
Mobil yang di kemudikan Siska tiba di rumahnya, Hanum ikut duduk lesehan di teras rumah Siska setelah Maya duduk selonjoran karena kakinya kebas duduk terlalu lama.
''Kita mirip pengemis yang meminta makan sama orang kaya. Hahaha.......''
celetuk Maya dan Hanum langsung memukul tangannya.
''Ngasal kalau bicara, ingat ucapan adalah doa dan aku amit amit deeh sana kamu jadi pengemis sendirian jangan bawa aku. ''
protes Hanum dan Maya semakin terbahak.
''Amit amit kamu kalau bicara ngasal mulu, sudah ahh kamu gak asik Hanum, kalau ada masalah bicara dong sama aku dan aku terpercaya ko. ''
ucap Maya dan Hanum menggelengkan kepalanya.
Siska kembali dengan membawa nampan berisi minuman dingin dan cemilan, Hanum langsung meminum minumannya karena memang dia sangat haus.
''Maya kamu sudah minta supir jemput kan?? ''
tanya Siska dan Maya mengiyakannya sambil asik memakan cemilannya.
''Lusa jadwal aku therapy loh, antar yu sama kalian mau yaa??? ''
ucap Maya dan Hanum juga Siska saling lirik.
''Aku sibuk gak bisa maaf. ''
jawab Hanum dan Siska langsung cengengesan.
''Maaf aku juga gak bisa kalau Hanum gak ikut, Papa pasti ngelarang dan kalau kamu mau ijinkan aku ke Papa pasti aku ikut kalau di ijinkan. ''
jawab Sisak dan Maya mendelik sebal.
''Gak asik kalian sekarang. ''
ketus Maya dan Hanum mengangkat bahunya tanda tidak mau berkomentar.
''Aku malas kalau ketemu dokter itu lagi Maya, aku gak mau membuat dia berharap lebih ke aku. ''
ucap Hanum dan Maya mengiyakannya.
''Yasudah besok aku sama Bibi saja deh perginya kalau kalian gak bisa. ''
Ucap pasrah Maya dengan semua keputusan kedua sahabatnya.
Beberapa menit kemudian tak terasa akhirnya tiba di kediaman Siska dan ternyata Papanya Siska sudah datang bahkan baru tiba karena saat Siska memarikirkan mobilnya, Papanya baru keluar dari mobil dengan pakaian yang tadi pagi.
''Kalian baru datang?? Gak kesorean nanti kalian pulang ke rumah masing masing?? ''
tanya Papa nya Siska saat kedua sahabat putrinya mencium tangannya.
__ADS_1
''Gak apa apa Om karena kami sudah ijin sama orang tua jadi aman. ''
jawab Hanum dan Maya malah ikut ikutan mengangguk.
Jemputan Maya datang dan Maya langsung pamit pulang, Hanum pun ikut pamit pulang juga dan langsung masuk kedalam mobilnya.
.
.
Malam hari tiba.....
Hanum tiba di rumah nya sebelum pukul enam sore dan langsung membersihkan tubuhnya, Hanum langsung tidur karena tubuhnya begitu lelah bahkan melewatkan makan malamnya.
Bundanya tidak mempermasalahkannya karena Hanum sudah memberitahukannya kalau dia langsung istirahat jangan di bangunkan.
Malam semakin larut di kediaman Hanum pun semua penghuni sudah beristirahat, namun Hanum terbangun pukul dua belas malam dan merasakan perutnya begitu lapar, Hanum langsung memakai jaket dan turun ke dapur untuk membuatkan sereal.
''Kalau bangun jam segini pasti akan sulit tidur lagi deh nantinya, terus bablas deh kesiangan. ''
gumam Hanum sambil menuangkan susu ke mangkuk berisi serealnya.
Hanum langsung merapihkan dapurnya dan kembali ke kamar atas untuk memakan sereal di atas ayunannya yang ada di balkon, namun naas saat Hanum membuka balkon ternyata di balkon seberang ada Reno yang sedang berdiri dan menatap ke arahnya.
''Aishhhh....berarti selama ini dia ada di balik balkon itu dong kalau aku duduk di ayunan, mati aku. ''
ucap Hanum yang memilih kembali masuk kedalam kamar dan menutup jendelanya.
