Tetangga Ku IdolaKu

Tetangga Ku IdolaKu
Bab 25 # sarapan bersama......


__ADS_3

Di kediaman Reno saat ini.....


Reno tidak bisa menutup matanya setelah makan malam, dia ingin mengetahui keadaan Hanum namun di rumah Hanum sedang ada tamu dan dia tidak mau mengganggunya.


Pagi menjelang......


Reno sedang di dapur menunggu Mamanya sedang menyiapkan bubur kaldu yang akan di berikan untuk Hanum, Mamanya memang sudah memberi kabar akan membuatkan bubur untuk Hamun ke Bunda Mita dan Bunda Mita pun mengiyakannya.


''Sana antarkan ke rumah Hanum, Mama sudah mengabari sebelumnya jadi Tante Mita sudah mengetahuinya. ''


ucap Mamanya Reno sambil menata makanan pada nampan.


''Reno antarkan sekarang yaa kalau gitu. ''


ucap Reno dan Mamanya langsung tersenyum.


Reno langsung berjalan menuju rumah Hanum dan membuat Papa nya yang baru menuruni tangga langsung melongo karena Putranya sangat aneh menurutnya.


''Reno sekarang berubah pekerjaan jadi kurir makanan yaa Maa?? ''


ucap Sang Suami saat menghampiri meja makan.


''Sepertinya Reno tertarik sama Hanum deh, dia dari semalam gelisah terus wajahnya dan mau samperin ke rumahnya malu kayanya karena ada kerabat Hanum yang datang bahkan menginap. ''


jelas Mamanya Reno dan membuat Suaminya tersenyum.


''Mudah mudahan Reno benar menyukai Hanum, itu akan lebih baik karena kita mengetahui latar belakang keluarganya. ''


ucap Sang suami dan Mamanya Reno mengangguk sambil menyajikan Bubur kaldu sebagai menu sarapan pagi ini.


Papanya Reno langsung berbinar melihat bubur yang ada di hadapannya, pasti sangat lah lezat karena topingnya begitu banyak sekali di atas buburnya.


Reno tiba di kediaman Hanum dan langsung membunyikan bell nya, Handi yang membuka dan langsung mengajak Reno masuk.


''Bunda ada Kak Reno mau ketemu Kak Hanum nih. ''


ucap Handi dan membuat Reno gelagapan karena Handi berguraunya sungguh membuat malu.


Oma nya Hanum langsung menatap ke arah Reno dan membuat Reno salah tingkah, Bunda nya Hanum langsung tersenyum dan menghampiri Reno.


''Tante ini bubur kiriman dari Mama untuk Hanum. ''


ucap Reno sambil menyodorkan buburnya.


''Makasih yaa Reno karena kamu mau di repotkan untuk mengantarkannya dan bilang makasih ke Mama kamu yaa. ''


jawab Bundanya Hanum sambil menerima nampannya.


''Reno kita sarapan bersama dulu sini masuk. ''


ucap Ayahnya Hanum mengajak Reno untuk sarapan.


''Gak usah Om, Reno mau langsung pulang ajah. ''

__ADS_1


tolak Reno dan membuat Ayahnya Hanum menganggukan kepalanya.


''Gak baik menolak rezeki di pagi hari, ayo makan bersama. ''


celetuk Oma nya Hanum dan membuat Reno langsung tersenyum canggung.


''Ayo kita sarapan dan itu Hanum nya sudah turun. ''


ucap Bunda nya Hanum dan Reno akhirnya menyetujuinya.


Hanum langsung duduk di samping Reno karena di kursinya di duduki Ayahnya, Bunda Mita langsung menyajikan bubur untuk Hanum yang khusus di buatkan langsung oleh Mamanya Reno.


''Hanum makannya bubur yaa, ini kiriman dari Tante Mila khusus buat kamu. ''


ucap Bunda Mita dan Hanum mengiyakannya.


Semua langsung memakan sarapannya, meja makan sekarang penuh karena kehadiran Oma juga Tente Selena di tambah Reno.


''Kamu pacar Cucu saya?? ''


tanya Oma yang langsung membuat Hanum terbatuk dan Reno dengan sigap memberikan minum untuk Hanum.


''Pelan pelan makannya. ''


ucap Reno saat Hanum menerima gelasnya dan langsung meminumnya.


