
William mengerutkan keningnya saat melihat dari jendela ruangannya Emily berjalan seorang diri tanpa Anna. "Bukankah mereka pergi bersama?" gumam William pelan. Senyum kecut seketika muncul di ujung bibir William, ia menghembuskan nafas kecewa saat sebuah pikiran melintas. Apa pagi tadi Anna hanya beralasan agar William tidak menjemput nya? Apa setelah pengungkapan perasaan itu Anna mulai menjauh dan menjaga jarak dengannya?
William menggelengkan kepalanya pelan, mengapa bisa perhitungannya selama ini gagal? Dia sudah sangat yakin jika Anna mencintainya? Tatapan wanita itu seolah dapat William baca, saat William mengenalkan mantan kekasihnya dulu ia melihat Anna tampak kecewa dan murung. Selama 3 Minggu ini William bermaksud ingin memperjelas kembali perasaan Anna dan saat melihat Anna mengubah penampilan di acara malam itu William cukup terpesona, Anna seakan mempersiapkan semuanya dengan matang-matang. William semakin yakin saat Anna tak sedikit pun protes dibawa ke dalam rumahnya, mengenalkan Anna dengan Sarah dan keduanya pun terlihat langsung akrab. Tapi kenapa? Kenapa saat William sudah mengungkapkan semuanya Anna tampak tak yakin dan ragu? Mengapa William harus menunggu waktu untuk jawaban Anna?
"Tidak, Anna hanya membutuhkan sedikit waktu," gumam William pelan lalu beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari dalam ruangan menghampiri Emily.
"Pagi Sir, kau ingin langsung meminta data untuk rapat pagi ini?" tanya Emily dengan cukup antusias.
__ADS_1
William mengembangkan senyumnya kecil lalu menggeleng pelan. "Tidak, aku ingin tahu di mana Anna? Sudah jam kerja tetapi aku tidak melihatnya," ucap William berbasa-basi.
"Anna sebentar lagi akan tiba Sir, tadi ada berkas yang tertinggal di mobilnya. Maaf, sebenarnya hari ini yang membuat Anna terlambat karena aku Sir, Anna menjemput ku terlebih dahulu karena mobil ku memiliki sedikit kendala dan harus disimpan di bengkel," jelas Emily dengan raut wajah seakan tak enak.
Mendengar itu, William yang awalnya gelisah menjadi tersenyum lega, penolakan Anna tadi pagi rupanya benar adanya, bukan hanya sebatas menghindari William ataupun bermaksud menolak perasaannya, pikiran William terlalu berlebihan saja sepertinya. "Tidak masalah, Anna sudah memberikan aku kabar tapi pagi, hanya saja sedikit aneh saat melihat mu tanpa Anna," jawab William. "Kalau begitu aku kembali keruangan, jika Anna sudah ada tolong sampaikan pesan ku untuk datang ke ruangan dan bawa berkas untuk rapat pagi ini."
Seperginya William, tak lama pintu lift terbuka dan memperlihatkan Anna yang tampak tak bersemangat, wanita itu keluar dari dalam lift dengan pandangan seakan kosong. melihat sahabatnya seperti itu Emily pun langsung bergegas pergi menghampiri Anna. "Anna! aku ada kabar yang cukup gembira untukmu!" pekik Emily dengan semangat membuat Anna langsung terfokus pada Emily dan pikirannya tidak sekosong saat tadi.
__ADS_1
"Ada apa?" tanya Anna dengan kening sedikit berkerut.
"Entah ini hanya perasaanku saja atau bukan, aku rasa William menunggumu pagi ini, seperti bukan masalah pekerjaan tetapi perhatian lebih dari seorang pria untuk wanita," bisik Emily sambil terkekeh pelan. "Sudahlah, lebih baik kau buka kembali perasaanmu untuk William, aku yakin untuk kali ini kau akan mendapatkan dia Anna! Umm, sebenarnya beberapa kali aku melihat William memperhatikan mu, tapi kau terlalu sibuk dengan pekerjaan dan tidak menyadari itu, oh! atau kita gunakan cara kedua untuk kau saja yang mengungkapkan perasaan!"
Anna terlihat menarik nafasnya dengan perlahan. "Ini masih pagi Emily, jangan membuat gosip apapun pagi ini," ujar Anna sambil meneruskan langkah kakinya menuju meja kerjanya.
"Untuk kali ini aku sangat serius Anna! Bahkan William memintaku untuk menyampaikan pesan agar kau langsung ke ruangan membawa berkas itu, saranku kau perhatikan baik-baik cara William menatap mu, kau akan langsung tahu bagaimana ketertarikannya pada mu!" Emily terlihat begitu antusias sampai-sampai membuat Anna langsung menggelengkan kepalanya pelan, apalagi jika Emily tahu jika William sudah mengungkapkan perasaan kepada Anna.
__ADS_1