
Tepuk tangan bergemuruh saat Anna selesai bernyanyi, Anna tampil sangat sempurna.
Monica mengepalkan tangannya, ia sangat kesal dan membenci Anna.
"Arrgghhh...awas aja nanti!!".
Pengumuman pemenang pun dimulai, semua orang merasa gugup. Kira-kira siapa yang menang ya...
"Baiklah semuanya, saya selaku juri disini akan mengumumkan pemenang nya!!" sahut juri tersebut.
"Baiklah juara pertama dimenangkan oleh......!!!"
Semua mata menutup mereka sangat gugup, siapa pemenangnya....
"Raisa....!!!" ujar juri.
"Dipersilahkan Raisa untuk naik ke atas panggung!!" perintahnya.
Raisa naik ke panggung...
"Dan juara kedua dimenangkan oleh....!!!"
"Pasti lo Na!!" ucap Cicil.
"Hmmm enatahlah!!" jawab Anna.
"Isyana Sarasvati....!!!" lanjut juri.
"Dipersilahkan kepada Isyana untuk naik ke atas panggung!!"
Isyana naik ke atas panggung...
"Juara ketiga dimenangkan oleh....!!"
Monica tampak gugup, ia sangat yakin kalau ia akan menang meski juara ketiga.
"Reyhanna...!!!" lanjut juri.
"Dipersilahkan kepada Reyhanna untuk naik ke atas panggung..!!" ucapnya.
Tepuk tangan para penonton menyambut ketiga pemenang tersebut.
Monica mengepalkan tangannya ia amat teramat kesal dengan Anna.
Monica menelpon Ayahnya...
Keesokan harinya...
Anna dipanggil ke ruang kepala sekolah
tok..tok..tok
"Ya masuk."
"Ada apa pak memanggil saya." tanya Anna
"Tidak ada apa-apa nak, hanya saja kamu harus pindah dari sekolah ini." jawab Kepala Sekolah.
"Apaaa tapi pak saya tidak berbuat apa-apa, saya tidak membuat onar kan pak. " tanya Anna dengan wajah lesu karena terkejut
"Tidak, hanya saja putri ku yg menyuruh saya untuk mengeluarkan mu. Kalo tidak dia akan melukai dirinya sendiri, saya tidak mau putri satu satunya saya terluka. Jadi maafkan saya kamu dikeluarkan dari sekolah ini. Ini surat nya silahkan dibaca."
Anna membuang nafas dengan berat, ia tak mau berpisah dengan teman temannya.
"Baiklah pak, kalo begitu saya pamit pergi ya pak."
"Iya nak, semoga kamu tetap menjadi siswi yg cerdas."
__ADS_1
"Amiin terima kasih pak." kepala sekolah mengangguk dan Anna pun keluar dengan wajah lesu.
"Pak bisa jemput Anna disekolah GK pak sekarang, ya tolong ya pak. " ucap nya didalam telpon.
"Loh Na kenapa Lo beres-beres emang tadi ada apaan si???" tanya Cicil
"Maaf semuanya gue dikeluarin dari sekolah ini. Jadi mulai besok dan seterusnya kita gak bakalan ketemu lagi." Anna sangat sedih harus berpisah dengan sahabatnya.
"Na kalo Lo pindah kita berdua juga bakalan pindah kok na. Kita gak mau kehilangan Lo Na, ya kan Ros??"
"Iya bener, kita akan terus bersama sampai akhirnya perpisahan itu datang."
Mereka memeluk Anna mereka gak mau kehilangan Anna Nana yg paling mereka sayangi.
"Makasih ya kalian udh dukung gue dan mau temenan sama gue. Gue jadi terharu nih "
Pulang sekolah....
"Loh sayang, kamu kok udah pulang sih nak??" tanya Mama lembut.
"Mamaaaaa....hiks...hiks..hiks.." Anna langsung memeluk Mama nya dengan berurai air mata
"Sayang, kamu kenapa kok nangis. Ada masalah apa disekolah, hmmm coba cerita sama Mama sini!!"
Sang mama mencoba menenangkan hati Anna
"Ma Anna dikeluarin dari sekolah ma... padahal Anna gak berbuat onar ma. Kemarin Anna gak sengaja nabrak Monica ma...terus tadi pagi Anna dipanggil kepsek...dan ini ma surat nya ma...Anna sedih banget ma...hiks..hiks...hiks." Anna terisak.
