The Cute Wolf

The Cute Wolf
Trauma


__ADS_3

 


Seorang gadis kecil sedang mengambil bola ditengah jalan, dia senang sekali sampai² dia tak mengetahui kalo bahaya sebentar lagi akan datang...


 


tiiittt....tiiitttt....tiiitttt


 


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaa" brakkkk....darah bermunculan dari kepala gadis kecil tersebut. dia memanggil nama ibu nya


"Mama...papa"


"Mama...papa..."


"Sayang bangun nak" .


"Ma mimpi itu ma...Anna takut ma"....mama memeluk Anna yg ketakutan,Anna kecil yg dulu telah pergi kini berganti Anna yg dewasa.


kring...kring...kring...


"Ya halo,siapa ini" dibalik telpon menjawab


"Ini cicil na... Lo dimana sekarang kita jalan yok!!!" ....


"Ooh Lo cil, hmmm sorry cil gue gak bisa soalnya gue lagi sibuk nih. bentar lagi kan kita lulus...jadi gue mau siap² buat nanti ujian"


"Hmmm bener juga sih kata lo. ya udah deh gue mau beres² nih mami ngomel Mulu dari tdi...bye Na"


 


"Bye".


Brakk


"Ooh jadi Lo ngerebut pacar gue dan main main pula lagi. Lo sadar gak sih. Lo udh gue anggap sodara tapi kelakuan Lo kek ******** tau" Marah Monica.


Saat itu dia tengah berjalan denga Cristal untuk makan dan belanja lalu mereka mampir ke sebuah kafe dan tak sengaja melihat Alexa dengan Kelvin tengah berduaan. melihat hal itu Monica langsung memergoki mereka....


Plaaakkkk


 


sebuah tamparan panas mendarat di pipi Kelvin ( hah rasain tuh).


"Dan Lo Kel padahal kita udah lama pacaran tapi kenapa Lo malah kek gini sih Kel "


"Semua laki-laki tahu kalo kita gak bisa hidup cuma stak sama satu wanita aja. kita butuh hiburan juga" timpal Kelvin hati Monica terasa hancur apalagi sang penikung yakni sahabat nya sendiri.


Dada terasa sesak langkah terasa berat tak sanggup lagi berdiri ( kumenangisss membayangkan betapa kejamnya dirimu atas diriku)


Anna terpaksa berbohong karena dia takut sahabatnya akan khawatir mengetahui hal yg sebenarnya. ia takut keluar mimpi semalam masih membekas dibenak nya.


Ia masih takut untuk keluar, mengendarai mobil seperti kedua sahabatnya. ia tak punya keberanian. Anna berjalan keluar kamar untuk sarapan pagi bersama keluarganya.


Hari ini adalah Minggu akhir pekan anggota keluarga berkumpul, waktu yang jarang ditemukan biasanya papa Anna selalu pergi keluar kota atau pun negeri.


Nanti hanya akan ada Anna dan mama nya saja, Anna memiliki seorang kakak laki-laki namanya kristopher dia tidak pernah pulang karena harus mengurus perusahaan keluarga nya di Jepang.

__ADS_1


"Huuuuufff rasanya bosan sekali harus duduk saja sepanjang hari" ....Anna menonton tv tapi rasanya dia sangat bosan.


Lalu Anna tertidur dan bermimpi kejadian masa lalu nya. mimpi yang tak pernah mau ia impikan. tapi mimpi itu selalu saja muncul dibenak nya. Anna terbangun


"Arggh kenapa sih mimpi itu lagi itu lagi..." Anna mengacak ngacak rambutnya .


Lalu ia bangkit dan menuju halaman belakang, disana terdapat taman bunga, kolam ikan, air terjun buatan, kolam renang, alat olah raga, dan alat-alat kesenian.


Anna memulai latihan nya. Anna memikirkan kejadian itu dan memukul mukul alat tinju. ia benci sangat benci dengan mimpi itu.


Anna tumbuh menjadi gadis kuat tapi takut akan kekuatannya. ia takut kekuatannya akan melukai dirinya dan orang lain.


tok...tok...tok...


Suara ketukan dipintu. Anna segera berlari dan terkejut melihat kakak yang ia rindukan telah pulang.


" Loh kak...aku seneng banget kakak pulang" kakak Anna memeluknya dengan gemas.


Adik imut dan mungilnya telah tumbuh menjadi gadis cantik dan kuat.


"Na kakak perhatiin kok kamu gendut sih" canda Kriss


"Ih kakak " Kriss hanya tertawa dan mengacak ngacak rambut Anna.


