The Cute Wolf

The Cute Wolf
Kuil dan Kunci


__ADS_3

"Hanya ada satu cara untuk masuk..." Ucap Nathan terhenti.


"Yaitu dengan menggunakan sebuah kunci rahasia!!" Lanjutnya.


Anna terkejut dan semakin penasaran dengan kuil tersebut.


"Dimana kunci tersebut, aku ingin melihatnya!!" Pinta Anna dengan nada lembut.


"Iya, Nanti besok kita pergi ke China!!" Jawab Nathan sambil bangkit dari tidurnya.


Keesokan harinya, Anna, Nathan, Noan, Owen, Xia He, Silvia dan pala pengawal lainnya ikut bersama ke negeri China. Tentu saja Anna merengek pada Nathan agar Xia He dan Silvia dapat ikut bersamanya.


Beberapa hari kemudian, mereka telah sampai di negeri China. Mereka melanjutkan perjalanan dengan menaiki beberapa mini bus. Dan sampailah mereka disebuah hutan bambu, disana terdapat tumpukan batu yang menyerupai sebuah makam.


"Nah, jadi disinilah harta tersimpan milik kekaisaran Dinasti Luan, atau yang lebih tepatnya harta milik keluarga terdahuluku!!" Ucap Nathan dengan berlagak seperti pemandu wisata.


Lantas semua orang tertawa mendengar ucapan Nathan.


Setelah itu, Nathan menekan sebuah batu yang menancap diatas tumpukan batu lainnya. Dan tampaklah sebuah gua kecil yang semakin lama semakin membesar.


"Ayo cepat masuk!!" Ucap Nathan, mereka pun masuk kedalam gua tersebut.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari, Gong Yoo sedari tadi mengikuti mereka.


Anna menggandeng erat tangan Nathan, ia takut bahkan sampai gemetaran. Nathan mencoba menenangkannya, ia remas jari jemari Anna.


"Jangan takut, kan ada aku!!" Ucap Nathan sembari tersenyum manis.


"Tapi firasatku mengatakan bahwa akan ada hal yang buruk terjadi!!" Sahut Anna yang semakin gemetar.


"Sudahlah, jangan pikirkan itu. Tetaplah bersamaku, oke!?" Anna mengangguk, namun hati kecilnya ingin segera pulang.


Nathan menatap Anna yang tengah menyandarkan kepalanya dilengannya.


"Halo pangeran, bagaimana kabarmu??" Ucapnya dengan basa basi.


"Gong Yoo!!" Sahut semua orang terkejut, kecuali Gong Yoo dan anak buahnya.


"Iya ini saya, apakah kalian merindukanku??" Ucapnya seakan-akan menyombongkan diri.


"Oh, dan lihat itu. Putri ku Xuan..." Lanjutnya sambil menunjuk Xia He.


"Namaku Xia He, dan aku sama sekali tak menganggapmu sebagai Ayahku!!" Tegas Xia He dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Cih, dasar tak tahu terima kasih. Sudah dibesarkan dan sekarang malah lupa daratan!!" Sahut Gong Yoo sembari mengibaskan tangannya.


"Ah ya, terima kasih karena pangeran sudah berhasil menemukan kunci rahasia tersebut!!"


"Saya sangat senang sekali, anda dapat menemukannya. Dan tak lama lagi, harta itu akan menjadi milikku!!" Lanjutnya sambil tertawa terbahak-bahak.


"Hehehe...harta apa cih, cayangku. Hemmm??" Jawab Nathan sembari terkekeh pelan, ia sengaja memanas-manasi Gong Yoo.


Sedangkan disampingnya Anna, tengah cemberut kesal. Ia cemburu karena Nathan memanggil Gong Yoo dengan sebutan 'Sayang'.


Nathan melirik kearah Anna, lantas ia terkekeh pelan melihat Anna.


"Oh iya aku lupa, maaf ya. Sayangku cuma satu yaitu cuma Anna seorang!!" Ucap Nathan sambil merangkul pundak Anna.


"Beraninya kau berkata seperti itu!!" Tegas Gong Yoo.


"Apa salahku, toh aku hanya bercanda. Kau dari tadi bercanda aku tidak marah, sekarang giliranku yang bercanda kau malah marah!!" Sahut Nathan sembari mengangkat bahu.


"Huh, aku harus menyuruh Anna pergi dulu!!" Batin Nathan, kini mimik wajahnya berubah menjadi cemas.


**MATA NE**

__ADS_1


__ADS_2