istrinya mengiyakannya.
''Yasudah Bunda pulang dulu yaa dan kabarin Bunda apapun tentang Hanum. ''
ucap Bundanya Hanum dan dapat anggukan dari suaminya.
Reno langsung pamit dan Bundanya Hanum pun ikut pamit, Reno merasa kasihan melihat Hanum begitu tak berdaya karena sakitnya kambuh, entah penyakit apa yang di derita Hanum padahal semalam Reno masih ingat sekali kalau Hanum sangat sehat.
Tiba di lobi utama Reno meminta Bundanya Hanum menunggu karena dia akan membawa mobilnya, Bunda nya Hanum menurut dan Reno bergegas menuju parkiran untuk mengambil mobil.
''Tante......Tante lagi apa disini?? ''
tiba tiba Maya datang menghampiri Bunda nya Hanum.
''Maya yaa?? Di kira Tante siapa yang manggil?? Hanum di rawat di rumah sakit ini. ''
jawab Bundanya Hanum dan membuat Maya melototkan matanya.
''Tante gak bercanda kan?? Kemarin Hanum masih baik baik saja ko. ''
ucap Maya yang tidak percaya dengan ucapan Bundanya Hanum.
''Tante gak ada tenaga buat berbohong, Hanum kambuh kejangnya dan sekarang masih belum sadarkan diri. ''
jelas bunda Hanum dan maya langsung sedih mendengarnya.
''Semoga Hanum segera pulih yaa Tante dan nanti setelah Maya selesai therapy akan mampir ke ruangannya Hanum. ''
ucap Maya dengan nada sedihnya mendengar keadaan Hanum yang tidak sadarkan diri.
''Terimakasih Maya, Tante pulang dulu yaa mobil nya sudah datang. ''
ucap Bunda nya Hanum dan Maya mengiyakannya.
.
__ADS_1
.
Bersambung.........