The Cute Wolf

The Cute Wolf
First Kiss


__ADS_3

Anna terus berdiri di atas tebing curam, ia memandang luasnya lautan. Sudah berminggu-minggu ia berdiri disana menunggu kedatangan Nathan. Air mata yang sudah tak terbendung tersebut akhirnya menetes, namun Anna berusaha tegar.


Sebuah perahu kecil seperti perahu nelayan tersebut datang ke pelabuhan, disana terdapat para nelayan yang pulang mengunjungi keluarganya. Nathan ikut bersama mereka, ia berhasil bertahan hidup dan berenang ke tepi pulau.


Nathan menemui Noan yang tengah berdiri menyambut kedatangannya, ia juga mengantarkan Anna ke laut tersebut. Lantas Nathan bertanya,


"Sejak kapan dia disana??" Tanyanya.


"Semenjak kepergian Tuan Muda!!" Jawab Noan.


"Tuan Muda, Nona Reyhanna sangat bersedih Tuan Muda tidak ada, kondisinya juga setiap hari semakin memburuk. Bahkan ia sampai mogok makan, dan tidur pun terkadang jarang!!" Lanjut Noan.


"Seburuk itukah??" Batin Nathan.


"Baiklah, aku menghampirinya dulu!!" Nathan naik ke atas tebing menemui Anna.


"Jurang ini cukup dalam juga ya!!" Pikir Anna.


"Dasar bodoh!!" Batin Nathan ketika sampai ditempat.


Tanpa Anna sadari, ia melangkahkan kakinya ke tepi jurang hingga membuatnya kehilangan keseimbangan. Ia hampir terjatuh dari sana.


"Oh tidak aku akan jatuh!!" Batin Anna.


"Gawat!!" Batin Nathan.


Sesaat sebelum Anna terjatuh, Nathan terlebih dulu menarik lengan Anna hingga berada di dekapannya.


"AAAA...AKU AKAN MATI!!" Teriak Anna dalam hati.


GREEPP...


"Ah apa aku mati??" Tanya Anna dengan nada pelan.


"Tolong aku gak mau mati, aku takut, aku mohon tolong aku!!" Seketika Anna menangis histeris.


Nathan yang tengah mendekapnya pun terkejut, ia angkat dagu Anna dan menatap sendu Anna. Anna membuka matanya dan terkejut melihat tatapan Nathan.


"Nathan!!" Lirih Anna.


"Ah...kamu benar-benar Nathan, syukurlah kamu baik-baik saja. Aku sangat khawatir, aku takut terjadi sesuatu padamu!!" Anna menangis kemudian memeluk Nathan.


"Dasar bodoh, apa kamu tidak tahu kalau kamu itu berdiri di atas tebing??" Tegas Nathan.


Anna yang tengah menangis pun, membulatkan matanya karena terkejut dengan ucapan Nathan.


"A...aku...aku...tadi...!!" Ucap Anna terbata-bata.


Nathan menatap Anna dengan tatapan yang tidak dapat dijelaskan. Wajah Anna berubah menjadi merah membara.


"A...aku...minta maaa...!!" Ucapan Anna terpotong.


Sebuah sentuhan hangat di bibirnya, membuat Anna terkejut. Terasa hangat dan menenangkan, Anna memejamkan matanya. Melepaskan kesedihannya, matahari terbenam seperti menggambarkan hati keduanya. Deburan ombak yang membara kala itu seperti detak jantung mereka, angin berhembus seperti menari-nari ikut bahagia bersama mereka.


Nathan melepaskan ci*mannya, ia menatap Anna dengan tatapan sendu. Kemudian tersenyum jahil.

__ADS_1


"Sepertinya kamu menikmati itu??" Ucap Nathan.


Tiba-tiba...


BUUUKKKK...


"ARRGGGHHH!!" Nathan merintih.


"Sejak kapan Nathan ku yang dingin itu berubah jadi mesum??" Tegas Anna serius.


"Aahhh Anna luka ku baru saja sembuh, kamu malah meninju bagian perutku!!" Ucap Nathan dengan nada sedih.


"Seingat ku, kamu terluka dibagian lengan, kenapa sekarang berubah jadi diperut, Hah!!" Bentak Anna.


"Dasar...sebaiknya jangan pernah berbohong padaku, aku tahu dirimu kamu tak akan pernah bisa ber...!!" Nathan menempelkan telunjuknya ke bibir Anna.


Ia tatapnya Anna dengan seksama, wajah Anna kembali memerah. Ia memutar-mutar kan bola matanya, menghindari tatapan Nathan.


"Kalau berisik lagi, aku cium kamu!!" Ucap Nathan.


"Iiihhh...br**sek kamu, dasar mesum!!" Ucap Anna kesal.


Nathan tertawa kemudian menggendong Anna.