''Ibu jangan ngasal kalau bicara, Hanum dan Reno gak memiliki hubungan khusus. ''


ucap Ayahnya Hanum dan sang Ibu langsung menatap ke arah Reno.


ucap Oma nya Hanum dan membuat Reno langsung terdiam.


''Ibu lebih baik lanjutkan makannya, gak baik berbicara sambil makan. ''


ucap Selena dan Ibunya kembali memakan makanannya.


Reno menatap ke arah Hanum yang makan dengan tenang tidak terpengaruh dengan ucapan Omanya, Reno merasa gak rela kalau Hanum di jodohkan oleh Omanya.


Sarapan pagi pun selesai, Reno langsung berterimakasih dan pamit pulang karena memang Reno harus bersiap untuk pergi bekerja.


''Ibu gak baik kalau bicara masalah pribadi depan orang lain, kasihan Hanum nya loh dan lihat sekarang Hanum malah langsung ke kamar setelah sarapan. ''


protes Selena yang memang kesal dengan ucapan Ibunya.


''Kamu ini selalu mendebat Ibu dimanapun. ''


kesal Omanya Hanum dan Ayahnya Hanum memilih pamit ke kantor karena dia gak mau berurusan dengan keduanya.


''Pras berangkat kerja dulu Buu. ''


pamit Ayahnya Hanum sambil mencium tangan Ibunya.


''Hati hati kamu Pras dan cepat berhenti dari kerjaan kamu sebelum Ibu Bom perusahaan itu. ''

__ADS_1


ancam Omanya Hanum dan membuat putranya tergelak.


Oma nua Hanum berjalan menuju lantai atas dimana cucunya sedang berada, ini adalah hari jumat dan besok Oma nya akan mengajak Hanum pergi menemaninya ke acara penting.


''Kenapa melamun Sayang?? ''


tanya Sang Oma saat membuka pintu kamarnya.


''Omaa bikin kaget ajah, Hanum lagi melihat lukisan yang ada di hadapan Hanum. ''


Jawab Hanum dan Omanya langsung menatap ke arah lukisannya.


''Lukisan dari Nenek kamu?? Oma gak suka lukisan makanya gak memberikan kamu hadiah lukisan. ''


ucap Omanya dan Hanum mengangguk.


''Oma jangan bicara masalah pribadi depan orang lain yaa, itu memalukan dan Hanum seperti wanita tidak laku jadinya. ''


protes Hanum dan Oma nya langsung tertawa.


''Oma hanya kesal dengan pemuda yang bernama Reno, sepertinya menyukai kamu tapi dia gak mengindahkannya. ''


ucap Omanya kembali sambil mengusap lengan cucunya.


''Hanum gak pernah memperhatikan siapapun yang suka sama Hanum tapi Oma jangan aneh aneh kalau bicara. ''


ucap Hanum dan Omanya mengangguk.


''Besok sore temani Oma mau gak?? Ada acara dari sebuah perusahaan dan itu perusahaan make up loh sayang, Oma mau kamu ikut agar bisa memilih make up juga nanti Oma belikan untuk kamu. ''


''Boleh deh Oma, ada dokter gak disana?? Hanum mau periksa kulit wajahnya dulu. ''


''Ada dong masa acara sebesar itu gak ada dokter kulitnya, Oma akan siapkan pakaian untuk kamu. ''


''Sip Oma dan Hanum ikut saja. ''


Oma dan Hanum berbincang kembali berdua mengenai keseharian Hanum dan apapun mereka bahas, sedangkan di lantai satu Selena sedang menunggu tamu yang akan datang di temani Kakak iparnya.


''Kamu ini menunggu tamu seperti menunggu raja saja, gelisah. ''


sindir Bunda Mita dan Selena mengerucutkan bibirnya.


''Lebih dari Raja loh Kak dan dia akan datang dengan sahabat nya Hanum juga katanya karena mau ikut, Kak Pras sudah ceritakan sama Kakak?? ''


jawab Selena dan Bunda Mita mengangguk.


''Kamu jangan mau di madu yaa, sebisa mungkin dia harus selesai dengan istri sebelumnya, Kakak gak mau kamu dapat masalah dan Kak Pras nanti malah ikut ke masalahnya kamu. ''


ucap Bunda Mita dan Selena langsung mengiyakannya.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2