"Hahaha abisnya gemes banget sih!!" Ucap Kriss.


"Tumben kak udah pulang!!" Tanya Anna.


"Iya nanti bakalan ada pacar kakak kesini, mau kakak kenalin ke mama sama papa!!" Jawab Kriss.


"Ooh jadi kakak mau nikah ya!!" Goda Anna.


"Ya iyalah!!" Ucap Kriss lalu masuk kedalam rumah.


"Kriss kapan pacarmu sampai??" Tanya Mama.


"Hmmm mungkin lusa Ma, soalnya tadi dia bilang lagi dipesawat!!" Jawab Kriss.


"Siapa namanya kak??" Tanya Anna.


"Namanya Audrey!!" Jawab Kriss.


"Wih kakak ipar!!".


Hari berikutnya...


Audrey datang kerumah Anna, ia adalah seorang dokter cantik asal Jepang.


"Hallo!!!" Sapanya.


"Hallo kak Audrey!!" Jawab Anna.


"Mari kak silahkan masuk!!" Anna mempersilahkan Audrey masuk.


Mereka berbincang tentang hari pertunangan dan pernikahan. Sedangkan Anna ia lebih memilih diam tak bicara, ia hanya menyaksikan mereka saja.


"Hahaha...jadi Kriss suka merepotkan mu ya??" Tanya Papa.


"Ah tidak juga Pak!!" Jawab Audrey.

__ADS_1


"Oh ayolah panggil Papa saja, kan kamu calon menantu kami!!" Ucap Papa.


"Baiklah kalau begitu!!" Balas Audrey.


Selesai berbincang Anna pergi ke kamarnya, Dan Audrey juga ke kamarnya. Ia menginap di rumah Kriss dan tidur di kamar tamu.


Audrey menemui Anna dikamar nya...


Tok..tok..tok...


"Ah ya sebentar!!" Anna membukakan pintu.


"Oh kak Audrey!!" Ucap Anna.


"Aku sangat bersyukur Papa dan Mama baik padaku, aku kira mereka akan menolak ku!!" Ucap Audrey.


"Oh ayolah kak...Papa dan Mama tidak akan menolak kakak!!" Jawab Anna.


"Aku dengar dari Kriss, kamu bisa bela diri. Benarkah begitu??" Tanya Audrey.


"Ah iya itu benar!!" Jawab Anna.


"Bagaimana kalau aku mengajarimu, aku juga bisa loh!!" Tawar Audrey.


"Dengan senang hati kak!!" Anna tersenyum.


Mereka berlatih di taman belakang, Kemampuan Anna masih dibawah Audrey. Karena ia hanya berlatih sendiri.


Anna melamun sampai akhirnya Audrey mengejutkannya.


"Apa kamu ada masalah Anna??" Tanya nya.


"Eh..hmm iya!!" Jawab Anna lemas.


"Ada apa, kamu bisa menceritakannya padaku!!" Ucap Audrey lembut.


"Selama ini aku hidup dalam ketakutan, aku selalu takut melangkah ke dunia!!" Anna memulai cerita.


"Mengapa begitu??" Tanya Audrey, ia duduk disamping Anna.


"Dulu aku pernah mengalami kecelakaan, dan terbaring koma dirumah sakit. Setelah terbangun, aku selalu takut!!" Anna menitikkan air matanya.


"Terkadang dunia ini indah, terkadang juga dapat membahayakan!!" Anna menatap ke langit.


"Aku takut akan terjadi lagi, aku takut aku akan mati!!"


Anna menundukkan kepalanya, sedangkan Audrey memeluk Anna. Anna menangis ia tak kuasa menahan air matanya.


Sebelum terbangun, Ibu Anna merasa sangat cemas. Bahkan beliau hendak bunuh diri, karena Anna sama sekali tak terbangun. Segala cara telah dilakukan agar Anna terbangun.


Anna takut semua itu akan terjadi lagi...


"Mengapa takut?? Hidup atau mati tak ada yang tahu. Tuhan telah merencanakannya, mungkin itu semua ujian dari Tuhan!!" Ucap Audrey.


"Kematian tak perlu ditakuti, kita hanya perlu berdoa dan berusaha yang terbaik. Agar semasa kita hidup di dunia menjadi berwarna!!" Lanjutnya.


Anna melepaskan pelukannya, ia tersenyum manis. Audrey menghapus bekas air mata Anna.


Bersambung

__ADS_1


baca dong kak.like juga sama komennya kalo kakak kurang suka silahkan katakan saja nanti aku buat yang lebih seru..


Makasiiiihh


__ADS_2