
Beberapa hari kemudian...
"Xuan kau benar-benar akan pergi menemuinya!!" Ucap Anna.
"Iya bagaimana pun dia adalah Ayahku, aku ingin mengucapkan terima kasih padanya!!" Jawab Xuan.
"Tapi bagaimana kalau kamu disiksa ayahmu, apa kau akan menceritakan mengapa kamu mengalah??" Tanya Anna.
"Tenang saja, aku akan menjaga rahasia ini baik-baik!!" Jawab Xuan.
"Baiklah aku antar kamu ke bandara ya!!" Sahut Anna.
Bandara....
Anna memeluk Xuan, ia bersyukur mempunyai pelakor seperti dia.
"Hati-hati ya, aku pasti akan merindukanmu. Setelah selesai urusanmu dengan ayahmu, kamu harus segera menemui orang itu!!" Perintah Anna.
"Wanita ini, meski aku sudah berusaha menghancurkan nya tapi dia tetap mempunyai rasa simpati!!" Batin Xuan.
"Ah baiklah aku pergi dulu ya, sampai jumpa lagi Mei Lin dan Luan!!" Xuan melepaskan pelukannya kemudian berjalan menjauh.
Anna menatap punggung Xuan yang semakin lama semakin menjauh. Nathan merangkul pundak Anna setelah Xuan menghilang dari pandangan Anna, mereka berdua kembali pulang ke villanya.
Kediaman Gong Yoo...
Perjalanan Xuan telah sampai, ia menemui Ayahnya kemudian menceritakan apa yang terjadi.
"Dasar gadis bodoh, menyingkirkan gadis itu saja kau tak bisa. Bagaimana kalau aku menyuruhmu untuk mengalahkan raja??" Tegas Gong Yoo.
"Maaf Ayah, aku memang tak berguna!!" Jawab Xuan.
"Kau harus melakukan apa yang aku suruh!!" Tegas Gong Yoo.
"Tidak ayah, aku tidak mau!!" Tolak Xuan.
Seketika Gong Yoo menampar pipi Xuan, Xuan menangis ia rela mati dari pada harus melakukan semua perintah ayahnya.
Xuan Yoo dulu adalah seorang anak jalanan, ia kehilangan orang tuanya saat usianya 8 tahun. Kemudian ia selalu dijadikan budak, dan pada akhirnya Gong Yoo membeli Xuan dan memberinya marga Yoo.
Xuan mengikuti lomba menjadi model, sekian lama ia menjadi terkenal. Namun ketenarannya tersebut justru membuatnya harus menderita. Ia malah dijadikan bidak catur oleh Ayahnya.
Tadinya Xuan mengira ia akan mendapatkan Ayah yang baik, yang akan menjaganya dan melindunginya. Namun kenyataannya tak seperti itu.
Gong Yoo dulunya adalah sekertaris Papa Nathan, namun ia selalu mengambil uang perusahaan dan memanfaatkannya untuk berfoya-foya. Dia selalu mencari target yang dapat ia ambil uangnya.
Gong Yoo selalu menyuruh Xuan untuk memuaskan hati para orang kaya itu, dan mendapatkan uang.
Xuan berdiri tegak, dengan tekad nya yang membara Xuan menentang Gong Yoo dan memilih menentukan takdirnya sendiri.
"Tidak ayah, aku tak akan pernah mematuhimu lagi, kelak aku akan pergi dari sini!!" Tegas Xuan.
"Ho...sekarang kau berani menentangku ya!!" Jawab Gong Yoo.
__ADS_1
Gong Yoo kembali menampar Xuan, namun Xuan tetap tegar ia tak ingin seseorang menindasnya lagi. Ia tatapnya sang Ayah dengan tatapan tajam, kemudian ia tersenyumlah pahit.
"Terima kasih sudah mau merawatku sampai saat ini!!" Ucap Xuan.
"Aku tak ingin menjadi bidak caturmu lagi, aku ingin mencari jati diriku sendiri!!" Lanjutnya.
"Pergilah...lagi pula kau tak akan pernah bisa apa-apa tanpa kehadiranku!!" Ucap Gong Yoo menyombongkan diri.
"Baiklah...kita lihat saja nanti!!" Tegas Xuan kemudian melangkah menjauh dari Gong Yoo.
Perjalanan menuju bandara, Xuan terus mengingat-ingat masa lalunya yang begitu pedih. Ia kehilangan kedua orang tuanya dikarenakan seseorang membunuh mereka.
Setelah duduk di pesawat dan mulai terbang menuju negara B. Ia akan menemui seseorang yang seperti Anna bicarakan.
Tak terasa air mata Xuan jatuh, kemudian ia tertidur lelap. Berharap esok adalah hari yang akan menentukan hidupnya kelak.
---------------------------------------------------------------------
Disisi lain...