"Mari kita pulang!!" Ucapnya sembari tersenyum hangat.


"Dia lebih ringan sejak terakhir kali aku menggendongnya!!" Pikir Nathan.


"Terima kasih Tuhan!!" Batin Anna.


Dalam perjalanan, Anna tampak lesu dan akhirnya ia tertidur pulas di bahu Nathan. Nathan tersenyum kemudian membelai pipi Anna, ia sangat menyesal telah membuat Anna berada di situasi seperti ini.


"Apa terjadi sesuatu padanya??" Tanya Mama Anna.


"Tidak...dia hanya tertidur!!" Jawab Nathan, lantas mereka semua tersenyum lega.


Nathan membawa Anna ke kamarnya, ia baringkan Anna diatas kasurnya. Nathan hendak pergi namun Anna memegang tangan Nathan, kemudian berkata.


"Temani aku tidur!!" Pinta Anna.


"Iya...aku akan temani kamu. Tapi aku harus keluar dulu dan pergi mandi, setelah itu kita tidur bersama!!" Jawab Nathan.


Anna tersenyum dan Nathan memberikan kecupan hangat di kening Anna, Nathan kembali keruang keluarga dan menemui mereka disana.


Ponsel Anna berdering...


"Iya halo Silvi??" Sapa Anna.


"Anna kapan kamu pulang??" Tanya Silvi.


"Entahlah... aku tidak tahu!!" Jawab Anna.


"Bagaimana keadaan Xuan sekarang??" Lanjutnya.


"Dia baik-baik saja, bahkan saat ini dia menjadi terkenal. Xia He benar-benar hebat!!" Jawab Silvia ikut senang.

__ADS_1


"Tunggu...tunggu, kamu bilang Xia He??" Anna terkejut mendengar nama tersebut.


"iya...maksudku Xuan Yoo, dia bilang nama itu pemberian orang tuanya. Dan Xuan Yoo nama itu diberi oleh ayah angkatnya, aku sungguh jijik dengan ayah angkatnya!!" Jelas Silvia.


"Hmmmm...seperti itulah, aku mohon jaga dia baik-baik!!" Anna menghela nafas berat.


Kepedihan yang dialami Xuan tak dapat dibendung oleh siapa pun, bahkan semua anak tak ingin diperlakukan seperti itu oleh orang tuannya. Rela menjual anaknya demi mendapatkan uang, sungguh hal yang tidak aneh. Namun sangat pedih bagi seorang anak.


Nathan kembali ke kamar Anna dan mendapati Anna tengah menelpon, lantas Nathan merebut ponsel Anna. Anna mengerucutkan bibirnya, ia kesal Nathan mengganggunya.


"Telponan nya sudah dulu, lebih baik kamu tidur ya!!" Ucap Nathan tegas.


Mereka tidur berdua, hal yang paling mereka rindukan saat ini.


"Nathan...bagaimana bisa kamu sampai sini??" Tanya Anna.


"Hmmm..ceritanya panjang!!" Ucap Nathan.


"Tak apa, ceritakan saja padaku!!" Anna merengek.


"Haaahhh...aku memang tak pernah kuat melihatmu bersedih!!" Sahut Nathan.


"Baiklah jadi ceritanya itu seperti ini!!".


----------------------------------------


"Ah...tolong...tolong!!" Teriak seseorang.


"Ada apa, ada apa??" Jawab yang lain.


"Lihat ada mayat seseorang, apakah dia masih hidup??" Lantas mereka memeriksa keadaan mayat tersebut.


"Ah dia masih hidup, segera bawa dia dan obati dia!!" Ucap seseorang.


Mereka pun membawa mayat tersebut, dan mengobati luka-luka nya. Seorang gadis yang terlihat seperti seorang dokter biasa itu mengobati luka-lukanya.


Hari berikutnya mayat tersebut hidup kembali, ia tersadar dari pingsannya. Dokter tersebut menanyakan tentang diri orang tersebut.


"Siapa nama kamu??" Tanya Dokter tersebut.


"Nama ku Nathan...dan dimana ini??" Nathan tanya balik.


"Ah kau berada di pulau Chen, aku Xiu Lan dokter yang bekerja disini!!" Jawab Xiu Lan.


"Terima kasih sudah mengobati luka ku, aku harus segera kembali. Apa ada cara untuk dapat kembali ke pantai Shui??" Tanya Nathan.


"Tentu...ada satu cara namun kau harus menunggu terlebih dahulu, baru bisa pulang!!" Ucap Xiu Lan sembari tersenyum.


"Pria ini tampan!!" Pikir Xiu Lan.


**BERSAMBUNG....


HAVE A NICE DAY...


THANKS YOU...

__ADS_1


SALAM MANIS AUTHOR...


--- MATA NE** ---


__ADS_2