The Bad Boy

The Bad Boy
Bab 36


__ADS_3

Hari berlalu dengan sangat cepat, tak terasa acara ulangtahun perusahaan sudah tiba. Anna menatap pantulan dirinya dalam cermin besar, pakaian dan riasan wajah yang sudah cukup untuk sebuah pesta. "Hari ini pasti baik-baik saja bukan?" gumam Anna yang kembali ragu jika mengingat malam ini akan bertemu kembali dengan Daniel. Dalam hatinya terus bertanya-tanya apa yang akan diinginkan Daniel nantinya sebagai hadiah yang dijanjikan oleh Anna.


Untuk masalah Veronica, William sudah membereskannya, entah cara apa yang William gunakan hingga bisa membujuk Veronica untuk hadir di tengah kesibukannya minggu ini. "William?" pekik Anna saat ponselnya berdering menyadarkan Anna dari lamunannya, ia dengan cepat mengangkat panggilan tersebut sambil berjalan menuju balkon kamar dan melihat kearah taman, tempat di mana William selalu memarkirkan mobilnya di sana.


"Kau sudah bersiap? aku sudah di taman."


"Ya, aku melihatmu William, tunggu sebentar, Aku akan segera ke bawah."


Dengan kecepatan penuh Anna langsung mengambil tas dan mengenakan sepatu yang sudah dia siapkan sebelumnya lalu bergegas keluar dan masuk ke dalam lift.


Ting...

__ADS_1


Bukan suara pintu lift yang terbuka, tapi itu adalah sebuah pesan masuk dari ponsel Anna. [Sebelum acara dimulai aku ingin kau menemuiku di balkon, Aku ingin mengatakan secara langsung apa yang aku inginkan sebagai hadiahnya.]


Daniel, hanya sederetan tulisan saja mampu membuat Anna langsung tak menentu, bagaimana nanti jika dia berbincang langsung dengan pria itu?


Tak berapa lama pintu lift pun terbuka, Anna segera keluar dan berjalan menuju mobil William, ia duduk seraya menarik nafasnya dalam dan sedikit memberikan senyuman pada William. "Maaf membuatmu menunggu lama."


William terlihat menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kepada Anna. "Tidak, aku baru saja tiba, kau sangat cantik sayang."


"Terimakasih, kau juga sangat tampan," jawab Anna dengan sedikit malu.


"Tentu saja boleh, kalau tidak salah Ace menjemput Emily, katakan pada mereka jangan sampai terlambat," jawab William yang ikut berisik karena di sekeliling mereka sudah ada beberapa klien William yang baru tiba.

__ADS_1


Anna menganggukkan kepalanya dengan cepat dan berjalan kearah balkon sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam tas. "Halo Daniel, ini aku, sebentar lagi aku sampai balkon, tapi aku hanya bisa sebentar di—"


"Ya, aku sudah melihat mu Anna," potong Daniel dengan begitu santai, Anna dengan spontan melihat ke arah balkon namun tidak ada siapapun di sana. "Arah barat," ucap Daniel yang sepertinya melihat kebingungan Anna.


Sontak Anna memutarkan sedikit badannya dan benar saja di sana sudah ada Daniel yang sedang menatapnya dengan tangan memegang ponsel. Sebelum Anna berjalan, ia menarik nafasnya dalam dan melangkahkan kakinya menuju Daniel. "Aku tidak bisa berlama-lama, masih banyak orang yang harus aku temui disini," ucap Anna saat sudah tiba di dekat Daniel.


"Baiklah, aku pun sama sibuknya denganmu," kekeh Daniel pelan.


"Jadi, apa yang kau mau?"


"Menghabiskan satu hari penuh bersamamu, besok."

__ADS_1


Mata Anna membulat dan menoleh kearah Daniel. "Maksudmu?"


"Aku ingin kita berkencan 1 hari."


__ADS_2