The Cute Wolf

The Cute Wolf
Peta


__ADS_3

Nathan terus berenang ke dasar sungai.


Nathan berhasil menyelamatkan Anna, ia mengeluarkan Anna dari dalam air. Namun Anna tak sadarkan diri, ia tertidur lemas tak sanggup membuka matanya kembali. Seketika Nathan berurai air mata membasahi pipi Anna.


"Sayang...bangunlah kita selamat!!" Ucap Nathan lirih.


"Noan...bawakan jasku!!" Perintah Nathan. Dengan segera Noan memberikan jas Nathan yang semula Nathan berikan pada Noan.


Nathan mengambilnya kemudian menyelimutkan ke tubuh Anna.


"Na...Nana oh Nana, bangunlah Banana!!" Canda Nathan agar Anna terbangun, namun usahanya sia-sia Anna tak kunjung membuka matanya.


"Tuan, bagaimana kalau Tuan memberikan nafas buatan pada Nona Anna??" Ucap Noan memberi saran.


"Ah ide bagus!!" Jawab Nathan dengan semangat.


Sesaat Nathan akan menci*m Anna, dengan segera Anna membuka matanya. Ia tersadar sedari tadi namun tak segera membuka mata. Ia bahkan menahan tawanya ketika Nathan memanggilnya banana.


"Uhuk..uhuk..!!" Anna pura-pura batuk agar tak dicurigai.


"Anna kamu sadar, aku khawatir kamu kenapa-napa. Aku minta maaf karena sudah membuatmu seperti ini dan harus ikut serta dalam pertaha...!!" Ucapan Nathan terpotong, Anna menempelkan jari telunjuknya ke bibir Nathan.


"Suutttt...itu bukan salahmu, aku akan selalu ada di sampingmu Nath!!" Ucap Anna.

__ADS_1


Nathan tersenyum kemudian menggendong Anna dan membawanya pulang.


"Oh ya, gimana soal peta itu. Aku takut harta di dalamnya direbut Gong Yoo tua itu!!" Ucap Anna serius namun Nathan menatapnya dengan tajam.


"Jangan pikirkan soal peta, itu tak berarti buatku. Kamulah yang paling berharga buatku!!" Ucap Nathan serius dengan tatapan tajamnya.


Anna diam tak berbicara, ia memejamkan matanya kemudian terlelap dalam gendongan Nathan. Nathan tersenyum melihat Anna yang tertidur.


Sesampainya dirumah, keluarga Anna telah menunggu kedatangan Anna dan Nathan. Mereka sangat cemas dengan kondisi Anna.


Nathan memasuki rumah Anna sambil menggendong Anna, seketika anggota keluarga Anna terkejut dengan kedatangan Nathan yang menggendong Anna.


"Nathan, Anna kenapa??" Tanya Mama Anna.


Semua orang membuang nafas lega, rasa cemas mereka berkurang sedikit demi sedikit. Nathan tersenyum kemudian naik kelantai atas menuju kamar Anna.


Sesampainya dikamar Nathan membaringkan Anna, kemudian tanpa Nathan sadari Anna terbangun dari tidurnya. Sesaat sebelum Nathan pergi, Anna mencegahnya dengan memegang tangan Nathan.


Nathan terkejut kemudian menoleh ke arah Anna. Nathan tersenyum sambil berkata "Kamu sudah bangun rupanya!!".


"Kamu mau kemana, jangan pergi lagi!!" Ucap Anna dengan nada sedih.


"Aku mau masak bubur buat kamu, sambil ngobrol bareng papa mertua. Sambil nunggu buburnya matang, kamu mandi dulu ya!!" Jawab Nathan sembari mengelus lembut puncak kepala Anna.

__ADS_1


Anna tersenyum kecil dan mengangguk.


Selepas Nathan pergi masak, Anna bangkit dan masuk kedalam kamar mandi.


Sementara itu dilantai bawah....


Nathan tengah fokus memasak, namun Kriss mengejutkannya.


"WOOYY!!" Ucapnya sembari menepuk bahu Nathan.


"Eh kodok terbang!!" Ucap Nathan tanpa sengaja.


"Kalo kodok loncat bukan terbang, pe'a" Sahut Kriss sambil tertawa.


"Kagak sengaja kesebut, lagian ngapain sih ngagetin. Ntar bubur yang gue masak jadi ancur gara-gara lo bang!!" Ucap Nathan kesal dengan tingkah Kriss.


"Ya, hahaha...lagian lo fokus amat sih bikinnya!!" Sahut Kriss seakan meledek Nathan.


"Emangnya salah ya, gue ini tipe cowok perhatian!!" Jawab Nathan menyombongkan diri.


Dikamar Anna...


"ADUUUHHHH!!"

__ADS_1


**MATA NE**


__ADS_2