The Bad Boy

The Bad Boy
Bab 28


__ADS_3

Suara telepon masuk membuat tidur Anna sedikit terganggu, ia menggeliat pelan dan berusaha mencari ponselnya dengan mata yang sedikit terbuka, mata dan tubuh Anna seperti terdapat lem yang membuatnya susah untuk beranjak dari tempat tidur, tubuhnya masih ingin tenggelam dalam selimut tebalnya! "William?" gumam Anna pelan, tidak biasanya William langsung menelepon Anna, pria itu biasanya mengirim teks pesan dan jarang menelepon seperti ini.


"Anna? apa kau baik-baik saja?" terdengar suara William yang tampak khawatir, hal itu jelas-jelas membuat Anna kebingungan. "Apa kau sakit? atau mobilmu ada kendala?"


Karena semakin bingung dengan apa yang diucapkan oleh William, Anna membuka matanya sedikit lebar, dia melihat jam yang tertera di bagian atas ponselnya. "Astaga!" pekik Anna tanpa sadar saat melihat jam yang menunjukkan pukul 9 lebih. "William, a—aku..." Anna menggigit bibir bawahnya kecil, dia bingung, untuk pertama kalinya Anna bangun kesiangan seperti ini! ditambah jika ia jujur sekarang akan sangat malu seorang wanita baru bangun siang seperti ini!

__ADS_1


"Ya? ada apa Anna? jangan membuatku khawatir, sekarang kau sedang ada di mana? jika ada apa-apa jangan sungkan untuk mengatakannya." Tuhan memang sedang berbaik hati pada Anna, mengirimkan pria sepeduli itu padanya, ayolah Anna kau pasti bisa kembali mencintai William, lupakan Daniel dan setia lah pada William!


Anna menarik nafasnya dalam, dia akan menerima takdir nya dan berusaha menjadi kekasih yang baik untuk William. "Aku masih ada di kamarku, ada sedikit kendala di sini, apa aku boleh datang ke Kantor jam 11 William? a—aku."


"Kendala apa? apa ada sesuatu yang serius? lagi pula kau belum pernah menggunakan cuti mu, hari ini kau tidak perlu ke kantor, aku akan menyusul mu setelah rapat siang ini selesai," ucap William.

__ADS_1


"Kau yakin Anna? sekarang ini aku kekasih mu, jangan menyimpan masalah sendirian lagi, beritahu aku dan aku akan siap membantumu."


Setelah percakapan mereka selesai dan Anna berhasil meyakinkan William jika semuanya baik-baik saja, Anna pun menghembuskan nafasnya dengan lega, dia membuka aplikasi chatting dan melihat beberapa pesan masuk yang rupanya sudah cukup banyak dari Emily dan William, keduanya tampak khawatir dan beberapa kali juga menelepon Anna namun ia tak mendengarnya. "Ayo cepat mandi Anna!" ucapnya sambil menyimpan ponsel dan bangun dari tidurnya, dia beranjak menuju kamar mandi dan mulai bersiap-siap mengenakan pakaian kerja.


Saat semuanya sudah siap, Anna mengambil kunci mobil dan membalas beberapa pesan yang dikirimkan Emily juga William, memberikan kabar jika ia sudah dalam perjalanan menuju kantor. [Hati-hati dijalan, jangan mengebut dalam kondisi masih mengantuk haha.] balasan Emily membuat Anna langsung menggelengkan kepalanya, dia mengatakan semuanya pada Emily mengapa ia bisa telat dan membuat orang-orang mengkhawatirkan dirinya khususnya William.

__ADS_1


[Baiklah hati-hati dijalan, jika sudah sampai langsung ke ruangan ku, aku sudah memesankan makan siang untuk mu.] Oh, hati Anna kini seakan meleleh, urusan Daniel mungkin sudah berakhir sampai kemarin, lagi pula mereka tidak akan bertemu lagi karena proses shooting sudah selesai dan Anna yakin dia akan bisa fokus menjalani hubungan bersama William.


__ADS_2