The Bad Boy

The Bad Boy
Bab 25


__ADS_3

Anna keluar dari ruangan William dengan sebuah tas kotak makanan di tangannya, hal itu rupanya diawasi oleh Emily yang tampak tersenyum dengan memandangnya penuh godaan. "Apa itu yang ada di tanganmu Anna? apa sarapan yang dibuatkan khusus dari CEO kita?" tanya Emily dengan nada yang cukup menyebalkan di dengar oleh Anna.


"Jangan membuat gosip Emily," jawabannya dengan cepat sambil meletakkan satu jari di atas mulutnya. Anna memperhatikan sekitar dan memastikan sedang tidak ada yang memperhatikan mereka.


Emily tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya. "Hampir semua orang disini tahu kau menyukai Wiliam, Anna," kekehnya pelan dan hal itu membuat Anna semakin gemas kepada teman satu-satunya itu!


"Sudah jangan bicara sembarangan lagi Emily! ada yang ingin aku tanyakan," balas Anna dengan cepat, dia duduk di samping kursi kosong dekat meja Emily dan mendorongnya pelan agar menempel dengan kursi Emily. "Aku sudah bingung jika memikirkan ini sendirian, tapi sebelumnya kau harus berjanji untuk tidak menceritakan ini kepada siapapun."


Kening Emily berkerut samar, dia terlihat bingung bercampur antusias untuk mengetahui itu semua. "Ayo cepat cerita Anna! kau tahu bukan aku tidak pernah menceritakan satupun malasah percintaan mu kepada siapapun," bisik Emily dengan bersemangat. Karena Anna tak ingin mengambil langkah yang salah, ia pun memutuskan untuk menceritakannya pada Emily yang tentunya lebih berpengalaman perihal masalah cinta, dia tidak ingin menyesal nantinya dan juga tidak ingin memiliki hubungan yang salah untuk ke depannya.

__ADS_1


Dengan sedikit ragu Anna menarik nafasnya dalam, mungkin pada bagian William menyatakan cinta lebih baik Anna sembunyikan terlebih dahulu, dia tidak ingin Emily berteriak atau membuat gosip tentang CEO mereka. "Kau tau bukan aku sudah berusaha melupakan William dan ingin membuka hati untuk orang lain?"


Emily mengangguk pelan, dia ingat dengan ucapan Anna yang tampak menyerah saat undangan malam perusahaan itu. "Ya aku tahu itu, tapi aku yakin kau sangat sulit melupakan cinta pertamamu itu bukan?"


"Tidak! justru aku merasa sudah mulai bisa melupakan perasaanku pada William, ada satu pria yang kini selalu aku pikirkan dan—"


Anna kembali meletakkan satu jarinya di atas bibir, memberikan sebuah kode agar Emily bisa menahan emosi dan tidak membuat gaduh. "Kecilkan suaramu Emily! bukan itu yang ingin aku bahas."


"Lalu apa?"

__ADS_1


Anna menggigit kecil bagia dalam mulutnya lalu menghembuskan nafas frustasi, baiklah, dia akan menceritakan semuanya. "Malam Minggu William mengajakku makan malam, untuk kali ini tidak ada perbincangan tentang pekerjaan dan yang kau ucapkan tadi pagi itu benar, William mencintaiku, dia sudah mengungkapkan perasaannya padaku." Emily terlihat langsung menutup mulutnya tak percaya, dia baru saja membuka mulutnya namun dengan cepat Anna memotong suara Emily yang akan keluar. "Tapi aku menolaknya, tidak— aku mengulur waktu untuk menjawab."


"Anna! apa kau sudah gila? kau menolak William? bukankah dia yang membuatmu semangat bekerja disini? Anna kesempatan seperti ini tidak akan terulang untuk kedua kalinya, ayo cepat kembali keruangan William dan terima William."


Anna menggeleng pelan, "aku merasa tidak senang saat William mengungkapkan perasaannya, aku merasa ragu dan bimbang, aku merasa ada yang salah."


"Anna, dengarkan aku, itu hanya perasaan kecewa mu saja karena terlalu lama William membalas perasaan mu, tapi jika kau sudah menjalani hubungan bersama William kau akan merasakan cinta itu kembali, kau akan menjadi ratu oleh pria seperti William. Aku tidak tahu siapa pria yang berhasil membuatmu jatuh cinta, tapi aku yakin dia tidak sehebat William, karena yang aku tahu yang lebih hebat dari William adalah Daniel, dia pangeran ku," kekeh Emily di akhir ucapannya.


Anna menjadi terdiam sejenak, keadaan akan kacau jika Anna memberitahu Emily jika yang dia cintai saat ini adalah Daniel, pria dengan sejuta wanita yang mencintainya. Apakah benar cinta akan hadir kembali jika Anna menerima William? apakah bisa Anna melupakan Daniel?

__ADS_1


__ADS_2