The Cute Wolf

The Cute Wolf
Penindasan


__ADS_3

Xuan meminta bantuan Ayahnya untuk menyingkirkan Anna. Gong Yoo sang Ayah mengirim Hongli untuk membantu Xuan Yoo, selain Hongli ia juga mengirimkan pengawal yang lainnya.


Rencana Xuan Yoo...


Hongli menemui Anna yang tengah duduk sendiri di sebuah kursi didepan Villa. Kemudian Hongli membekam Anna kemudian membawa Anna pergi menjauh dari Villa tersebut.


Sampailah mereka disebuah toko kosong yang sudah tak terpakai, Hongli mengikat Anna dan menutup mulut Anna. Saat itu Anna dalam keadaan pingsan.


Nathan yang hendak menghampiri Anna, terkejut melihat Anna tak ada disana. Ia mencoba menelpon Anna, namun Anna tak membawa ponselnya. Nathan mulai cemas lalu ia pergi mencari keberadaan Anna.


Dimulai dari CCTV villa Nathan...


Nathan melihat seorang pria yang membawa Anna, kemudian menjauh dari villa tersebut. Kemarahan Nathan memuncak, ia bersama Owen mencari keberadaan Anna dan melacak pria tersebut.


Anna tersadar, ia merasa pusing dan keheranan mengapa ia ada disana. Anna mencoba mengingat apa yang terjadi. Kemudian ia mencoba untuk berdiri, namun kaki beserta tangannya terikat.


"Arrgghh...lepaskan aku dasar payah!!!" Teriak Anna.


"Jangan berisik!!"


"Tak akan ada yang dapat menemukanmu!!"


Terdengar suara samar-samar, Anna melihat ke sekelilingnya. Namun tak menemukan siapa pun disana.


"Keluar kamu dasar payah!!" Ucap Anna.


"Hei berani sekali kau mengatai ku payah!!" Nampaklah Xuan yang tengah berdiri dengan tatapan tajamnya.


"Hoho...ternyata kau wanita tua yang bodoh dan payah!!!" Ucap Anna.


"Ah...apa kau mau mati hah!!" Tegas Xuan.


"Heh...memangnya kau bisa membunuhku hah??" Anna menantang Xuan.


"Keterlaluan!!" Tegas Xuan.


Xuan menampar pipi Anna, dan meninggalkan bekas merah di pipi Anna. Sama sekali tak takut, Anna justru sengaja membuat marah Xuan.


"Apa hanya segini kekuatanmu hah??" Ucap Anna.


"Ah kau ini tak tahu diri!!!" Ucap Xuan, kemudian Xuan menjambak rambut Anna.


"Oh ayolah...apa hanya segini kemampuan mu!!".


Xuan yang mulai tergoda oleh ucapan Anna ia menampar Anna lagi. Anna hanya tersenyum ia tak peduli apa yang ia alami saat ini.


"Berhentilah bicara atau aku akan menyiksamu!!!" Ancam Xuan.


"Aaahhh...aku takut sekali!!!" Anna meledek Xuan.


"Diam kamu!!!" Ucap Xuan kesal.


Xuan pergi meninggalkan Anna, ia sangat kesal dengan kelakuan Anna padanya. Dengan memanfaatkan situasi, Anna mencoba melepaskan diri.


"Ah...dia serius atau tidak sih. Ikatannya saja tak kuat!!" Ucap Anna.

__ADS_1


Dengan mudahnya Anna terlepas dari ikatan tersebut. Xuan kembali dengan membawa pisau, ia berniat memotong rambut Anna.


"Hey kau kemari lah!!" Ucap Xuan sambil membuka pintu.


"Ah kemana gadis itu, bagaimana bisa ia lolos??" Ucap Xuan.


Anna yang bersembunyi dibalik pintu, kemudian berkata "Apa kau merindukanku??".


Xuan terkejut, lalu ia menoleh dan mendapati Anna tengah berada dibelakangnya dengan sebuah pistol ditangan Anna.


"Ah...kau sini kau aku akan membunuhmu!!!" Tegas Xuan.


"Oh benarkah...lalu bagaimana dengan pistol di tanganku ini??"


"Apa aku harus menembak mu sekarang??" Lanjut Anna.


Hongli yang mendengar ada sebuah keributan lantas ia masuk kedalam dan membuang pistol di tangan Anna. Ia menahan tangan Anna dan melipatkan nya kebelakang punggung Anna.


"Ah apa yang kau lakukan!!" Anna mencoba melepaskan diri.


Xuan tertawa puas saat melihat Anna yang berhasil ditahan Hongli.


"Hahahaha...sekarang kau tak bisa berbuat apa-apa lagi!!" Ucapnya.