''Ada apa lagi dengan anak itu?? tingkahnya aneh sekali sekarang. ''
ucap Reno sambil menggelengkan kepalanya dan mematikan rokok yang di sesapnya karena dia akan kembali ke dalam kamar untuk istirahat.
Reno membuka handphone nya dan mengirim pesan pada nomer Hanum yang di dapat dari Mamanya tadi siang.
💬 Hanum....☺
Pesan terkirim namun belum di baca oleh Hanum dan Reno dengan sabar menunggunya, sedangkan Hanum sedang asik dengan serealnya langsung menatap handphone nya yang terdengar berbunyi.
Hanum mengerutkan keningnya saat melihat pesan dari nomer baru dan dia tidak tahu siapa pemilik nomer yang mengirimnya pesan.
💬 🤔🤔
Reno terbahak saat membaca balasan dari Hanum dan Reno langsung membalasnya.
💬 Kamu kenapa masuk lagi kedalam kamar, biasanya tidur di ayunan itu, tidur Hanum jangan bergadang besok kamu kuliah kan??
💬 Kak Reno dari mana dapat nomer aku. 😏
💬 Rahasia dan gak akan di kasih tahu 😝😝
__ADS_1
Hanum langsung menonaktifkan nomernya lalu menyimpannya, dia kesal dengan jawaban Reno dan memilih menghindar tidak membalas pesannya.
Reno di kamar nya langsung terbahak karena nomer Hanum langsung nonaktif dan dapat di pastikan Hanum marah padanya.
Reno menyimpan handphone nya dan langsung merabahkan tubuhnya agar esok tidak kesiangan untuk menyapa Hanum di pagi hari dan sudah menjadi rutinitas menyapa Hanum di pagi hari.
Pagi menjelang......
''Hanum gak kuliah pagi ini Bunn?? ''
tanya Ayahnya Hanum saat tidak mendapati putrinya di meja makan.
''Hanum kuliah jam sepuluh jadi santai, nanti jam delapan Bunda bangunkan. ''
jawab Bunda nya Hanum dan suaminya mengiyakannya.
Handi langsung pamit setelah selesai sarapannya dan menunggu jemputan sekolah di depan rumahnya, tidak ada Hanum di meja makan membuat suasana menjadi hening dan Ayahnya Hanum memilih menyudahi sarapannya dan pamit pada Sang istri.
''Jangan lupa bangunkan Hanum jam delapan Bun, jangan sampai dia terlambat kuliahnya. ''
ucap Ayahnya Hanum dan Istrinya mengangguk.
Bunda Mita langsung merapihkan meja makan dan menutup makanannya dengan tudung saji, karena Hanum belum sarapan.
Bunda Mita yang penasaran dengan keadaan putrinya pun langsung menuju lantai dua untuk melihat keadaan Hanum, pintu kamar Hanum tidak terkunci dan Bunda Mita langsung masuk kedalam kamar.
''Sayang......ayo bangun ini sudah jam tujuh lebih loh, kamu kuliah jam berapa?? ''
ucap Sang Bunda sambil membuka gorden dan membuka tirainya juga lalu mematikan AC kamar.
''Tumbenan kamu menggunakan AC sayang. ''
ucap Bunda Mita kembali sambil menghampiri putrinya.
Namun saat membuka selimbut yang di gunakan Hanum, Bunda Mita langsung kaget dengan suhu tubuh Hanum sangat tinggi.
''Astaha Hanum......''
Ucap Bunda Mita yang panik karena kalau Hanum panas tinggi dia akan kejang.
''Hanum bangun sayang, kamu dengar suara Bunda kan sayang?? ''
Bunda Mita langsung turun dari ranjang Hanum untuk melihat suaminya siapa tahu masih di depan rumah namun ternyata tidak ada.
Bunda Mita langsung sedikit berlari menghampiri Davian yang akan masuk kedalam mobilnya, Davian menutup kembali pintu mobilnya saat melihat Bunda Mita berjalan ke arahnya dan tanpa alas kaki.
.
.
__ADS_1
Bersambung......