Gong Yoo memukul meja kerjanya.
Braaakkk...
"Berani sekali dia menentangku dan pergi begitu saja!!" Ucap Gong Yoo.
"Aku harus pikirkan cara agar mereka bisa berpisah, dan aku akan mendapatkan peta tersebut!!" Lanjutnya.
"Tapi bagaimana caranya Tuan??" Tanya asisten pribadinya.
---------------------------------------------------------------------
"Nathan kamu mau bawa aku kemana??" Tanya Anna penasaran.
"Laut!!" Singkat, jelas, padat tapi viral (Kayak odading mang oleh🤣).
Anna terkejut ia sangat menanti-nantikan suasana laut yang begitu menenangkan.
Perjalanan menuju laut sangat jauh, Nathan menggunakan resort nya untuk istirahat disana.
Mereka sampai disebuah laut yang begitu indah, air nya yang jernih dan berwarna biru itu sungguh menenangkan hati ditambah dengan sejuknya angin pantai.
"Suka gak??" Tanya Nathan.
"Iya aku suka!!" Jawab Anna dengan girang.
Ia pikir sudah lama sekali tak pergi ke pantai, semenjak ia mengalami kecelakaan sampai saat ini.
"Nah...itu kapal kita, mari ikut aku!!" Ajak Nathan.
Anna mengikuti Nathan menuju sebuah kapal pesiar yang sangat mewah. Anna tampak ragu saat hendak melangkah naik ke kapal, ia merasakan ada firasat buruk.
Ia mencoba melangkah dan akhirnya ia biarkan kakinya melangkah mendekati Nathan.
__ADS_1
Anna merentang kan kedua tangannya, membiarkan angin menyejukkan badannya. Nathan memeluk Anna dari belakang, kemudian ia cium pipi Anna.
"Nathan...kamu selalu buat aku malu!!" Pikir Anna.
Semakin lama semakin menjauh, kapal pesiar tersebut pergi menjauh dan angin berhembus semakin dingin. Sampailah ditengah-tengah laut, Kedua belah pihak keluarga tengah makan siang bersama.
Selepas selesai makan Anna pergi ke depan sambil membawa sekaleng soda. Duduk di tepi sambil memandangi alam yang begitu indah. Nathan menghampirinya kemudian memakaikan jaket nya ketubuh Anna.
"Semakin lama udaranya semakin dingin, kamu tidak mau masuk kedalam dan menghangatkan badanmu??" Ucap Nathan.
"Tidak aku lebih suka disini!!" Tolak Anna.
Nathan menyandarkan kepalanya ke pundak Anna, meminum soda nya sekilas lalu memejamkan matanya. Ucapan Kriss kala itu terus terngiang ditelinga Nathan, juga kejadian-kejadian yang tak terduga itu.
---------------------------------------------------------------------
Xuan telah sampai di negara B...
Seseorang telah lama menunggunya, seorang gadis berambut pendek tengah berdiri dan membawa sebuah papan bertuliskan namanya. Gadis itu terus-menerus memanggil nama Xuan Yoo.
Xuan Yoo menghampirinya, kemudian memberinya minum.
"Ah..terima kasih!!" Ucap gadis tersebut sembari tersenyum.
"Aku Xuan Yoo, dan apakah kamu pegawai di Star Entertainment Group??" Tanya Xuan.
"Ah benar... baiklah Nona Xuan Yoo, mari kita pergi ke kantor sekarang. Manajer telah lama menunggumu!!" Ucap gadis tersebut.
Sesampainya di Star Entertainment Group, dengan tampang cuek dan galaknya, seorang wanita yang tampak seperti seorang manajer itu mendekati Xuan.
"Aiihhh jadi kamu yang bernama Xuan Yoo itu, wah ternyata benar apa yang dikatakan Anna padaku!!" Ucapnya dengan nada ramah.
"Penampilan ternyata dapat membohongi kita!!" Pikir Xuan.
"Anna??" Tanya Xuan.
"Iya maksudku Mei Lin, baiklah Xuan namaku Silvia aku manajer kamu disini. Dan nanti malam aku mengikuti sebuah acara fashion show. Dan kamu lah yang akan menjadi modelnya!!" Jelas Silvia.
"Sekertaris Tiny...segera siapkan jadwal Xuan sekarang, dan penata rias Angela segera rias Xuan sebaik mungkin!!" Perintah Silvia.
---------------------------------------------------------------------
Anna tersenyum kemudian ia menoleh ke depan dan mendapati sebuah kapal pesiar.
"Siapa itu??" Tanya Anna sembari menunjuk kearah kapal pesiar tersebut.
**BERSAMBUNG:)
TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR
YANG MAU FEEDBACK SILAHKAN.
SALAM MANIS AUTHOR
__ADS_1
-- I L Y** --