Namum Anna tak mudah menyerah, ia menginjak kaki Hongli dan menyikut perut Hongli. Ia memukul Hongli sampai tak bisa bangun lagi. Xuan yang melihat semua itu merasa ketakutan.


Ia berlari dan hendak menusuk Anna, namun Anna segera menghindar dan membuat Xuan menusuk Hongli. Darah bercucuran dari perut Hongli, rasa takut menyelimuti Xuan.


"Apa alasanmu melakukan ini semua??" Tanya Anna.


"Jika kau ingin terkenal, maka jadilah lebih baik lagi, jangan pernah mengambil jalan pintas. Karena jalan pintas itu sendiri dapat menjadi membahayakan mu!!" Tegas Anna.


"A...aku...aku sungguh minta maaf, Hongli adalah pria yang aku sukai!!" Ucap Xuan lirih.


"Dia mempertaruhkan nyawanya demi diriku...dan aku telah membunuhnya!!" Xuan menangis.


Anna menghela nafas panjang ia mendekati Xuan lalu memeluknya.


"Xuan...aku mengerti perasaanmu, aku tahu apa yang kau rasakan. Karena aku juga pernah merasakan nya!!" Ucap Anna.


"Mengapa kau tak lari, kenapa kau masih mau menemaniku??" Tanya Xuan.


"Xuan...aku memang membencimu, karena kau telah mengganggu ku!!".


"Tapi disaat sepeti ini, mana bisa aku meninggalkanmu sendiri!!" Lanjutnya.


"Mei Lin, kau sungguh baik hati. Aku...aku sungguh malu terhadapmu!!" Sahut Xuan.


"Xuan Yoo, siapa yang menyuruhmu untuk membunuhku??" Tanya Anna.


"Ayahku, dia adalah...!!"


Nathan sampai ditempat tersebut, lalu ia segera menyingkirkan para pengawal suruhan Gong Yoo itu. Nathan masuk ke dalam ruangan tersebut dan mendapati Anna yang tengah bercakap-cakap dengan Xuan.


"Mei Lin, apa kau baik-baik saja!!" Ucap Nathan seraya memeluknya.

__ADS_1


"Iya aku baik-baik saja Luan!!" Ucap Anna tersenyum.


"Kau akan kuberi pelajaran berharga!!" Tegas Nathan.


"Luan...sudahlah dia tak salah apa-apa, dia hanya budak!!" Ucap Anna mencegah Nathan.


"Apaa!!" Nathan terkejut.


"Siapa yang menyuruhmu hah??" Tanyanya kemudian.


"Gong Yoo!!" Anna menjawab pertanyaan Nathan.


"Berani-beraninya dia mengganggu kehidupan ku!!" Tegas Nathan marah.


Nathan keluar lalu ia menyuruh pengawalnya untuk mencari keberadaan Gong Yoo, sementara itu Anna bersama Xuan Yoo terdiam.


"Xuan Yoo, aku akan membantumu!!" Ucap Anna.


"Ikutlah bersamaku, aku akan membuatmu terkenal!!" Lanjutnya.


"Apa kau sama sekali tak membenciku?? Padahal aku telah menghancurkan mu, bahkan sampai menyakitimu!!" Ucap Xuan sambil menundukkan kepalanya.


Anna menghela nafas...


"Xuan lupakan saja masalah itu, aku sama sekali tak peduli dengan semua itu. Aku percaya Luan tak akan mengkhianati ku!!" Tegas Anna.


"Ikutlah bersama ku, aku yakin bahwa Hongli juga mencintaimu!!" Lanjut Anna.


Xuan Yoo tersenyum...


"Terima kasih Mei Lin, aku sungguh tak menyangka kau baik kepadaku seperti ini!!" Ucap Xuan tulus.


Anna dan Xuan keluar dari tempat tersebut, dan jasad Hongli dikuburkan.


Di Villa Anna...


"Untuk sementara waktu kau tidur disini saja dulu!!" Ucap Anna.


Nathan merasa tak setuju dengan keputusan Anna, ia masih merasa kesal dengan kelakuan yang Xuan Yoo perbuat.


Nathan membawa Anna ke halaman belakang...


"Na...aku tahu niat kamu baik, tapi bagaimana kalau dia masih sama seperti dulu??" Ucap Nathan.


"Apa kamu tidak percaya padaku??" Anna bertanya balik.


Anna berjalan dan mendekati sebuah kolam ikan...


"Nathan...terkadang seseorang menjadi jahat karena terpaksa, tapi aku yakin kalau dia akan berubah!!" Ucapnya.


**SEKIAN TERIMA KASIH


SALAM MANIS AUTHOR


-- I L Y** --

__ADS_1


__ADS_2