The Bad Boy

The Bad Boy
Bab 27


__ADS_3

Anna menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang, ia menghembuskan nafas yang begitu panjang sambil memejamkan matanya. Setelah beberapa detik Anna merasa dirinya sedikit tenang, ia mulai berani untuk membuka matanya dengan perlahan, Anna menyentuh permukaan kalung yang melingkar di lehernya, hari ini ia sudah resmi menjadi kekasih seorang William. Ya, benar-benar resmi karena Anna sudah menerima William di depan banyak orang.


Flashback.


Usai makan siang mereka pun kembali masuk ke dalam ruangan shooting, beberapa peralatan sudah mulai kembali disusun dan orang-orang kembali sibuk pada pekerjaannya. Sekitar 2 jam berlalu, shooting iklan pun berjalan dengan lancar, semua orang bertepuk tangan dan memuji Daniel dan Veronica. "Aku ingin kalian jangan dulu pulang sore ini, aku sudah mereservasi tempat makan di sebrang untuk kita semua," ujar William memberikan pengumuman yang berhasil membuat semua orang semakin bersorak kesenangan.


"Apa untuk merayakan iklan ini?" tanya Veronica dengan senyum lebar yang membuat wajah cantik itu bertambah cantik 2 kali lipat.


William terdiam seperti berpikir sejenak, dia mengangguk pelan sambil tersenyum. "Itu pun termasuk... tapi hari ini juga adalah hari spesial untuk ku dan Anna, aku harap kalian bersedia merayakan hari ini bersama kami," ujar William membuat Anna dengan spontan menoleh ke arah William dengan mata yang terbuka lebar karena tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.

__ADS_1


"William apa maksudmu?" bisik Anna begitu pelan, wajahnya bersemu merah karena menahan malu jika Anna kini menjadi pusat perhatian semua orang, ditambah beberapa godaan kecil yang diberikan orang-orang untuknya.


"Kau menerima kalung dan ajakan makan siangku bukan?" William terkekeh pelan lalu meneruskan ucapannya. "Aku anggap itu sebagai jawaban bahwa kau menerima ku."


Anna bisa melihat Emily yang tanpa kesenangan di dekat sebuah properti iklan dan menganggukkan kepalanya seakan memberikan instruksi untuk Anna menerima langsung sosok William. "Itu bagus Sir, Anna memang sosok pemalu, aku sangat tahu dia juga mencintaimu!" ucap Emily yang terlihat gemas karena Anna hanya diam dan gelisah.


"Benarkah?" balas William sambil menoleh ke arah Emily yang ada di belakangnya. Emily sontak mengangguk dengan cepat, dia bahkan membeberkan semua ungkapan perasaan Anna yang pernah diucapkannya dulu dan tentang sumpahnya yang akan menunggu William sampai umur 27 tahun! Benar-benar Emily membuatnya malu!


"Kau akan langsung pulang Veronica?" tanya William saat melihat asisten Veronica yang sudah berkemas.

__ADS_1


"Ya, maaf aku tidak bisa hadir dalam acara special mu, aku masih banyak jadwal untuk hari ini."


Anna bisa melihat jelas raut wajah Veronica yang semula ceria kini terlihat datar dan tersenyum pun seakan terpaksa. Tak berapa lama, Daniel pun terlihat ikut berdiri dan tanpa sepatah kata pun ia langsung berjalan ke arah pintu keluar. "Kau mau kemana Daniel?" tanya William sambil sedikit berteriak namun Daniel sama sekali tak menghentikan langkahnya dan langsung membuka pintu ruangan.


"Mungkin ada pekerjaan yang mendadak Sir," ucap Emily.


William mengangguk mengerti, dia pun kembali tersenyum dan seakan tak menghiraukan perubahan sikap dari dua orang tersebut. "Ya, akhir-akhir ini memang banyak sekali pekerjaan Daniel," balas William dan kembali membahas topik lain tentang acara sore, sementara Anna masih terpaku pada pintu keluar di mana Daniel terlihat begitu marah dan kecewa dengan apa yang terjadi hari ini.


Flashback off

__ADS_1


Anna kembali menutup matanya pelan, dia lagi-lagi menarik nafasnya karena merasa tak tenang dengan perasaannya sendiri. "Oh ayolah Anna, ini yang kau harapkan sedari dulu, hargai William yang sudah melakukan banyak hal untuk mu hari ini," gumam Anna gemas kepada dirinya sendiri.


__ADS_2