
Anna mendorong pelan tubuh Nathan dan melepas ci**an nya, Ia berlari masuk ke dalam kamar mandi mencuci mukanya.
"Dasar Nathan...bikin sebel aja!!" Anna menghela nafas perlahan.
Beberapa menit kemudian Anna keluar dan bergegas turun ke lantai bawah untuk sarapan pagi bersama keluarganya. Saat tiba di meja makan Anna dan Nathan saling terdiam tak bersuara, terlelap dalam pikiran masing-masing. Sampai suara batuk dari Ayah Anna menyadarkan mereka berdua.
"Kalian ada masalah??" Tanya Mama Anna yang keheranan dengan sikap keduanya.
Mereka menjawab dengan gelengan kepala mereka.
"Mama mertua, Papa mertua Nathan pamit pulang ya. Terima kasih sudah mengijinkan Nathan menginap disini!!" Ucap Nathan sambil bangkit dari duduknya.
"Baiklah...tidak perlu seperti itu. Kalau mau pulang hati-hati dijalan ya, Nak!!" Jawab Mama Anna dengan lembut.
Nathan mengangguk kemudian pamit keluar dan pulang kerumahnya. Sementara Anna hanya diam tak berkutik, bahkan ia tak menyadari bahwa Nathan telah pulang.
Papa dan Mama Anna saling memandang dan mengangkat bahu masing-masing.
__ADS_1
Selepas makan pagi Anna pergi menemui Xia He di sebuah kafe ternama.
"Apa yang membuat seperti ini Mei??" Tanya Xia He.
"Aku tak tahu, hanya sedikit ragu saja tentang masa depanku!!" Jawab Anna pelan.
"Mei Lin, kau tak perlu cemas aku dan teman-temanmu pasti akan membantumu!!" Ucap Xia He sambil menepuk pelan punggung tangan Anna.
"Aku tahu apa yang ada dipikiranmu, pasti tentang Gong Yoo kan??" Tebak Xia He.
"Ya, aku hanya takut saja jika nanti Gong Yoo mengambil tindakan yang lebih parah lagi. Aku sebenarnya tak takut dengan ancaman dia, tapi hati kecilku tak pernah bisa berbohong!!" Keluh Anna yang gelisah dengan takdir yang ia alami.
Xia He curiga dengan orang tersebut, sampai ia menyadari bahwa orang tersebut adalah anak buah Gong Yoo mantan Ayah Xia He.
Tanpa membuang waktu Xia He menghubungi Nathan dan menulis pesan untuknya, ia juga membawa Anna pergi dari tempat tersebut sesuai perintah Nathan.
Nathan yang tengah menyelidiki Gong Yoo pun terkejut membaca pesan dari Xia He, lalu ia memerintahkan pengawalnya untuk mengikuti Anna dan Xia He.
__ADS_1
Nathan mengambil jasnya lalu memakainya dan bergegas pergi menyelidiki mata-mata tersebut.
Disisi lain...
"Xia He kita mau kemana??" Tanya Anna.
Ia heran kenapa Xia He sangat terburu-buru membawa ia keluar dari kafe tersebut, lalu pergi ke suatu tempat yang entah dimana itu.
"Gawat bos, sepertinya dia mengetahui keberadaanku!!" Ucap mata-mata tersebut.
"Sepertinya ada yang memata-matai kita Mei, dan Nathan menyuruhku untuk membawa mu pergi menjauh dari tempat tadi!!" Jawab Xia He sambil tetap fokus menyetir.
"Kenapa harus pergi, aku bisa melawan nya kan lagi pula aku akan baik-baik saja!!" Sangkal Anna.
"Ini perintah, aku gak bisa melawan Nathan. Kau diamlah dan tetaplah duduk dengan tenang disana!!" Ucap Xia He sedikit membentak Anna.
"Aku tahu orang itu memang lemah, tapi meski lemah bukan kah ia juga akan menghubungi teman-temannya!!" Lanjut Xia He kini dengan suara lebih tenang.
__ADS_1
Anna mengangguk paham dan duduk lebih tenang. Sebenarnya ada rasa takut dari dalam hati Anna, namun ia menyembunyikan ketakutannya tersebut.
**SEE YOU**