
Daniel masuk ke dalam ruangan William, untuk pertama kalinya dia merasakan kegagalan dalam hal menaklukkan wanita, mengapa juga dia harus tertarik kepada wanita yang menjadi kekasih kakaknya sendiri? dari banyaknya wanita yang memuja Daniel mengapa dia harus terjebak dengan perasaan rumit yang sebelumnya belum pernah dia rasakan. Melihat Anna di dalam lift tadi membuat Daniel merasakan patah hatinya kembali. "Kau menyuruh aku datang kemari hanya untuk melihatmu bekerja kak?" tanya Daniel saat melihat keseriusan William yang tak melepaskan pandangannya dari layar laptop yang ada di hadapannya.
"Oh kau sudah sampai? kapan kau masuk ke ruangan ini?"
"Baru saja, ada apa kak?" tanya Daniel langsung to the point karena jujur saja dia tidak ingin berlama-lama di kantor ini, lebih baik dia menghabiskan banyak waktu di luar, mengalihkan ingatannya pada Anna yang telah mengacaukan perasaannya.
__ADS_1
"Kau sedang buru-buru?" balas William kita langsung menjawab pertanyaan Daniel. "Begini, tanggal 20 aku berencana mengadakan pesta ulang tahun perusahaan, apa kau bisa membujuk Veronica untuk ikut serta memeriahkan acara ini? banyak klien yang berharap dia hadir, sedari tadi malam aku menghubunginya tapi di abaikan, bahkan aku menghubungi asistennya pun sama diabaikan," jelas William tampak bingung.
Ingin sekali Daniel berdecak saat ini juga, dia tidak percaya jika kakaknya memiliki tingkat kepekaan yang sangat lemah, Veronica tertarik padanya, sudah mendapatkan hadiah istimewa namun pada hari selanjutnya mendapatkan kabar jika William sudah bersama wanita lain. Pada detik selanjutnya Daniel mulai teringat akan ucapan Veronica yang membuatnya sedikit ragu apakah hal itu benar atau tidak. "Umm kak, apa benar kau memberikan hadiah kepada Veronica berupa kalung?" tanya Daniel dengan hati-hati.
Dengan ringan William menganggukkan kepalanya, dia mengetuk pelan meja kayu yang dilapisi kaca berwarna hitam pekat. "Benar, aku memberikan kalung yang cukup bagus untuknya, aku pikir dia menyukainya karena kemarin dia mengucapkan terima kasih timbang perlihatkan kalung yang aku berikan, tapi kenapa hari ini aku rasa Veronica seperti membenci dan menghindari ku? apa dia terlalu sibuk hari ini atau menjadi tidak menyukai hadiah yang aku berikan karena karena kalung itu bukanlah limited edition?" ucap William pelan.
__ADS_1
"Apa? ada apa? oh ayolah Daniel, banyak klien yang ingin melihat adikku yang hebat ini secara langsung."
"Aku harus ke Milan tanggal 15 ini kak, bahkan Veronica juga akan datang ke sana tanggal 23, kalau tidak salah besok dia ada di pemotretan parfum, aku akan menyampaikan pesan mu jika bertemu dengannya di sana."
Wajah William tampak tidak puas mendengar jawaban dari Daniel. "Ini adalah perusahaan keluarga kita, luangkan waktu mu hanya untuk tanggal 20 Daniel, aku mohon sebagai kakak mu."
__ADS_1
"Kau ingin membayar denda penggantian hari yang sudah di tandatangani kontrak?" tanya Daniel sedikit menantang.
"Tidak masalah, biar aku yang membayar dendanya."