Tetangga Ku IdolaKu

Tetangga Ku IdolaKu
Bab 29 # malu dan bahagia......


__ADS_3

Reno langsung membersihkan tubuhnya dan segera memakai pakaian santai untuk tidur, Reno membuka handphone nya dan melihat aplikasi Hanum sedang online dan Reno pun memberanikan diri menelphone Hanum.


Ternyata dering ke empat Hanum baru mengangkat panggilannya.


Dalam panggilan saat ini......


📞 ''Hanum kenapa masih online?? ''


📞 ''Baru selesai makan Kak dan gak baik kan kalau langsung tidur, Kak Reno ada apa nelphone malam malam?? ''


📞 ''Lihat kamu online Kakak langsung nelphone deh, gimana keadaan kamu sekarang?? ''


📞 ''Hanum sudah sangat baik Kak sekarang. ''


📞 ''Syukur lah kalau sudah sangat baik, jangan AC an yaa kalau mau tidur ingat!! ''


📞 ''AC nya udah di copot malah sama Ayah, jadi dingin alami saja Kak. ''


Keduanya sibuk bertelphone nan hingga larut malam dan Hanum sudah menguap membuat Reno langsung mengakhiri panggilan nya dan mengucapkan selamat malam kepada Hanum.


.


.


Pagi menjelang.........


Di lantai satu rumah Hanum sedang sarapan pagi ini, namun belum ada tanda tanda Hanum menuruni tangga untuk sarapan.


''Bunda sudah cek Hanum belum?? Ayah takut dia panas lagi. ''


tanya Ayahnyanya Hanum saat tidak mendapati putrinya di meja makan.


''Sudah Ayah dan Hanum masih tidur kayanya, Hanum baik baik saja. ''


jawab Bunda Mita sambil menyiapkan makanan di piring sang suami.


Sarapan pagi pun di mulai tanpa Hanum yang masih tidur dan kedua orang tua nya pun membiarkannya karena memang hari ini hari libur.


''Ayah mau jam berapa berangkat ke rumah Oma nya?? ''


tanya Handi saat menyuapkan makanannya.


''Nanti nunggu Kak Hanum bangun dan nanyain mau bareng apa engga?? ''


jawab Sang Ayah dan Handi pun mengangguk.


Selesai sarapannya Handi memilih bersepedahan keliling komplek, sedangkan Ayahnya Hanum memilih mengerjakan pekerjaannya di halaman belakang di temani teh hangat dan cemilan yang di sediakan Bunda Mita.


Di kamar Hanum saat ini......


Tepat pukul sembilan pagi Hanum mengerjapkan matanya dan mulai menyesuaikan dengan cahaya, saat sudah terkumpul semua kesadarannya dia baru melihat jam ternyata sudah pukul sembilan pagi.


''Kesiangan sarapan nya deh. ''


gumam Hanum sambil beranjak dari ranjangnya dan langsung menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.


Bunda Mita yang khawatir dengan Hanum yang belum bangun pun segera menuju ke kamar, saat membuka pintu kamar ternyata ranjang sudah kosong.


Bunda mita masuk kedalam kamar lalu merapihkan ranjang nya yang berantakan, Bunda Mita juga membuka semua gorden kamar Hanum.


Bunda Mita tersenyum saat melihat Reno sedang menatap ke arahnya, Reno sepertinya mengira kalau yang membuka gorden adalah Hanum.

__ADS_1


Bunda Mita kembali masuk kedalam kamar dan menunggu Hanum yang sedang mandi karena terdengar jelas gemercik air dari dalam kamar mandi.


Tidak lama menunggu akhirnya Hanum keluar kamar mandi dengan handuk yang membalut tubuhnya.


''Bunda yang rapihin ranjangnya?? ''


tanya Hanum dan Bundanya mengangguk.


''Anak gadis kenapa bangun nya siang?? Ayah mengiranya kamu sakit panas lagi dan Bunda ini memastikan lagi. ''


jawab Bunda Mita dan malah berbalik bertanya.


''Amit amit kalau harus sakit lagi Bunn, semalam Hanum tidurnya larut makanya bangun nya kesiangan deh. ''


ucap Hanum sambil memilih pakaian yang pas untuknya.


''Yasudah Bunda akan siapkan makanan buat kamu dan segera turun karena Ayah mau bicara sama kamu sayang. ''


ucap Bunda Mita sambil beranjak dan berjalan menuju pintu untuk keluar setelah Hanum mengangguk setuju dengan ucapannya.


Hanum segera memakai pakaian nya karena dia juga merasakan lapar di perutnya, setelah selesai dengan pakaiannya Hanum langsung menuruni tangga dan menuju meja makan.


Bunda Mita langsung menyiapkan makanan untuk Hanum, Hanum langsung mengucapkan terimakasih dan memakan makanannya.


