The Cute Wolf

The Cute Wolf
Inikah Akhirnya


__ADS_3

Nathan ikut menoleh dan seketika ia tersadar, ia tahu kapal pesiar siapa itu. Dengan gelisah Nathan menyuruh Anna untuk masuk kedalam, Noan sang kapten menjalankan kapal tersebut hingga jauh. Anna merasa penasaran apa yang terjadi sebenarnya.


"Nath... emangnya ada apa??" Tanyanya.


"Gak ada apa-apa, lebih baik kamu masuk kedalam ya!!" Perintah Nathan.


Nathan memandang Ayah Anna kemudian memberi isyarat mata padanya, Ayah Anna mengangguk kemudian ia membawa istri beserta Anna untuk menjauh dari sana.


"Anna jaga dirimu baik-baik ya, kamu naik ke perahu itu nanti aku menyusul!!" Ucap Nathan.


"Tapi kenapa, apa ada masalah??" Tanya Anna cemas.


"Iya katanya kapal pesiar ini bocor, jadi kamu naik perahu itu ya!!" Nathan membelai pipi Anna.


Kapal pesiar asing itu mendekati kapal Nathan, kemudian segerombolan orang-orang bersenjata itu naik ke kapal Nathan.


"Cepat naik Anna!!" Perintah Nathan.


Anna termenung, ia bingung harus bagaimana antara takut atau marah ia tak tahu. Nathan berusaha menyadarkan Anna, seseorang hendak menyerah Anna namun Nathan menggendong Anna dan membawanya ke perahu. Anna terkejut, tanpa disadari air mata mereka jatuh.


"Naiklah...aku akan menyusul mu, jaga dirimu baik-baik ya!!" Ucap Nathan sembari memberikan kecupan rasa bersalahnya pada Anna.


Seseorang menusuk lengan Nathan, sontak Anna menangis histeris namun perahu Anna berjalan semakin menjauh. Anna menangis sambil menyebut nama Nathan, Nathan terdiam lalu mencabut pisau yang menempel di tangannya.


"NATHAAAANNNN!!" Teriak Anna.


Nathan memukul orang tersebut, lalu ia terjatuh dan masuk ke dalam air.


BYYUUUUUURRRRR....


"NATTHHHHAAAANNNN!!" Anna menangis histeris.


Rasanya gelap dan sesak, Nathan tenggelam dan tak bisa melihat apa-apa. Sesaat sebelum ia terpejam tampaklah bayangan Anna, Seorang Anna yang tampak seperti Dewi itu memegang tangan Nathan kemudian menariknya keluar dari air tersebut.


"Annnaaaa!!" Ucap Nathan.


Nathan kembali seperti semula, ia berenang menuju dasar laut. Suasana kapal pesiar begitu kacau, Noan yang sedang mengendalikan kapal pesiar tersebut mengalami luka dibagian tangan dan kakinya.


Gong Yoo tertawa, kemudian ia menyuruh pasukannya untuk mundur. Ia puas akhirnya Nathan mati, setelah Nathan mati ia akan dengan mudahnya mengambil peta tersebut.


Disisi lain, Anna kembali menangis ia firasat nya itu memang benar.


"Seharusnya aku memberi tahu dia, tapi aku malah...!!" Ucapan nya terhenti, Anna kembali terisak.


"Jaga dirimu baik-baik!!" Ucapan Nathan terua terngiang ditelinga Anna. Ia kembali menangis, menangis dan menangis.


---------------------------------------------


Beberapa hari kemudian...

__ADS_1


Anna terus menunggu Nathan kembali, ia percaya bahwa Nathan masih hidup dan belum mati. Ia tahu siapa Nathan.


Keluarga Anna dan Nathan, mereka juga merasakan hal yang sama, terutama Mama Anna yang khawatir dengan kondisi Anna. Semenjak kepergian Nathan, Anna sering menangis dan mogok makan. Ia juga sering mengunjungi laut sendirian.


Kondisi Anna memburuk, ia tahu apa yang dirasakan Ibunya namun apa boleh buat ia tak selera makan. Sampai ia tak mau makan sekali pun.


-----------------------------------------


Xuan Yoo...


Tampil sempurna seperti bidadari...


"Nona sangat beruntung dapat menjadi model pilihan Manajer Silvia. Perusahaan ini sangat terkenal, dan produk-produk disini juga tak jarang jadi pilihan orang-orang!!" Ucap Angela yang tengah merias Xuan Yoo.


Xuan tersenyum, ia tak menyangka akan menjadi model di perusahaan terkenal, bahkan memiliki manajer yang sangat baik.