Seperti biasa mama Anna akan mendukung dan menyemangati putri kesayangan nya itu. Mama Anna gak mau kehilangan Anna lagi. Ia takut Anna seperti dulu.
"Sayang, sudah lah gak apa-apa nanti Papa akan cari sekolah baru buat Anna. Terus Anna udah bilang belum ke temen kamu sayang???"
"Udah ma...terus mereka bilang mereka bakalan ikut Anna pindah sekolah." .....
"Ya sudah kamu istirahat gih...biar tenang nantinya." Anna menganggukkan kepalanya.
tok...tok..tok
"Ya tunggu sebentar." Anna bangkit dan membuka pintu kamarnya...
Lalu Anna terkejut melihat sahabatnya berada didepannya kemudian mereka menangis dan saling berpelukan...
"Na Lo makan nya kita berdua gak mau Lo sakit!!" ucap Ros.
"Thanks ya Cicil,Rose." mereka berdua menganggukkan kepala
Pagi baru tiba, sekolah baru menanti, kehidupan akan dimulai dari sekarang. Semua akan berubah saat kita selalu sabar menghadapi masalah.
Hari pertama masuk sekolah baru...
Kebetulan Anna dan teman-temannya satu kelas, jadi mereka memperkenalkan diri bersama-sama.
Istirahat...
"Hmmm keliling sekolah ini yok!!" ajak Cicil.
"Ide bagus!!" ucap Anna dan Ros bersama.
Mereka melihat-lihat keadaan sekolah barunya, sebuah sekolah yang paling terkenal di kota D.
Seorang pria mendekati Anna...
"Hey...namaku Alvaro!!" sapanya.
"Oh hay nama gue Reyhanna, tapi lo bisa panggil gue Anna!!" balas Anna.
__ADS_1
"Oh begitu, lalu kalian berdua??" tanya Alvaro kepada Ros dan Cicil.
"Oh gue Cicilia, lo bisa panggil gue Cicil!!" Jawab Cicil.
"Nama gue Ros!!" singkat Ros.
"Hmm begitu ya...senang bertemu dengan kalian!!" ucap Alvaro.
Mereka mengobrol bersama, sampai akhirnya ada yang mengganggu.
"Alvaro...lo ngapain disini??" ucapnya.
"Wizy...gue cuma kenalan doang sama
mereka!!" jawab Alvaro.
"Hmmm, udah mending lo ikut gue aja!!" Wizy menarik lengan Alvaro.
"Ganteng banget ya si Alvaro!!" celetuk Cicil.
"Hmmm kalo suka jadian aja!!" ucap Anna sambil menyenggol lengan Cicil.
"Apaan sih, gue cuma bilang dia ganteng. Gak lebih dari itu!!" sangkal Cicil.
Kring...kring...
Pulang sekolah...
"Eh Na...lo ikut gue aja, kayaknya supir lo gak jemput!!" ucap Cicil.
"Hmmm iya sih, ya udah gue ikut!!" jawab Anna.
Dalam perjalanan...
"Na??" Panggil Cicil.
"Iya kenapa??" jawabnya.
"Hmmm...gue cuma khawatir lo kenapa-napa. Gue gak mau lo dibenci lagi!!!" ucap Cicil lirih.
"Emangnya kenapa??" tanya Anna.
"Tadi gue liat Alvaro lagi berantem sama Wizy, dan terus katanya Alvaro suka sama lo!!" ucap Cicil.
"Dan akhirnya mereka putus!!" lanjutnya.
"Cil...lo tenang aja gue gak bakalan mudah ditindas!!" ucap Anna menenangkan Cicil.
"Iya gue percaya kok lo itu kuat!!" ucap Cicil.
Mereka sampai dirumah Anna...
"Thanks ya Cil, udah izinin gue nebeng!!" ucap Anna.
"Sama-sama Na, gue jalan dulu ya!!" Anna melambaikan tangannya.
"Hmmm gue bersyukur punya temen kayak lo Cil, dan gue juga bersyukur punya temen kayak Ros. Mereka selalu ada disaat gue susah!!" ucap Anna.
Kemudian Anna masuk ke dalam rumahnya...
Dengan dukungan keluarga dan juga teman-teman kita. Kita pasti akan sukses dan juga atas izin Allah SWT. Anna merasa senang dengan dirinya yang sekarang.
Anna membaringkan tubuhnya di atas kasur yang empuk, ia mulai terlelap dan akhirnya tertidur.
bersambung:(
MAAF KALO MEMBOSANKAN YA...
__ADS_1