''Anak gadis baru sarapan jam segini. ''


sindir sang Ayah saat melihat jam menunjukkan hampir jam sepuluh.


''Kesiangan sedikit Ayah jangan komen yaa. ''


jawab Hanum sambil memakan makanannya.


Ayah Pras langsung duduk di hadapan Hanum dan Bunda Mita tersenyum melihatnya, suami dan anak gadisnya memang sangat dekat.


tanya Ayahnya dan Hanum langsung terdiam sambil menelan makanan yang sedang di kunyah nya.


''Anterin ke rumah Siska yaa Ayah, jalannya kelewatan ko kalau mau ke rumah Oma dan nanti Hanum barengan Maya sama Siska ke rumah Oma nya. ''


jawab Hanum dan Ayahnya langsung tersenyum mengiyakannya.


''Non Hanum tadi ada yang nanyain. ''


ucap Bibi yang baru masuk sambil menenteng belanjaan.


''Siapa yang nanyain Hanum?? ''


tanya Ayahnya Hanum dan Bibi langsung tersenyum.


''Mas Reno yang nanyain Non Hanum nya Tuan. ''


jawab Bibi dan membuat Ayahnya tersenyum sambil menatap ke arah putrinya.


Bibi langsung masuk kedalam dapur untuk merapihkan belanjaannya di bantu Bunda Mita, sedangkan Hanum hanya menyengir setelah tahu siapa yang menanyakannya ke Bibi.


''Kamu pacaran sama Reno?? ''


tanya Ayah Pras dan membuat Hanum langsung terbatuk membuat sang Ayah khawatir lalu memberikan air minumnya.


''Pelan pelan makannya, Ayah cuma nanya dan gak ada maksud lain. ''


ucap kembali sang Ayah dan khawatir melihat Hanum terbatuk.

__ADS_1


''Ayah jangan ganggu Hanum dulu, nanti selesai makan baru di tanya tanya. ''


ucap Bunda Mita sambil mengusap punggung Hanum dan batuknya mereda.


''Maafin Ayah yaa Sayang, lanjutkan makannya dan Ayah akan nunggu kamu selesai makan. ''


ucap Ayah Pras dan Hanum kembali memakan makanannya.


.


.


Disinilah sekarang Hanum, di ruang keluarga bersama Ayahnya yang memang sedang santai sebelum pergi ke kediaman sang Oma.


''Mau Ayah antar jam berapa?? Ayah mau berangkat sebentar lagi tinggal nunggu Bunda yang lagi packing makanan untuk Oma saja. ''


tanya sang Ayah kembali saat Hanum sedang memainkan handphone nya.


''Kata Maya langsung ke rumah Siska dan dia sekarang lagi di rumah Siska, jadi Hanum barengan Ayah perginya deh sekarang. ''


jawab Hanum dan Ayahnya mengangguk.


''Sana siap siap dulu, Ayah juga mau menghidupkan mobilnya dulu sambil nunggu Bunda. ''


ucap Ayah Pras dan Hanum langsung menuju kamarnya untuk bersiap.


Ayah Pras langsung keluar dari rumah sambil membawa kunci mobilnya, Bunda Mita langsung memberikan kotak makanan untuk di simpan di dalam mobil.


''Mau pada kemana Om?? ''


tanya Reno saat Ayahnya Hanum menutup pintu mobil belakang.


''Ehh.....Reno, mau ke rumah Oma sekalian anterin Hanum juga ada acara nanti malam dengan Omanya. ''


jawab Ayah Pras dan Reno tersenyum.


Handi menghampiri dengan pakaian yang sudah rapih dan langsung menghampiri Reno, tak lama Hanum pun menghampiri dan tersentak saat melihat Reno tersenyum ke arahnya.


''Kamu bawa apa di dalam tas?? ''


tanya Ayahnya Hanum saat Hanum membuka bagasi mobil belakang.


''Siska pinjam baju biar samaan katanya, Ayah anterin Hanum dulu jangan lupa. ''


jawab Hanum dan ayahnya mengangguk tersenyum.


''Hanum biar Kak Reno yang anterin yaa, mau gak?? ''


ucap Reno tiba tiba dan membuat Hanum terdiam.


''Itu di tanya Reno malah lihat ke Ayah. ''


sindir sang Ayah yang melihat putrinya salah tingkah.


''Kamu kalau mau barengan Reno saja Sayang, Oma minta di beliin kue lapis dulu dan jalannya berlawanan arah soalnya, kasihan Maya dan Siska nunggu kamu juga kan buat minta ijin ke orang tua Siska. ''


ucap Sang Bunda tiba tiba datang dan membuat Hanum akhirnya setuju di antar oleh Reno.


.


.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2