"Manajer Silvia itu seperti apa??" Tanya Xuan.


"Ah dia sangat baik Nona, meski pun terkadang ia terlihat cuek dan galak. Namun ia adalah seorang berhati mulia!!" Jawab Angela.


Acara akan segera dimulai, Xuan tampak gugup baru pertama kali ia berjalan di atas karpet merah. Kini giliran Xuan untuk tampil, ia sangat ragu dan tak percaya diri, namun Silvia meyakinkan Xuan.


"Kamu pasti bisa Xuan!!" Ucap Silvia sembari menepuk bahu Xuan.


Xuan tersenyum kemudian ia melangkah perlahan, menutup matanya kemudian terdengar suara kamera yang tengah memotretnya. Xuan membuka matanya ia tersenyumlah kemudian melangkah dengan sukses.


"Kau benar, ternyata Nona Silvia sangat hebat memilih model!!" Jawab yang lain.


"Mei Lin terima kasih, kamu sudah memberiku kesempatan untuk bersinar!!" Batin Xuan.


"Inikah akhirnya??" Lanjutnya.


Beberapa jam kemudian...


"Manajer Silvia, Manajer Silvia!!" Panggil Tiny sambil berlari.


"Ada apa Tiny??" Tanya Silvia.


"Ada reporter dari Selebrity Hot datang, mereka mau mewawancarai Manajer dan juga Nona Xuan!!" Jawabnya.


"Ah bagus, baiklah Xuan apakah kau siap??" Ucap Silvia.


Xuan mengangguk kemudian mereka keluar dan menemui reporter tersebut, Xuan benar-benar tak menyangka akan menjadi seperti ini.


"Nyonya Silvia selamat atas kesuksesan anda!!" Ucap reporter tersebut.


"Izinkan saya memperkenalkan diri, saya Paulin dan juru kamera disana namanya Kevin!!" Lanjutnya.


"Baiklah salam kenal!!" Jawab Silvia.

__ADS_1


"Nona bagaimana perasaan anda saat ini, anda adalah pemenang pada ajang fashion show kali ini??" Paulin memulai wawancara.


"Ah saya merasa sangat senang, saya berterima kasih kepada pegawai di Star Entertainment Group yang telah bekerja keras untuk kesuksesan ini!!" Jawab Silvia dengan agak tegang.


"Ah baiklah, Nyonya Silvia bisakah anda memperkenalkan model disamping anda ini??" Tanya Paulin.


"Oh tentu dia adalah Xu..!!" Ucapan Silvia disela oleh Xuan.


"Namaku Xia He!!" Sela Xuan.


"Ah baiklah Nona Xia He, bagaimana perasan anda saat menjadi pemenang??" Ucap Paulin.


"Aku sangat tak menyangka akan menjadi pemenang, aku sangat berterima kasih kepada Manajer Silvia yang telah memberi saya kesempatan untuk tampil!!" Ucap Xia He.


"Saya senang mendengarnya, Nona Xia He apa yang akan anda lakukan setelah ini??" Tanya Paulin.


"Aku akan menjadi bintang dan aku akan membuat kedua orang tua ku bangga!!" Jawab Xia He.


Wawancara telah usai, Xia He tampak kelelahan ia duduk di sofa.


"Ibu...ayah...kini aku telah menjadi model, dan aku tidak akan pernah kembali pada nasib ku yang dulu!!" Batin Xia He.


"Ehemm!!" Silvia berpura-pura batuk.


"Ah Manajer Silvia!!" Xia tampak terkejut.


"Mengapa kamu mengganti namamu??" Tanya Silvia sambil duduk disamping Xia He.


"Nama itu...aku tak ingin memakainya lagi. Nama itu sudah sangat kotor, aku selalu menjadi budak saat kecil. Lagi pula itu nama pemberian ayah angkatku, nama asliku memang Xia He!!" Jawab Xia He.


"Nama itu sangat cocok denganmu, aku lebih suka Xia He. Dan aku tak menyangka ternyata masa lalumu begitu menyedihkan, aku ikut bersedih ya Xia He!!" Ucap Silvia.


"Oh iya...kamu sebelumnya langsung datang kemari, pasti belum menemukan tempat tinggal. Hmmm bagaimana kalau kamu tinggal bersama ku sana??" Tawar Silvia.


"Dengan senang hati Nona Silvia!!" Jawab Xia He senang.


------------------------------------------


"Nathan...kamu dimana??" Lirih Anna.


**SAMPAI SINI DULU YA KAK...


TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR


YANG MAU FEEDBACK JUGA SILAHKAN


SALAM MANIS AUTHOR


-- I L Y** --

__ADS_1


__ADS_2